Panen Perdana Padi Genjah dan Jagung, Bupati Bantaeng Perkuat Visi Kabupaten Benih Berbasis Teknologi

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:38 WIB

4092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Teropong Barat.com, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri kegiatan Panen Perdana Penangkaran Padi Genjah dan Jagung dalam rangka pendampingan perbenihan padi guna mendukung kemandirian dan swasembada pangan di Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng dan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di Jalan Lingkar Barat, samping Kantor KPU Bantaeng, Rabu 28 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Universitas Hasanuddin bukanlah hal baru melainkan kelanjutan dari kolaborasi yang telah terjalin sejak lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Produksi pertanian kita mulai mengalami penurunan sejak tahun 2017, baik padi, jagung, bawang maupun sayur-sayuran. Setelah ditelusuri sejak 2012 hingga 2017 kita sudah didampingi oleh Unhas. Pendampingan tersebut tidak hanya soal bibit tetapi juga mencakup pengendalian hama dan penyakit, pola dan musim tanam serta pemilihan varietas yang tepat,” jelasnya.

Bupati Bantaeng juga mencontohkan keberhasilan nyata dari kerja sama tersebut salah satunya pada komunitas kentang. Kabupaten Bantaeng berhasil membangun laboratorium kultur jaringan sejak tahun 2013–2014 dan mampu memproduksi bibit kentang sendiri bahkan hingga dipasarkan ke luar daerah.

Hal serupa juga dilakukan pada komunitas bawang merah dengan menghasilkan varietas unggulan baru bernama Lokana yang memiliki ukuran lebih besar, aroma khas serta keunggulan penggunaan pestisida yang lebih sedikit.

“Ke depan, salah satu visi dan misi Kabupaten Bantaeng adalah menjadi kabupaten benih berbasis teknologi,” tegas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Mahyudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penyediaan benih unggul dan berkelanjutan yang dapat dikembangkan langsung oleh petani.

Wakil Rektor IV Universitas Hasanuddin Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis, Dr. Eng. Adi Maulana yang mewakili Rektor Unhas, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari program Unhas Berdampak di mana hasil riset perguruan tinggi dapat memberikan manfaat langsung bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Disampaikannya bahwa panen yang dilakukan hari ini bukan sekadar panen hasil pertanian melainkan panen dari kolaborasi akademisi dan pemerintah daerah. Salah satu hasil inovasi yang dipanen adalah jagung hasil riset yang telah melalui proses penelitian dalam jangka waktu panjang dan diberi nama Jagung JAGO.

“Benih ini memiliki kualitas unggul dan akan dikembangkan di Kabupaten Bantaeng. Ini menjadi role model bagi daerah lain di Sulawesi Selatan bahwa hasil riset dapat dikembangkan dan berdampak pada pendapatan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan panen perdana penangkaran padi genjah dan jagung oleh Bupati Bantaeng bersama jajaran Forkopimda Bantaeng atau yang mewakili.
Acara tersebut turut dihadiri, Wakapolres Bantaeng, Kompol Andi Ikbal mewakili Kapolres Bantaeng, Kasi Tindak Pidana khusus Dr.Andri Zulfikar mewakili Kajari Bantaeng, Pasi Terdim 1410/Bantaeng Lettu Inf.Harpil mewakili Dandim 1410/Bantaeng, Camat Bantaeng Andi Andri pawiloi, Lurah lembang Dedi Anshari, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar, Penyuluh Pertanian lingkup Dinas Pertanian Bantaeng serta para kelompok tani Kabupaten Bantaeng. (Rehan)

Berita Terkait

TNI Hadir di Tengah Kesulitan Rakyat, Kodim 1410/Bantaeng Distribusikan Air Bersih Untuk Warga Kampung Cabodo
Buka Peluang Generasi Muda Menjadi Prajurit TNI, Babinsa Bonto Cinde Sosialisasikan Rekrutmen Penerimaan Prajurit TNI AD 2027
Babinsa Desa Layoa Serka Lukman Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD Kepada Generasi Muda
Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Batu Karaeng Turun ke Sawah Bantu Petani Panen Padi
Kapolres Bantaeng Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasi Patuh Pallawa 2026
Minimalisir Kejahatan Jalanan, Patroli Tim URC Resmob Bantaeng Sisir Jalan Sunyi dan Pemukiman Warga
Panggilan Pengabdian Untuk Generasi Muda, Babinsa Bonto Daeng Sosialisasikan Rekrutmen TNI AD 2027
Buka Peluang Mengabdi Kepada Negara, Babinsa Nipa-Nipa Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:16 WIB

Dari 52 Napi Kabur Maret 2025 Tersisa 6 Orang, Satu yang Baru Ditangkap Tewas, Kalapas: Kami Sudah Bawa Ambulans

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Jalan Nasional Berubah Jadi Sungai, Truk BBM Tertahan: Ironi Infrastruktur di Aceh Tenggara

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Kirim Alat Berat Rusak, Bupati Aceh Tenggara: Kami Sangat Kecewa dengan Vendor Pusat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Video 4,6 Ribu Penonton Bongkar Borok Banjir Abadi Desa Kuning 1, Warga Aceh Tenggara Pilih Mengadu ke Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Ada Apa dengan Asesmen Medis Lapas Kutacane, Buron dengan Riwayat Paru-Paru dan Lambung Dibiarkan Hingga Tewas Setelah Ditangkap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Banjir Susulan Rendam Desa Kuning I, Warga Aceh Tenggara Tagih Solusi Nyata Pemerintah

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB