Panen Tertunda, Petani Garam di Sampang Resah Dampak Polemik Air Garam Menjadi Pemicu Kecelakaan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 16:22 WIB

40772 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang _ Teropongbarat.co,- Kejadian kecelakaan pengguna jalan yang diduga pemicunya tumpahan air garam di Jalan Raya Jalur Nasional Madura, menjadi Polemik sampai sekarang yang membuat sebagian petani garam di Kabupaten Sampang, Madura resah.

Akibat dari hal tersebut proses panen garam harus tertunda, serta menyebabkan pengiriman garam ke luar Madura terhambat mengingat tempat penyimpanan saat ini over load.

“Sebagian sopir truck yang biasanya mengantar tidak berani mengirim karena kondisi seperti ini,” kata salah satu petani garam asal Kecamatan Pangarengan, Sampang yang enggan disebutkan namanya, Kamis (12/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas kondisi tersebut, dirinya hanya bisa berharap solusi dari pemerintah daerah agar pengiriman garam ke luar Madura kembali normal.

Di tempat lain Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Sampang, Hery Budiyono menjelaskan, pengiriman garam tidak akan meneteskan air ke jalan raya asalkan mengangkut garam yang sudah kering.

“Termasuk truck harus dilapisi dengan plastik ataupun terpal agar tidak ada air garam yang menetes,” terangnya.

Sementara sejauh ini, berdasarkan pantauannya truk pengangkut yang air garamnya berceceran di jalan nasional, bukan truk dari Kabupaten Sampang.

“Kami telah membahas hal ini bersama dengan Polres Sampang serta sejumlah pengusaha garam di Sampang, jadi untuk antisipasi ke depan kami akan memeriksa dan melakukan uji kir kelayakan kendaraan,” pungkasnya.(AR Red).

Berita Terkait

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:16 WIB

Dari 52 Napi Kabur Maret 2025 Tersisa 6 Orang, Satu yang Baru Ditangkap Tewas, Kalapas: Kami Sudah Bawa Ambulans

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Jalan Nasional Berubah Jadi Sungai, Truk BBM Tertahan: Ironi Infrastruktur di Aceh Tenggara

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Kirim Alat Berat Rusak, Bupati Aceh Tenggara: Kami Sangat Kecewa dengan Vendor Pusat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Video 4,6 Ribu Penonton Bongkar Borok Banjir Abadi Desa Kuning 1, Warga Aceh Tenggara Pilih Mengadu ke Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Ada Apa dengan Asesmen Medis Lapas Kutacane, Buron dengan Riwayat Paru-Paru dan Lambung Dibiarkan Hingga Tewas Setelah Ditangkap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Banjir Susulan Rendam Desa Kuning I, Warga Aceh Tenggara Tagih Solusi Nyata Pemerintah

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB