Pengesahan APBK 2026 Masih Menempuh Jalan Buntu 

REDAKSI ACEH SINGKIL

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 13:02 WIB

40128 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil. TROPONG BARAT.com — Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil terkait laporan akhir pandangan fraksi terhadap Rancangan Qanun (Raqan) Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) 2026 kembali berlangsung panas, Rabu, 8 April 2026.

Dua fraksi menyatakan penolakan, sementara satu fraksi menerima rancangan tersebut.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRK Aceh Singkil, Amaliun, itu dihadiri Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fraksi Sahabat dan Fraksi Gerakan Pembangunan Berkarya (GPB) kompak menolak Raqan APBK 2026.

Penolakan antara lain disampaikan Fraksi Sahabat melalui juru bicaranya, Taufik.

Ia menilai sejumlah kebijakan dalam rancangan anggaran tidak mencerminkan prioritas kebutuhan masyarakat.

Fraksi Sahabat menyoroti rencana pengadaan mobil dinas bupati yang dinilai tidak tepat di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas, terlebih pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.

Selain itu, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam APBK 2026 dinilai terlalu optimistis dan berpotensi tidak tercapai.

Mereka juga mempertanyakan rencana pembelian lahan untuk sekolah rakyat di Kecamatan Gunung Meriah, sementara masih terdapat sejumlah lahan fasilitas umum yang belum diselesaikan pembayarannya, seperti lahan bandara dan jalan Singkil–Kuala Baru.

“Dari uraian tersebut, Fraksi Sahabat menyatakan menolak Raqan APBK 2026,” kata Taufik dalam rapat.

Penolakan serupa disampaikan Fraksi GPB yang langsung dibacakan ketua fraksi, Rizky Ardiansyah.

Ia menyebutkan sejumlah alasan, di antaranya belum adanya komitmen kepala daerah terkait pembangunan sekolah rakyat, serta ketidaktransparanan dalam penyaluran bantuan jatah hidup bagi korban banjir.

Fraksi ini juga menilai penggunaan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat seharusnya difokuskan untuk pemulihan masyarakat, bukan untuk belanja lain seperti pengadaan mobil dinas.

“Fraksi GPB menolak Raqan APBK 2026,” ujar Rizky.

Di sisi lain, Fraksi Partai NasDem menyatakan menerima rancangan qanun tersebut. Ketua fraksi NasDem, Desra Novianto, menegaskan sikap itu diambil tanpa tekanan pihak mana pun.

“Saya selaku ketua fraksi NasDem, mengucapkan dapat menerima dan menyetujui untuk ditetapkan menjadi qanun APBK Aceh Singkil, tanpa ada tekanan dari siapa pun,” kata Desra.

Penyampaian pandangan akhir fraksi diwarnai berbagai interupsi dari sejumlah anggota dewan.

Beberapa anggota Fraksi Sahabat dan GPB bahkan menyatakan tidak sependapat dengan pandangan yang dibacakan juru bicara fraksi masing-masing.

“Dari sembilan orang di fraksi sahabat, hanya empat orang yang menandatangani laporan pandangan fraksi, sementara lima orang tidak menandatangani,” ujar Darto, anggota fraksi Sahabat.

“Di Banggar sepakat, di fraksi menolak, pertanyaannya yang di fraksi ini keseluruhan anggaran,” tanya Ramli Boga, anggota fraksi GPB.

Sementara itu, pada Fraksi NasDem, dokumen pandangan akhir disebut hanya ditandatangani oleh ketua fraksi.

Menanggapi dinamika tersebut, Ketua DPRK Amaliun menyatakan bahwa perbedaan pandangan seharusnya diselesaikan di internal fraksi sebelum dibawa ke rapat paripurna.

“Bahwa akan ada pandangan akhir fraksi dari NasDem, GPB dan Sahabat dan waktunya sudah habis karena sudah masuk paripurna,” ujar Amaliun.

Amaliun mengatakan jika hasil paripurna ini akan dikonsultasikan ke tingkat provinsi serta semua masukan dari anggota dewan dicatat.

“Rapat diskor. Kita tunggu hasil komunikasi dengan pihak provinsi, apakah bisa dilanjutkan melalui qanun atau langsung Perbup. Kita tungg penjelasannya nanti, karena belum pernah kejadian seperti ini,” ujarnya.

Ia memastikan mekanisme berjalan sesuai aturan. “Setelah tiga fraksi menyampaikan pandangannya, langsung diskor rapat, akan kita tindaklanjuti dan konsultasikan ke pihak provinsi,” ujarnya.

Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah Aceh Singkil 2026 diproyeksikan sekitar Rp 811 miliar, dengan belanja daerah mencapai sekitar. (Bima Pohan)

Berita Terkait

Polres Batu Bara Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026
Lapas Labuhan Ruku Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Usung Tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”
Polres Batu Bara Gelar Strong Point Pagi, Kapolres Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas
Lapas Labuhan Ruku Gelar Tausyiah Kerohanian Islam bagi Warga Binaan Wanita
Belajar dari Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Susun Strategi Percepatan Energi Terbarukan RI
Evaluasi Program Prioritas Kapolri, Wakapolda NTB Tekankan Peningkatan Kinerja dan Harkamtibmas
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Dandim 0116/Nagan Raya Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Patriotisme dan Empati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Danposramil Tadu Raya Laksanakan Monitoring dan Pendampingan KDMP Wilayah Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Tetap semangat di Dalam pendampingan penyaluran Makan Bergizi Gratis Babinsa Koramil 03 Senagan Timur di sekolahan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dukung Program Pemerintah Babinsa Koramil 02/Seunagan Dampingi Penyaluran MBG di Sekolah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:20 WIB

BEKALI GENERASI MUDA, BABINSA KORAMIL 05/ DARUL MAKMUR BERIKAN WASBANG KEPADA SISWA PRAMUKA

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Babinsa Koramil 01/Kuala Kunjungi Sekolah Ajarkan Baris Berbaris

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:46 WIB

TNI Hadir di Tengah Kesulitan Rakyat, Kodim 1410/Bantaeng Distribusikan Air Bersih Untuk Warga Kampung Cabodo

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Babinsa Dengan Penuh Semangat Bergotong Royong Membantu Membuat Rumah Warga di Desa Binaan

Berita Terbaru