Tragis Pengusaha Pupuk Kompos, Jagung dan Petani Buah Naga Desa Nari Gunung Penerima Program BSPS  

Hyskia Satria Purba

- Redaksi

Minggu, 23 Februari 2025 - 19:34 WIB

40268 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo-Teropongbarat.com||  Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Desa Nari Gunung Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo sebanyak 15 unit dinilai simpang siur atau tidak tepat sasaran (Alias Suka-Suka) dalam penentuan penerima manfaat bahkan dinilai masyarakat sangat kental dengan permainan kong-kalikong penyalahgunaan jabatan dan wewenang.

 

Desa Nari Gunung salah satu desa yang mendapat bantuan program pemerintah bedah rumah tidak layak huni yang peruntukannya kepada masyarakat golongan menengah kebawah yang berhak mendapatkan bantuan setelah dilakukan survei dari instansi pemerintah yang menangani program Bantuan BPSP tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Setelah Desa Tanjung Pulo Kecamatan Tiganderket yang menjadi viral dalam penentuan penerima bantuan program BSPS itu tidak tepat sasaran yang mengabaikan masyarakat yang lebih layak mendapatkan nya, Pemerintah Desa Tanjung Pulo tersebut lebih mementingkan kelompok nya seperti yang berkaitan erat dengan keluarga kerabat dekatnya.

 

RN(65) warga Desa Nari Gunung merasa sangat heran melihat penerima manfaat program BPSP di desanya banyak salah sasaran mulai dari pengusaha Gudang Jagung, Pengusaha Kompos bahkan petani Buah Naga yang menerima bantuan pemerintah tersebut.

 

“Kalau di Desa Nari Gunung penerima bantuan program BSPS itu banyak pengusaha, bahkan beda alamat pun bisa .semua udah diatur sedemikian rupa sehingga tak ada yang berani kritik.Semua peserta diarahkan belanja ke salah satu panglong toko bangunan yang baru dibuka sejak mau di jalankan program BPSP, panglong buka klo ada BPSP,” ujar nya Sabtu ( 22/02/2025)

 

Menurutnya keterlambatan penyelesaian bangunan rehab bedah rumah tersebut karena panglong yang baru dibuka itu terlambat menyediakan bahan-bahan bangunan yang harus diorder ke semua desa yang tersebar di kecamatan Tiganderket yang telah disepakati oleh para oknum oknum yang memanfaatkan bantuan program BSPS

 

“Uangnya sebesar Rp 2.500.000(Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) yang diserahkan kepada penerima manfaat untuk uang tukang selebihnya udah disetor ke Panglong toko bangunan.Toko bangunan yang ditunjuk itu yang menyediakan semua kebutuhan rumah tentunya dengan adanya kesepakatan,”ujar warga yang merasa jauh lebih layak mendapatkan program BPSP tersebut dari pengusaha yang ada didesanya sembari menambahkan sampai saat ini masih ada rumah yang belum selesai.

 

Terkait sejumlah nama yang dinilai kurang layak menerima bantuan penerima manfaat program BPSP, Minggu ( 23/02/2025) Kepala Desa Nari Gunung ,Reginal Tarigan belum dapat terkonfirmasi

(Kia)

Berita Terkait

Binkom Kodim 0205/TK: Antusiasme Tinggi Masyarakat Wujudkan Keamanan dan Ketertiban
Diduga Politik Beras, Oknum C Disebut Manipulasi Tanda Tangan Warga Doulu
Sinergi Kejari Karo dan Media Makin Kuat, Kajari Tegaskan Pers Mitra Penting
Pengedar Sabu Dibekuk Tim Gabungan Intel Kodim 0205/TK, Korem 023/KS dah Intel Kodam I / BB, Perang Terhadap Narkotika Digencarkan di Karo
Wakil Bupati Langkat Tiorita Pelajari Strategi UHC di BPJS Kesehatan Kabanjahe
Ketua DPD I PKN Sumut, Rendi Siagian, S.H Percayakan Boy Evin Sitepu, S.S Sebagai Ketua DPD II PKN Karo: Sebuah Langkah Maju Bagi Organisasi Pemuda
Rendi Siagian Percayakan Boy Evin Sitepu Sebagai Ketua DPD II PKN Kabupaten Karo
Polsek Pancur Batu Diminta Periksa dan Tangkap Mamak Maling Pelaku dan Penyebar Vidio Fitnah Pemerasan 250 Juta

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:54 WIB

Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:33 WIB

BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:22 WIB

Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Pedoman Bernegara

Senin, 1 Juni 2026 - 12:45 WIB

Soal Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polsek Panongan Pastikan Dalami

Berita Terbaru