Peran Pemilih Muda dalam Peningkatan Kualitas Demokrasi

- Redaksi

Senin, 12 Agustus 2024 - 10:29 WIB

40340 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Muhammad Sukardi, S.Pd.

Anggota PPK Rantau Rasau (Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Negara Indonesia terkhusus provinsi Jambi dan kabupaten Tanjung Jabung Timur pada 27 November mendatang akan memiliki hajat akbar yaitu Pilkada Serentak Tahun 2024.  Setelah hajat akbar pemilu pada 14 Februari lalu sukses terselenggara, kita masih memiliki tugas yang berat dalam menentukan nasib daerah lima tahun kedepan. Rakyat akan diberikan kebebasan pilihan dalam momentum ini. Ini merupakan kesempatan yang harus dijalankan oleh rakyat agar terciptanya kualitas demokrasi yang lebih baik.

 

Demokrasi berasal dari bahasa Yunani  yaitu, demos dan kratos. Demos yang artinya rakyat dan kratos adalah kekuasaan. Jadi secara harfiah demokrasi dapat diartikan sebagai kekuasaan tertinggi yang dipegang oleh rakyat. Lebih jauh, penerapan demokrasi di Indonesia dapat di jalankan dengan salah satunya pemilu ataupun pilkada.

 

Dalam pemilihan umum ataupun pemilihan kepala daerah tentu dibutuhkan partisipasi masyarakat atau partisipasi pemilih. Partisipasi masyarakat atau partisipasi pemilih adalah keterlibatan masyarakat atau pemilih dalam proses penyelenggaraan pemilihan yang sedang berlangsung, baik keterlibatan saat berlangsungnya pemilihan ataupun setelah pemilihan itu berakhir. Keterlibatan saat pemilihan berlangsung, pemilih dapat mengikuti perkembangan dari setiap tahapan demi tahapan dan mengikutinya sampai ia memberikan hak pilih sesuai dengan hati nuraninya. Sedangkan keterlibatan setelah pemilihan dapat diwujudkan dengan mengawal janji politik dari setiap calon yang terpilih.

 

Untuk mencapai keterlibatan pemilih dari setiap agenda pemilihan, pemilih harus memiliki kesadaran politik secara sukarela tanpa embel-embel kepentingan apapun selain dari tujuan peningkatan kualitas demokrasi. Anak muda memiliki peran yang sangat vital dalam meningkatkan kualitas demokrasi yang lebih baik. Jika kita merunut pada sejarah, tidak sedikit peristiwa sejarah yang di pelopori oleh kaum muda. Katakan saja peristiwa sumpah pemuda, proklamasi kemerdekaan, dan reformasi yang semuanya di mulai dari gerakan kaum muda. Kaum muda juga dinilai memiliki semangat pembangunan yang tinggi, sikap progresif dan kecerdasan berfikir menjadikannya sebagai kaum yang tidak boleh disepelekan. Jika merujuk pada Daftar Pemilih Tetap dari KPU RI pada pemilu 2024 lalu, terdapat sekitar 51,93% atau 106.358.447 pemilih muda yang berusia antara 17-40 tahun. Itu artinya, pada pemilu lalu pemilih didominasi oleh kaum muda. Tidak menutup kemungkinan jumlah pemilih muda terus meningkat bahkan untuk di internal Tanjung Jabung Timur sendiri.

 

Melihat data pemilih muda yang sangat banyak, saya mengajak kepada kaum muda untuk tidak bersikap apatis atau bodo amat dengan lingkungannya. Jika kaum muda saja sudah bersikap apatis dan berfikir tidak ada kaitannya agenda pilkada dengan jalan hidupnya, ini merupakan kesalahan yang besar. Mengingat pilkada merupakan agenda yang sangat penting untuk hajat hidup seluruh orang selama lima tahun kedepan. Pemuda harus mengambil peran, menjadi garda terdepan yang turut mensosialisasikan kepada banyak orang terkait dengan penyelenggaraan pilkada ini. Mari kita bersama-sama mengkampanyekan pentingnya memilih pilihan sesuai dengan keinginan diri sendiri, mensosialisasikan setiap tahapan-tahapan pilkada, menolak black campaign atau kampanye hitam dan menolak politik uang untuk menggerakan pemilih kepada calon tertentu.

 

Saya yakin jika pemilih muda telah turut serta mengkampanyekan pentingnya kualitas demokrasi, maka tidak ada yang tidak mungkin. Terakhir saya berpesan kepada seluruh pembaca, “Pilkada adalah hajat kita bersama. Kontestasi politik lima tahunan ini mari kita jadikan sebagai bentuk kontribusi pembangunan daerah lima tahun kedepan”.

Berita Terkait

Dugaan Aktivitas BBM Mencurigakan di Lorok Ogan Ilir Disorot, Warga Minta Polisi Transparan
Menguji Integritas Ade Kurniawan, Di Balik Skandal Klarifikasi Palsu UPTD VI BMBK Lampung
Dukung Sensus Ekonomi, LAMR Kepulauan Meranti Sambut Hangat Kunjungan Kepala BPS
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Lapas Kelas IIA Binjai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Inkracht di Kejari Binjai
APBK Aceh Singkil 2026 Akhirnya Disahkan
Pungutan Perpisahan Sekolah Bisa Jadi Pungli: Ketua Bidang Pendidikan PWMOI Pekanbaru Desi Novita: Stop Bebani Orang Tua!
Babinsa Hadir di Tengah Petani, Panen Padi di Dusun Pundingin I Makin Semangat
Terima Rekomendasi LKPJ 2025,Pemkab Langkat Fokus Perbaiki Layanan dan Tuntaskan Masalah Lahan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:39 WIB

Menguji Integritas Ade Kurniawan, Di Balik Skandal Klarifikasi Palsu UPTD VI BMBK Lampung

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:49 WIB

Ketua Umum LPK-GPI Muhammad Ali, S.H. Soroti Dugaan Jual Beli LKS di SDN 2 Way Halim.

Senin, 26 Januari 2026 - 22:38 WIB

Police Goes to School! Bhabinkamtibmas Polsek Banjar Agung Tanamkan Edukasi Anti Narkoba, Anti Bullying, dan Bijak Bermedsos di SMPN 03

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:20 WIB

Polsek Banjar Agung Tancap Gas Tengah Malam, Satkamling Diperkuat Demi Jaga Kondusifitas Wilayah Tulang Bawang

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:47 WIB

Gelorakan Hidup Sehat, Polres Tulang Bawang Tunjukkan Soliditas Lewat Senam Aerobik Bersama

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:48 WIB

Bangun Moral dan Spiritual Personel, Polres Tulang Bawang Gelar Binrohtal Islam Penuh Kekhidmatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:02 WIB

Arahan Kapolda Lampung Jadi Momentum Penguatan Soliditas dan Kinerja Jajaran Kapolres Tulang Bawang Tegaskan Jaga Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:26 WIB

Jamin Kondusifitas Sengketa Lahan Tiga Kampung Masuk Tahap Penentuan Titik, Polda Lampung dan Polres hadir untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan, objektif, dan berkeadilan.

Berita Terbaru

NASIONAL

“Mediasi gagal, sengketa kantor PDIP REMBANG NAIK RING”

Jumat, 24 Apr 2026 - 01:59 WIB