PW AMAN Jambi bersama Sekolah Adat Mengikuti Musyawarah Besar Sekolah Adat Nusantara di Banyuwangi

- Redaksi

Selasa, 13 Agustus 2024 - 14:25 WIB

40463 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI – TEROPONG BARAT.CO || PW.AMAN Jambi Dibawah Pimpinan Plt.Ketua AMAN Jambi Ibu Endang, SH. Bersama PD.AMAN Kerinci, PD AMAN Tebo, PD.AMAN Merangin dan 4 Sekolah Adat PD AMAN Kerinci Mengikuti Musyawarah Besar Sekolah Adat Nusantara yang Pesertanya Seluruh Indonesia di wilayah adat Olehsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Senin, 12 Agustus 2024.

Musyawarah Besar Sekolah Adat yang berlangsung selama empat hari hingga 15 Agustus 2024 ini mengusung tema “Pendidikan Adat sebagai Jalan Pulang untuk Menjaga dan Merawat Bumi”.

Acara yang diawali dengan pawai budaya ini turut dihadiri Sekretaris Jenderal AMAN Rukka Sombolinggi, Direktur Kepercayaan dan Masyarakat Adat Kemendikbudristek, Syamsul Hadi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Herry Yogaswara, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Taufik Rohman.

Selain itu, hadir juga perwakilan mitra AMAN dari dalam dan luar negeri, akademisi, tokoh adat dari berbagai daerah.

Sekretaris Jenderal AMAN Rukka Sombolinggi dalam sambutannya menekankan pentingnya sekolah adat sebagai bagian dari amanat Kongres Masyarakat Adat ke-VI. Ia menjelaskan bahwa mandiri, berdaulat, dan bermartabat adalah tiga pilar inti yang menjadi cita-cita dan harapan Masyarakat Adat.

Sementara, kedaulatan akan tercapai jika kita bebas menentukan nasib kita sendiri, termasuk dalam menentukan bentuk pendidikan yang kita inginkan.

Dalam konteks ini, Rukka menggarisbawahi pentingnya sekolah adat. Namun, sekolah adat yang dimaksud bukan sekadar bangunan fisik atau kurikulum formal. Menurutnya, sekolah adat adalah tempat menimba ilmu, membentuk kepribadian, dan meletakkan nilai-nilai dasar sebagai Masyarakat Adat.

“Sekolah Adat ini memiliki misi besar untuk membekali generasi muda dengan kompetensi hidup sebagai Masyarakat Adat,” kata Rukka saat membuka Musyawarah Besar Sekolah Adat Nusantara di wilayah adat Olehsari, Kabupaten Banyuwangi pada Senin, 12 Agustus 2024.

Pidato Sekjen AMAN. Dokumentasi AMAN

Rukka menambahkan sekolah adat yang dimiliki AMAN bukan sekadar bangunan atau simbol mata pelajaran. Lebih dari itu, katanya, sekolah adat miliki peran penting dalam melindungi dan memulihkan manusia, khususnya generasi muda Masyarakat Adat. Ia menyatakan bahwa sekolah adat harus menjadi pusat perlindungan dan pemulihan, tempat di mana nilai-nilai leluhur dan kecintaan pada tanah air diajarkan dan dijaga.

 

“Di sini kita belajar untuk lebih dekat dengan alam, memahami nilai-nilai leluhur yang telah diwariskan selama berabad-abad,” ujarnya.

 

Diakhir sambutannya, Rukka menekankan tanggungjawab besar yang diemban oleh AMAN dan seluruh Masyarakat Adat di Nusantara dalam mendukung dan memperkuat sekolah adat. Ia mengingatkan masa depan anak-anak Masyarakat Adat berada di tangan generasi saat ini.

 

“Nasib anak-anak kita di masa depan ada di tangan kita semua,” katanya sembari menambahkan untuk mewujudkan hal ini, sekolah adat yang ada di kampung-kampung harus dipastikan semakin kuat dan berkembang.

Berita Terkait

Dugaan Aktivitas BBM Mencurigakan di Lorok Ogan Ilir Disorot, Warga Minta Polisi Transparan
Menguji Integritas Ade Kurniawan, Di Balik Skandal Klarifikasi Palsu UPTD VI BMBK Lampung
Dukung Sensus Ekonomi, LAMR Kepulauan Meranti Sambut Hangat Kunjungan Kepala BPS
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Lapas Kelas IIA Binjai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Inkracht di Kejari Binjai
APBK Aceh Singkil 2026 Akhirnya Disahkan
Pungutan Perpisahan Sekolah Bisa Jadi Pungli: Ketua Bidang Pendidikan PWMOI Pekanbaru Desi Novita: Stop Bebani Orang Tua!
Babinsa Hadir di Tengah Petani, Panen Padi di Dusun Pundingin I Makin Semangat
Terima Rekomendasi LKPJ 2025,Pemkab Langkat Fokus Perbaiki Layanan dan Tuntaskan Masalah Lahan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:38 WIB

Andres Siringo-ringo Tak Berkutik — Polsek Perdagangan Gerak Cepat Bekuk Tersangka Penggelapan Dump Truck Rp 200 Juta Dan Amankan Barang Bukti

Jumat, 10 April 2026 - 23:29 WIB

Polsek Gunung Malela Bantah Tuduhan Human Trafficking Di King Spa — Razia Resmi Buktikan Tidak Ada Pelanggaran, Kapolsek Minta Barahati Buat Laporan Resmi Bukan Konferensi Pers

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:28 WIB

Hari Kelima Operasi Ketupat Toba 2026: Kapolres Simalungun Turun Langsung Tinjau Pos Pam, Pelabuhan, Hingga Perbatasan Kabupaten Karo

Senin, 16 Maret 2026 - 00:58 WIB

Tuding Polsek Bangun Tutup Mata, Cek Faktanya: Polisi Langsung Gerak, Tak Ada Perjudian di Lokasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:37 WIB

Membangun Ukhuwah Islamiyah, Kapolres Simalungun Wakili Kapolda Sumut Gelar Safari Ramadan Bersama Ulama

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:14 WIB

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Cek Langsung 6 Pos Ops Ketupat Toba 2026: Pastikan Kesiapan Personel, Sarana, dan Pelayanan Optimal untuk Pemudik

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:10 WIB

Haru! Kapolsek Tanah Jawa Antarkan Sendiri Nenek Pikun yang Terlantar, Pulang ke Pelukan Keluarga di Tebing Tinggi Setelah Diselidiki Lewat Pemindai Iris Mata

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:06 WIB

Sapa Ramadhan Door To Door Kapolres Simalungun Berbuka Puasa Bersama Salurkan Tali Asih kepada Anak-anak Yatim Piatu serta Kaum Duafa

Berita Terbaru

NASIONAL

“Mediasi gagal, sengketa kantor PDIP REMBANG NAIK RING”

Jumat, 24 Apr 2026 - 01:59 WIB