Ribuan Pekerja Sektor Keagamaan di Bantaeng Mendapatkan Perlindungan dari BP Jamsostek

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Selasa, 19 September 2023 - 15:18 WIB

40752 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG TEROPONG BARAT.CO, – Pemerintah Kabupaten Bantaeng melakukan Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Bantaeng di masjid agung syekh Abdul Gani kabupaten Bantaeng. Selasa (19/9) pagi.

Penandatanganan MoU ini terkait kepesertaan BPJS TK bagi pekerja keagamaan seperti guru mengaji, imam Masjid, marbot, guru sara dan pengurus Gereja.

Adapun tujuan diadakannya penandatanganan MoU ini adalah untuk memberikan jaminan sosial kepada pekerja keagamaan yang ada di Kabupaten Bantaeng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk tahun 2023 pekerja keagamaan yang menerima jaminan sosial ketenagakerjaan sebanyak 2.097 orang dengan rincian guru mengaji 1.115 orang, imam masjid 513 orang, marbot 336 orang, Pegawai syara’ 120 orang dan pengurus Gereja 13 orang.

Data diatas berdasarkan usulan dari desa dan kelurahan, namun jumlah tersebut masih relatif sedikit karena ada beberapa desa kelurahan yang tidak mengirimkan data kepada Bagian Kesra Setda Bantaeng.

 

Bupati Bantaeng Dr H. Ilham Syah Azikin, M.Si mengatakan bahwa seluruh pekerja yang ada di kabupaten Bantaeng khususnya pada sektor keagamaan itu wajib diberikan jaminan keselamatan kerja, karena telah memiliki jasa yang besar untuk pembangunan keagamaan di Kabupaten Bantaeng.

Menurut Ilham, ini suatu bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap pekerja keagamaan untuk memberikan rasa nyaman sekaligus jaminan perlindungan kepada pekerja sektor keagamaan

Dia menilai, sektor keagamaan yang memberikan kontribusi besar untuk menciptakan kedamaian di kabupaten Bantaeng, tambahnya.

“Saya mempunyai kewajiban untuk memberikan jaminan, agar jika terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan maka pekerja keagamaan sudah tercover oleh Bp Jamsostek,” kata Ilham.

Tak sampai disitu, Bupati Bantaeng mengungkapkan penandatanganan MoU ini merupakan yang pertama di provinsi Sulawesi Selatan dan tentu ini menjadi kehormatan yang senantiasa memberikan kebermanfaatan.

Bupati yang bergelar doktor ini berharap menjadi motivasi para orang tua kita yang telah memberikan pelayanan dalam melaksanakan pengabdian tanpa keraguan karena telah terlindungi dari BP Jamsostek, pungkasnya.

Sementara itu I Nyoman Hary Sujana kepala cabang Makassar mengatakan Penandatanganan MoU untuk perlindungan di sektor keagamaan di Kabupaten Bantaeng ini salah satu bentuk amanah dari instruksi presiden nomor No. 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Dimana kepala daerah dalam hal ini Bupati Bantaeng diminta untuk mengalokasi anggaran kepada seluruh pekerja sektor keagamaan.

Dia menambahkan pekerja keagamaan tidak hanya untuk guru mengaji semata, tapi juga pekerja dari keagamaan seperti gereja termasuk mendapatkan perlindungan.

Pada kesempatan itu I Nyoman Hary Sujana memastikan masyarakat yang terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek tidak perlu khawatir dan cemas karena pemerintah kabupaten Bantaeng hadir memberikan perlindungan kepada pekerja.

“Peserta yang masuk pendataan otomatis akan mendapatkan perlindungan dengan dua program jaminan, yakni jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja,” kata dia

Kepala BP Jamsostek Cabang Makassar menghimbau kepada seluruh pekerja yang memiliki pekerja sektor informal pedagang kaki lima agar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, caranya bisa mendaftarkan secara mandiri, cukup membawa Identitas KTP/KK dan iuran, tandasnya. (Opick)

Berita Terkait

TNI Hadir di Tengah Kesulitan Rakyat, Kodim 1410/Bantaeng Distribusikan Air Bersih Untuk Warga Kampung Cabodo
Buka Peluang Generasi Muda Menjadi Prajurit TNI, Babinsa Bonto Cinde Sosialisasikan Rekrutmen Penerimaan Prajurit TNI AD 2027
Babinsa Desa Layoa Serka Lukman Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD Kepada Generasi Muda
Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Batu Karaeng Turun ke Sawah Bantu Petani Panen Padi
Kapolres Bantaeng Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasi Patuh Pallawa 2026
Minimalisir Kejahatan Jalanan, Patroli Tim URC Resmob Bantaeng Sisir Jalan Sunyi dan Pemukiman Warga
Panggilan Pengabdian Untuk Generasi Muda, Babinsa Bonto Daeng Sosialisasikan Rekrutmen TNI AD 2027
Buka Peluang Mengabdi Kepada Negara, Babinsa Nipa-Nipa Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:16 WIB

Dari 52 Napi Kabur Maret 2025 Tersisa 6 Orang, Satu yang Baru Ditangkap Tewas, Kalapas: Kami Sudah Bawa Ambulans

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Jalan Nasional Berubah Jadi Sungai, Truk BBM Tertahan: Ironi Infrastruktur di Aceh Tenggara

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Kirim Alat Berat Rusak, Bupati Aceh Tenggara: Kami Sangat Kecewa dengan Vendor Pusat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Video 4,6 Ribu Penonton Bongkar Borok Banjir Abadi Desa Kuning 1, Warga Aceh Tenggara Pilih Mengadu ke Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Ada Apa dengan Asesmen Medis Lapas Kutacane, Buron dengan Riwayat Paru-Paru dan Lambung Dibiarkan Hingga Tewas Setelah Ditangkap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Banjir Susulan Rendam Desa Kuning I, Warga Aceh Tenggara Tagih Solusi Nyata Pemerintah

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB