SPPG Glumpang Payong Jeumpa Perkuat MBG,Wacana Kantin Sekolah Dinilai Perlu Dikaji Ulang

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 03:54 WIB

4094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Standar gizi, keamanan pangan, pengawasan, dan keberlanjutan manfaat ekonomi lokal menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pola pelaksanaan MBG.

BIREUEN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Glumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, terus diarahkan untuk menghadirkan pelayanan pangan bergizi yang aman, terukur, dan tepat sasaran. Di tengah berkembangnya wacana penguatan peran kantin sekolah dalam pelaksanaan MBG, SPPG Glumpang Payong Jeumpa menilai gagasan tersebut perlu dikaji secara menyeluruh agar tujuan utama program dan standar pelayanan tetap terjaga.

Kepala SPPG Glumpang Payong Jeumpa, Munawar Khalil, menyampaikan bahwa evaluasi dan inovasi dalam pelaksanaan MBG merupakan hal yang penting. Namun, setiap perubahan mekanisme perlu mempertimbangkan kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, kapasitas produksi, standar menu dan porsi, sanitasi, keamanan pangan, distribusi, serta sistem pengawasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kantin sekolah tentu memiliki peran penting dalam membangun lingkungan sekolah yang sehat. Namun, apabila perannya diperluas dalam penyediaan MBG, menurut kami perlu ada kajian yang matang dan terukur. Yang paling utama adalah memastikan kualitas gizi, keamanan pangan, ketepatan waktu, dan kepentingan penerima manfaat tetap menjadi prioritas,” ujar Munawar Khalil.

Sementara itu, Indah Sari selaku PIC SPPG Glumpang Payong Jeumpa menekankan pentingnya koordinasi antarpihak dalam menjaga keberlanjutan program. Menurutnya, pelaksanaan MBG membutuhkan sistem kerja yang jelas dari proses penerimaan bahan pangan, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.

“Program ini bukan sekadar membagikan makanan. Ada proses, standar, pengawasan, dan tanggung jawab yang harus dijaga bersama. Karena itu, setiap pengembangan model pelaksanaan sebaiknya dilakukan berdasarkan evaluasi lapangan sehingga benar-benar memberikan perbaikan bagi program,” kata Indah Sari.

SPPG Glumpang Payong Jeumpa juga melihat Program MBG memiliki potensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pemanfaatan bahan pangan dan jasa pendukung dari lingkungan lokal dapat membuka ruang bagi petani, pedagang, pemasok, pelaku UMKM, serta tenaga kerja lokal untuk menjadi bagian dari rantai manfaat program sesuai persyaratan dan standar yang berlaku.

Dalam konteks tersebut, kantin sekolah dan SPPG dinilai tidak harus ditempatkan sebagai dua sistem yang saling menggantikan. Pola kolaborasi dapat menjadi salah satu alternatif untuk dikaji, dengan kantin sekolah diperkuat sebagai kantin sehat dan sarana edukasi gizi, sementara produksi dan distribusi MBG tetap dilaksanakan melalui mekanisme yang mampu memenuhi standar, kapasitas, keamanan pangan, dan pengawasan yang ditetapkan pemerintah.

Munawar Khalil dan Indah Sari menegaskan bahwa SPPG Glumpang Payong Jeumpa mendukung evaluasi dan penyempurnaan Program MBG. Setiap kebijakan baru diharapkan tetap mengedepankan kepentingan penerima manfaat dan mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan.

Dengan kolaborasi antara SPPG, sekolah, masyarakat, pemerintah, pemasok lokal, dan seluruh pemangku kepentingan, Program MBG di Jeumpa diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap pemenuhan gizi, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Bireuen.

Berita Terkait

Kepala LPPM UNIKI Pimpin Tim Ahli Pembangunan Sekolah Rakyat Pidie Jaya
Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh
Kapolres Bireuen Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Umbau Pengendara Tertib Utamakan Keselamatan
Kapolres Bireuen Ajak Pelajar Jauhi Bullying, Narkoba, Judol, dan Pinjol
Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara di MTQMN UNP 2026
Kapolres Bireuen Pimpin Latihan Dalmas, Tingkatkan Profesionalisme Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas
Kapolres Bireuen Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan Hindari Judol
Dua prodi di Umuslim Lolos Hibah PP-PTS Kemendiktisaintek Skema B

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polres Batu Bara Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Berkeselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Semarak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Di Masjid At-Taubah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Ops Patuh Rinjani 2026 Resmi Dimulai, Polda NTB Kerahkan 578 Personel Gabungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:39 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Polres Batu Bara Gelar Police Go To School Serentak di Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:08 WIB

KASUS PT TSI VS BANK MANDIRI: Rion Arios Desak OJK, BI, dan LPS Beri Kejelasan atas 54 Cek Senilai Rp124 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Sepekan, Polda NTB Ungkap Penyalahgunaan 4.419 Liter BBM, 7 Tersangka Diproses

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Gerebek “Sarang Narkoba”di Secanggang Kapolres Langkat Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pelaku Seorang Pria

Berita Terbaru