Viral Ancaman Wartawan,Ayah Ken_Ken Datangi Media dan Sampaikan Permintaan Maaf

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:39 WIB

4019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang //  Kasus viral pria bernama Ken Ken yang dijuluki Bang Jago usai videonya beredar luas di media sosial akhirnya mendapat respons dari pihak keluarga. Ayah Ken Ken, Sutari, mendatangi sejumlah jurnalis di Tangerang untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung, Rabu (20/5/2026).

Dengan raut wajah penuh kegelisahan, Sutari mengaku menyesalkan persoalan yang menyeret nama anaknya hingga menjadi sorotan publik. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada insan pers yang merasa tersinggung atas ucapan anaknya dalam video yang dinilai bernada ancaman terhadap wartawan.

Saya sebagai orang tua meminta maaf sebesar-besarnya kepada wartawan, khususnya jurnalis di Tangerang, yang merasa tersinggung atas ucapan anak saya, ujar Sutari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sutari menegaskan dirinya tidak membenarkan tindakan sang anak. Namun, di balik polemik yang terjadi, ia juga mengkhawatirkan kondisi keluarga, terutama dua anak perempuan Ken Ken yang masih bersekolah.

Menurutnya, anak-anak tersebut belum memahami persoalan yang sedang terjadi. Ia khawatir sorotan publik terhadap kasus ini dapat berdampak pada kondisi psikologis maupun kehidupan sosial mereka di lingkungan sekolah dan tempat tinggal.

Di tengah proses hukum yang berjalan, Sutari berharap permohonan maaf yang disampaikannya dapat diterima dan situasi kembali kondusif. Ia juga berharap peristiwa ini menjadi pelajaran agar tidak terulang di kemudian hari.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Tangerang, R. Herwanto, membenarkan bahwa pihak keluarga datang ke sekretariat sebagai tamu untuk menyampaikan permohonan maaf.

Ia menyatakan bahwa sebagai tuan rumah, pihaknya menerima kedatangan tersebut dengan baik, terlebih tujuan kedatangan adalah untuk menyampaikan itikad baik.

Kami pada dasarnya sudah memaafkan. Apalagi yang datang adalah orang tua yang secara langsung menunjukkan itikad baik dan menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah jurnalis, ujar Herwanto yang akrab disapa Bang Wanto.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa persoalan hukum tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait proses hukum, tentu sudah ada pihak yang menangani. Namun secara kemanusiaan, kami membuka ruang penyelesaian secara baik, tambahnya.

Bang Wanto juga mengingatkan bahwa peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan atau dianggap sebagai bentuk intimidasi terhadap wartawan.

Wartawan bekerja dilindungi undang-undang dan menjalankan tugas jurnalistik untuk kepentingan publik. Kami berharap ke depan tidak ada lagi pernyataan ataupun tindakan yang bernada intimidatif terhadap jurnalis, tegasnya.

Ia berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan dampak lebih luas, khususnya terhadap keluarga yang tidak terkait langsung, termasuk anak-anak.

Di sisi lain, kalangan jurnalis juga mengapresiasi langkah keluarga yang dinilai menunjukkan tanggung jawab moral. Zahdun, wartawan media online, menyebut permintaan maaf tersebut sebagai langkah positif.

Kami menghargai itikad baik dari pihak keluarga. Ini langkah yang patut diapresiasi, ujarnya.

Hal senada disampaikan Irfansyah, jurnalis media online, yang menilai pendekatan humanis penting dalam meredam situasi.

Kami mengapresiasi sikap kooperatif dari pihak keluarga. Ini menunjukkan kesadaran untuk memperbaiki keadaan, kata Irfansyah.

Meski demikian, keduanya menegaskan pentingnya menjaga marwah profesi wartawan serta menghindari tindakan intimidatif dalam bentuk apapun.

Sementara itu, Ken Ken saat ini telah diamankan di Polresta Tangerang dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait video viral yang memicu reaksi dari kalangan jurnalis.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa selain proses hukum, penyelesaian persoalan juga membutuhkan itikad baik, tanggung jawab moral, serta komunikasi yang bijak dari semua pihak.”

Redaksi//

Teropongbarat.com

Team

Berita Terkait

PLN UID Banten Gaungkan Budaya K3 Lewat “Jawara Safety Quote”, Kolaborasi Bersama IWO Indonesia Perkuat Kesadaran Keselamatan Kerja
Tumpeng Sewu Kemiren, Bupati Ipuk: Simbol Kekuatan Gotong Royong dan Budaya Banyuwangi
Penataan dan penertiban PK5 di Jl. Veteran Utara menuai aksi protes.
Rumah Warga di Balige Mulai Berubah Lewat Program RTLH Bantuan Presiden
Minimarket disolear dirampok uang puluhan juta rupiah raib digondol rampok .
FAAm Galar Aksi Di Depan Polrestabes Surabaya,
FAAM Gelar Aksi Damai di Polrestabes Surabaya, Tuntut Evaluasi Kinerja dan Tegaknya Keadilan  
Kinerja Korcam SPPG MBG Kwanyar Disorot BNPM: Dinilai Tidak Profesional, Ada Indikasi Bermain dengan Dapur

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:36 WIB

Minimarket disolear dirampok uang puluhan juta rupiah raib digondol rampok .

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:00 WIB

Direktorat Samapta Polda Sulsel Laksanakan Supervisi di Polres Bantaeng*

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:31 WIB

Wakapolres Bantaeng Buka Sosialisasi Biro Korwas PPNS, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Antar-Instansi

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:01 WIB

Kapolres Bantaeng Musnahkan Puluhan Barang Bukti Tindak Pidana (Inkracht) di Kantor Kejaksaan Negeri Bantaeng

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:22 WIB

Babinsa Bonto Rita Perkuat Sinergi Bersama Pemerintah Kelurahan Melalui Komsos Bahas Kamtibmas dan Ketahanan Pangan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:57 WIB

Penuh Khidmat, BRI Branch Office Bantaeng Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 118

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:21 WIB

Masyarakat Wajib Waspada Modus Penipuan, BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online

Senin, 18 Mei 2026 - 20:14 WIB

Rugikan Negara Rp 3 Miliar, Kasus PDAM Tirta Eremerasa Bantaeng Naik Status ke Tahap Penyelidikan

Berita Terbaru