Viral, Spanduk “Bupati Gagal Membangun Jalan” Terpampang di Jalan Raya Kabupaten Sampang

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:29 WIB

40120 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Pemandangan tak biasa mencuat di salah satu ruas jalan Kabupaten Sampang. Sebuah spanduk atau banner dengan tulisan bernada keras dan berisi kritikkikan terhadap kinerja bupati sampang, “BUPATI GAGAL MEMBANGUN JALAN RAKYAT DILARANG LEWAT – PETAOH TODUSSS!!” menjadi sorotan publik sekaligus tamparan terbuka terhadap pemerintah daerah.Kamis (22/10/2026).

 

Kemunculan spanduk tersebut dinilai menggambarkan kekecewaan yang mendalam yang dirasakan sebagian masyarakat Sampang terhadap kepemimpinan pemerintahan yang sekarang.Kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.

Di tengah masyarakat yang harus bergotong royong, bahkan mengeluarkan biaya secara swadaya untuk memperbaiki jalan poros kabupaten maupun jalan desa, kritik terhadap pemerintah pun semakin tajam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, ketika masyarakat sibuk mencari solusi atas buruknya kondisi jalan, pemerintah daerah justru dinilai lebih banyak berbicara mengenai pajak dan kewajiban masyarakat kepada negara.

Polemik tersebut kemudian melahirkan pertanyaan sederhana namun menohok : “Kalau rakyat terus diminta membayar pajak, kapan rakyat menikmati jalan yang layak?”

Narasi “PETAOH TODUS” pun akhirnya bukan sekadar tulisan di pinggir jalan. Ia telah berubah menjadi simbol kemarahan masyarakat terhadap persoalan infrastruktur yang dianggap belum mendapatkan penyelesaian serius.

Pemerintah daerah tentu memiliki hak untuk menjelaskan kondisi sebenarnya, mulai dari anggaran pembangunan jalan, prioritas program, realisasi proyek, hingga alasan masih adanya ruas jalan yang harus diperbaiki melalui swadaya masyarakat.

Sebab, apabila rakyat sampai patungan, bergotong royong dan membangun jalan dengan kemampuan sendiri, sementara pemerintah terus menuntut kewajiban pajak, maka wajar jika publik mempertanyakan, pajak yang dikeluarkan untuk apa, jika jalan yang mereka lewati masih harus dibangun dengan uang rakyat sendiri ?.

Spanduk tersebut mungkin hanya sebuah papan reklame. Namun pesan di baliknya jauh lebih besar, sebuah teguran keras agar pemerintah tidak hanya pandai menagih kewajiban rakyat, tetapi juga hadir memenuhi hak rakyat atas pembangunan yang layak.

Sebab, Infrastruktur dinilai bukan hanya sekedar proyek, tapi hak rakyat. Dengan pernyataan dan pertanyaan yang di lontarkan publik terkesan terabaikan :
“Rakyat Sudah Bayar Pajak, Jangan Hanya Diminta, Tapi Juga Diberi Hak ?”.

‎Hingga kini, spanduk tersebut masih terpasang dan menjadi simbol matinya pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Warga berharap, setelah viral, pemerintah tidak lagi tutup mata

Berita Terkait

Sepekan, Polda NTB Ungkap Penyalahgunaan 4.419 Liter BBM, 7 Tersangka Diproses
Gerebek “Sarang Narkoba”di Secanggang Kapolres Langkat Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pelaku Seorang Pria
Dekranasda Aceh Singkil Angkat Pesona Wastra Indatu, Perkuat Identitas Budaya dan Daya Saing UMKM
Cegah Kerusakan Lingkungan, Polres Langkat Gelar Gotong Royong dan Tanam Pohon di Aspol Stabat
Jumat Keliling di Stabat,Polres Langkat Serahkan Tali Asih dan Edukasi Pencegahan Bulying
Subuh Keliling di Stabat,Polres Langkat Ajak Warga Cegah Bullying dan Hoaks
Empat Rumah Hangus di Salapian,Plt Bupati Langkat Salurkan Bantuan Darurat
Kantah Terima Kunjungan BNI, Perkuat Komunikasi dan Buka Peluang Sinergi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Batu Karaeng Turun ke Sawah Bantu Petani Panen Padi

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Abah Edy Macan Soroti Dugaan KDRT yang Dialami Anggota Media Radar CNN, Dorong Aparat Menangani Perkara Secara Serius

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Komsos Babinsa tujuan menciptakan kedekatan bersama warga binaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Babinsa Komsos Dengan Warga Di Wilayah Binaan Dalam Rangka Antisipasi Banjir.

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Babinsa Pos Ramil Tripa Makmur Komsos dengan warga Desa 

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Babinsa Cek Harga Pupuk di Pasar Tradisional, Pastikan Stok Aman dan Harga Terjangkau

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Gelar Gebyar Kicau Mania Nusantara-I, Pasmar 2 Rayakan HUT ke-81 Korps Marinir Sekaligus Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Babinsa Pos Ramil Tripa Makmur Komsos dengan warga Desa pasiekeubeudom

Berita Terbaru