Kemunculan spanduk tersebut dinilai menggambarkan kekecewaan yang mendalam yang dirasakan sebagian masyarakat Sampang terhadap kepemimpinan pemerintahan yang sekarang.Kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.
Di tengah masyarakat yang harus bergotong royong, bahkan mengeluarkan biaya secara swadaya untuk memperbaiki jalan poros kabupaten maupun jalan desa, kritik terhadap pemerintah pun semakin tajam.
Ironisnya, ketika masyarakat sibuk mencari solusi atas buruknya kondisi jalan, pemerintah daerah justru dinilai lebih banyak berbicara mengenai pajak dan kewajiban masyarakat kepada negara.
Polemik tersebut kemudian melahirkan pertanyaan sederhana namun menohok : “Kalau rakyat terus diminta membayar pajak, kapan rakyat menikmati jalan yang layak?”
Narasi “PETAOH TODUS” pun akhirnya bukan sekadar tulisan di pinggir jalan. Ia telah berubah menjadi simbol kemarahan masyarakat terhadap persoalan infrastruktur yang dianggap belum mendapatkan penyelesaian serius.
Pemerintah daerah tentu memiliki hak untuk menjelaskan kondisi sebenarnya, mulai dari anggaran pembangunan jalan, prioritas program, realisasi proyek, hingga alasan masih adanya ruas jalan yang harus diperbaiki melalui swadaya masyarakat.
Sebab, apabila rakyat sampai patungan, bergotong royong dan membangun jalan dengan kemampuan sendiri, sementara pemerintah terus menuntut kewajiban pajak, maka wajar jika publik mempertanyakan, pajak yang dikeluarkan untuk apa, jika jalan yang mereka lewati masih harus dibangun dengan uang rakyat sendiri ?.
Spanduk tersebut mungkin hanya sebuah papan reklame. Namun pesan di baliknya jauh lebih besar, sebuah teguran keras agar pemerintah tidak hanya pandai menagih kewajiban rakyat, tetapi juga hadir memenuhi hak rakyat atas pembangunan yang layak.
Sebab, Infrastruktur dinilai bukan hanya sekedar proyek, tapi hak rakyat. Dengan pernyataan dan pertanyaan yang di lontarkan publik terkesan terabaikan :
“Rakyat Sudah Bayar Pajak, Jangan Hanya Diminta, Tapi Juga Diberi Hak ?”.

















































