Tegaskan Informasi Majalah Nasional Terkait Diperiksa Kepolisian Tidak Benar, Kades Ketapang Daya Lapor Dewan Pers

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 14 Desember 2023 - 21:24 WIB

40540 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta _ Teropongbarat.co,- Merasa dirugikan atas informasi yang diterbitkan salah satu media (Majalah) Nasional bahwa Kepala Desa (Kades) Ketapang Daya, Madura, Jawa Timur, Moh. Wijdan dipanggil atau diperiksa aparat kepolisian dengan memfraning kepentingan politik Pilpres, adalah tidak benar sama sekali.

“Apalagi pemanggilan itu infonya menyangkut Pilpres, itu sangat tidak benar,” tegas Wijdan.

Moh. Wijdan mengaku bahwa,dirinya tidak pernah dipanggil maupun diperiksa oleh aparat kepolisian terkait dengan kepentingan Pemilihan Presiden (Pilpres).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada intinya saya tidak ada pernah dipanggil oleh kepolisian manapun dari Polsek, Polres atau Polda tidak pernah,” kata Wijdan kepada wartawan, Kamis, 14 Desember 2023.

Wijdan meyayangkan adanya informasi yang menyudutkan dirinya tersebut. Menurutnya, hal itu sangat merugikan secara pribadi.

Apalagi, kata Wijdan, selama ini, dirinya tidak pernah tersandung ataupun memiliki permasalahan hukum.

“Untuk pribadi saya sangat tidak enak dan adanya itu pemilih juga menanyakan, diberita itu agak jelas kalau saya dipanggil, kalau dipanggil aparat berarti saya ada masalah hukum dan ini tidak enak, keluarga khawatir juga,” ucap Wijdan.

Terkait masalah itu, Wijdan pun menempuh untuk melaporkan informasi yang disampaikan Majalah Tempo kepada Dewan Pers.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto mengungkapkan, pihaknya tidak pernah melakukan pemanggilan ataupun pemeriksaan terhadap Kades tersebut.

“Polda jatim tidak permah melakukan pemanggilan terhadap Kades terkait dengan Capres maupun Cawapres. Kita betul-betul netral di dalam lakukan upaya untuk pengamanan pemilu,” tutupnya.(Red).

Berita Terkait

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut
Gianyar Perkuat Benteng Kerukunan, Rapat PAKEM Tegaskan Nihil Aliran Menyimpang
PENJEMPUTAN TAMU RAKER YAYASAN J.B. SITANALA.
Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa
Diduga PTSL 2024-2025 Desa mangliawan Jadi Ajang Pungli
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madura Asli Sedarah resmi mencabut Surat Keputusan (SK)
Polresta Denpasar Amankan Aksi Damai Forkom SSB, Ratusan Truk Sampah Bergerak Tertib
CCTV saat pembacokan” Ujar HD di RSUD jumat 20 maret 2026

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:34 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut

Kamis, 16 April 2026 - 22:47 WIB

Gianyar Perkuat Benteng Kerukunan, Rapat PAKEM Tegaskan Nihil Aliran Menyimpang

Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WIB

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 April 2026 - 16:37 WIB

Diduga PTSL 2024-2025 Desa mangliawan Jadi Ajang Pungli

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madura Asli Sedarah resmi mencabut Surat Keputusan (SK)

Kamis, 16 April 2026 - 15:09 WIB

Polresta Denpasar Amankan Aksi Damai Forkom SSB, Ratusan Truk Sampah Bergerak Tertib

Kamis, 16 April 2026 - 09:35 WIB

CCTV saat pembacokan” Ujar HD di RSUD jumat 20 maret 2026

Kamis, 16 April 2026 - 05:43 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Berita Terbaru