Demokrasi Redup, Temu Ilmiah Para Guru Besar Se-Jabodetabek, Guru Besar UI: Kampus Harus Bergerak Untuk Berdialog dan Diskusi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 15 Maret 2024 - 16:41 WIB

40507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sejumlah guru besar dan akademisi dari beberapa universitas berkumpul di Gedung IMERI, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Jakarta Pusat, pada Kamis, 14 Maret 2024.

Guru Besar UI Profesor Harkristuti Harkrisnowo dalam sambutannya mengingatkan bahwa acara tersebut bukan sekadar bersuara, tapi ingin suara tersebut bisa didengar supaya pemerintahan berjalan dengan baik. Menurutnya, kegiatan tersebut digelar untuk mengingatkan lagi api demokrasi yang mulai redup.
“Generasi emas 2045 apa bisa tercapai kalau kampus tidak bergerak? Kampus punya fungsi untuk berdialog dan diskusi. Kita harus bersatu dalam masyarakat, itu sebabnya pada hari ini kami tidak hanya mengundang akademisi, tapi juga berbagai lapisan masyarakat, yang paling penting adalah suara kita didengar”. Kata Harkristuti Harkrisnowo dalam Acara Temu Ilmiah Universitas Memanggil dengan tema Menegakkan Konstitusi, Memulihkan Peradaban Berbangsa dan Hak Kewargaan.

“Kita berkumpul di sini, di Salemba, di kampus perjuangan yang sarat dengan sejarah melawan otokrasi, karena kita menyadari bahwa negara kita saat ini berada di tengah-tengah masa yang penuh tantangan, bukan masa yang baik-baik saja. Masyarakat kita sedang menghadapi gejolak, ketidakpastian, perselisihan, kenaikan harga bahan pokok, democratic backsliding. Permasalahan hukum, politik, ekonomi, kesehatan, lingkungan, pendidikan berkelindan satu sama lain, yang berdampak pada kehidupan seluruh warga. Kita berkumpul disini saudara-saudara, sebagai gerakan moral. Gerakan untuk menyelamatkan negara yang kita cintai ini”. Tuturnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Universitas selama ini dipandang sebagai mercusuar pengetahuan, pencerahan, dan kemajuan, tempat ide dilahirkan, diwujudkan dan didiseminasikan. Namun tanggung jawab kami melampaui tembok ruang kelas dan kampus. Ada kewajiban untuk secara aktif terlibat dengan masyarakat untuk menghadapi permasalahan mendesak, untuk memberikan kontribusi yang berarti”. Ditambahkannya

“Kampus berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi pemikiran kritis, dialog, dan kolaborasi. Ini adalah ruang di mana beragam perspektif dapat didengar, dihormati, dan diperdebatkan, tempat di mana kita bisa berkumpul, terlepas dari perbedaan kita, untuk mencari pemahaman dan titik temu, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu. Kita juga harus menjadi agent of change, pembela keadilan dan kemajuan. Baik melalui penelitian yang menyoroti isu-isu sosial yang mendesak, aktivisme yang memperkuat suara kelompok marginal, atau pengabdian masyarakat yang mengangkat semangat dan kualitas mereka yang membutuhkan. Kampus juga tidak mungkin berjalan sendiri jika ingin makes a difference. Kolaborasi dengan pihak lain bukan sekedar tripple helix utk kejayaan kampus, tapi buat kejayaan rakyat Indonesia”.

“Jadi marilah kita berkomitmen pada tujuan mulia ini. Teman-teman saya akan menyampaikan pelbagai masalah yang kita hadapi dan menawarkan solusi. Mari kita manfaatkan kekuatan kolektif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi masyarakat kita. Mari kita berdiri bersama dalam solidaritas, keprihatinan, dan harapan, dan berharap bahwa suara kita tidak sekedar didengar sebagai bagian kebebasan berekspresi, tapi sebagai kita dapat membangun Indonesia yang lebih baik dan adil, dengan penyelenggara negara yang lebih akuntable dan mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan rakyat, bukan kesejahteraan diri, keluarga atau kelompoknya”. Imbuhnya

Dia berharap, agar kedepannya kampus tidak hanya melakukan kolaborasi tripple helix: kampus-pemerintah-industri, karena hanya akan membawa benefit untuk ketiga pihak ini. Kolaborasi kedepan harus n-helix dengan melibatkan civil society, organs profesi & organs yang relevan, sehigga membawa manfaat yang lebih besar untuk rakyat Indonesia.
“Saya berharap, apa yang kami lakukan ini yang terbaik. Semoga kita bersedia melanjutkan komitmen yang sudah dimulai sejak sebulan yang lalu,” ujarnya.

Kemudian, rangkaian acara dilanjutkan dengan para pembicara dari berbagai perwakilan kampus. Analisis akademik dan keilmuan itu diikuti oleh Prof. Harkristuti Harkrisnowo (UI), Prof. Hariadi Kartodiharjo (IPB University), Prof. Hafid Abas (UNJ), Prof. Franz Magnis Soeseno (STF Driyarkara), Prof.Ma’mun Murod (UMJ), Prof. Saiful Mujani (UIN Syarif Hidayatullah), Bivitri Susanti (STH Jentera), dan Usman Hamid (Universitas Trisakti).
Selain itu, perwakilan mahasiswa dari UI, IPB, dan UNJ juga turut hadir. (RED)

Berita Terkait

Stop Kaitkan Menteri Imipas Dengan Kasus Dugaan Pengurusan izin Tinggal WNA, Agus Andrianto Bersih
26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan
Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!
Pengurus Pusat Aktivis Peduli Lingkungan Tolak Rencana Eksplorasi Blok Elang PT AMNT, Soroti Partisipasi Publik dan Dominasi Tenaga Kerja Luar Daerah

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:38 WIB

Aksi Humanis Polres Simalungun: Kapolres Turun Langsung Tenangkan 130 Warga GERMALAK, Mediasi Berujung Damai dan Massa Pulang dengan Senyuman

Selasa, 3 November 2026 - 21:40 WIB

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Gagalkan Penyelundupan 15 Kg Sabu Lintas‑Provins

Selasa, 3 November 2026 - 18:11 WIB

PERKUAT PEMBINAAN KEROHANIAN, WARGA BINAAN WANITA LAPAS LABUHAN RUKU IKUTI TAUSYIAH KEAGAMAAN BERSAMA KEMENAG KABUPATEN BATU BARA

Selasa, 3 November 2026 - 14:42 WIB

Sat Lantas Polres Batu Bara Gencarkan Edukasi Dan Penindakan Pelanggar Lalu Lintas Dalam Rangka OPS Patuh Toba 2026

Selasa, 3 November 2026 - 12:38 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Selasa, 3 November 2026 - 09:16 WIB

Kapolres Batu Bara Pimpin Strong Point Serentak, Personel Diterjunkan ke Titik Rawan Kemacetan dan Pusat Keramaian

Selasa, 3 November 2026 - 09:09 WIB

Cegah Balap Liar, Begal dan Kejahatan Jalanan, Polres Batu Bara Gelar Patroli KRYD di Lima Wilayah

Selasa, 3 November 2026 - 06:37 WIB

Percepat Penataan Kota Kawasan Heritage Jalan Asahan, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Bersama OPD Terkait Meninjau Langsung Lokasi dan Bertemu Para Pengusaha

Berita Terbaru