PD AMAN Kerinci Gelar Workshop Percepatan Pemetaan Partisipatif Wilayah adat dalam mendorong pengakuan dan perlindungan masyarakat adat

- Redaksi

Minggu, 30 Juni 2024 - 11:28 WIB

40324 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI – IDEAA.ID || Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kerinci sukses menggelar Workshop Percepatan Pemetaan Partisipatif Wilayah adat dalam mendorong pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di Kabupaten Kerinci yang diikuti 14 Komunitas Adat yang berlokasi di Gedung Adat Rencong Telang Pulau Sangkar Kec.Batang Merangin, Sabtu (29/06/2024).

Dalam rangka mempercepat proses pengakuan dan perlindungan Masyarakat Adat di Kabupaten Kerinci PD AMAN Kerinci Bekerjasama dengan JKPP dan dihadiri dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, KPHP Kerinci, Dinas PMD Kerinci sebagai Narasumber dalam kegiatan workshop dan mendiskusikan permasalah terkait percepatan pemetaan partisipatif dalam pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di Kabupaten Kerinci.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan Workshop tersebut dihadiri oleh Depati 4 Kerinci, Depati Rencong Telang, Depati Atur Bumi, Depati Biang Sari, Depati Muara Langkap dan Dihadiri Pemangku Adat di seluruh Komunitas Adat yang tergabung dalam PD AMAN Kerinci termasuk Masyarakat Adat Depati Rencong Telang sebagai tuan rumah acara tersebut.

Depati Tago (Depati Rencong Telang) dalam Sambutannya, ” Kami sebagai Tuan Rumah acara Pemetaan Partisipatif Wilayah Adat mengucapkan Terimakasih Kepada PD AMAN Kerinci yang telah mempercayakan Kegiatan di Wilayah Depati Rencong Telang yang dilaksanakan pada 25-28 Juni, dan Kegiatan Workshop Hari ini Berada di Gedung Adat Depati Rencong Telang Insyaallah Pembangunan Gedung ini terus berlanjut dan nantinya Gedung ini bisa menampung dan bermanfaat untuk kegiatan Adat Masyarakat maupun Masyarakat Adat yang ada di Kabupaten Kerinci ” Tutupnya.

Ketua PD AMAN Kerinci Muhammad Hazmin, S.IP Menjelaskan, ” Di Kabupaten Kerinci belum ada Perda yang mengatur terkait perlindungan dan pengakuan masyarakat adat dengan adanya pemetaan partisipatif diharapkan sebagai usulan pengakuan dan perlindungan masyarakat adat yang ada di Kabupaten Kerinci dan segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah terkait ” Ujarnya.

Ditambahkannya, ” Pelatihan Pemetaan Partisipatif Sudah dilakukan oleh PD AMAN bekerjasama dengan JKPP dalam melatih 14 Komunitas Adat dan 9 Peta Sketsa yang berhasil diselesaikan dalam Pelatihan yang berlangsung dari Tanggal 25-28 Juni, Tindaklanjut dalam Kegiatan ini Komunitas Adat yang tergabung dalam AMAN turun kelokasi wilayah adatnya masing-masing dan memetakan kembali bersama SLPP dengan tambahan narasumber dari pemangku adat dan perbaikan peta, Setelah selesai akan dilakukan tanda tangan Tapal Batas Wilayah ” Tutupnya.


Bersama PD Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kerinci, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, KPHP, Dinas PMD Kerinci Menggelar Workshop Percepatan Pemetaan Partisipatif dalam rangka mendorong pengakuan dan perlindungan masyarakat adat dan berdiskusi bersama Pemerintah terkait dan Kelompok Masyarakat Adat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, KPHP, dan Dinas PMD sebagai Narasumber dan Pemateri dalam Kegiatan Workshop tersebut menjelaskan Terkait Kinerja dan upaya Pemerintah daerah dalam Mendorong dan Pengakuan Masyarakat Adat.

Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama PD AMAN Kerinci dengan JKPP dan Pemerintah terkait dalam mendorong Pengakuan dan Perlindungan masyarakat adat yang ada di Kabupaten Kerinci.

Penulis : Ilham Kurniawan, S.IP

Berita Terkait

Dugaan Aktivitas BBM Mencurigakan di Lorok Ogan Ilir Disorot, Warga Minta Polisi Transparan
Menguji Integritas Ade Kurniawan, Di Balik Skandal Klarifikasi Palsu UPTD VI BMBK Lampung
Dukung Sensus Ekonomi, LAMR Kepulauan Meranti Sambut Hangat Kunjungan Kepala BPS
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Lapas Kelas IIA Binjai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Inkracht di Kejari Binjai
APBK Aceh Singkil 2026 Akhirnya Disahkan
Pungutan Perpisahan Sekolah Bisa Jadi Pungli: Ketua Bidang Pendidikan PWMOI Pekanbaru Desi Novita: Stop Bebani Orang Tua!
Babinsa Hadir di Tengah Petani, Panen Padi di Dusun Pundingin I Makin Semangat
Terima Rekomendasi LKPJ 2025,Pemkab Langkat Fokus Perbaiki Layanan dan Tuntaskan Masalah Lahan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:47 WIB

Ikrar Zero Halinar, Lapas Labuhan Ruku Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli

Rabu, 22 April 2026 - 22:53 WIB

Satreskrim Polres Batu Bara Periksa SPBU Pakam Raya Usai Berita Viral Pengisian Jerigen Tanpa Izin, Hasilnya Tidak Ditemukan Pelanggaran

Senin, 20 April 2026 - 13:04 WIB

Kalapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan: Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 

Kamis, 9 April 2026 - 19:39 WIB

Kadus Sentosa Pematang Nibung Klirifikasi Galian C: Bukan Perdagangan, Melainkan Program Mencetak Sawah Rakyat

Kamis, 9 April 2026 - 09:10 WIB

Tim Sat Samapta Polres Batu Bara gelar patroli roda-4 di exit tol Lima Puluh untuk antisipasi kejahatan jalanan

Rabu, 8 April 2026 - 12:33 WIB

Sat Lantas Polres Batu Bara Gelar Patroli Blue Light dan Pengawasan SPBU di Lima Puluh  

Rabu, 8 April 2026 - 12:27 WIB

Stok BBM di Kabupaten Batu Bara Umumnya Cukupi, Beberapa SPBU Alami Keterlambatan Distribusi  

Senin, 6 April 2026 - 20:17 WIB

Sat Samapta Polres Batu Bara Gelar Patroli Dialogis, Berikan Himbauan Kamtibmas dan Waspadai Hoaks

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Gotong Royong TNI-Warga Rehab Rumah Lansia

Jumat, 24 Apr 2026 - 14:16 WIB