Warga Aceh Minta Tolong Bpk Presiden Untuk Peserta Paskibraka dari Aceh di IKN Bisa Menggunakan Jelbab di Saat Upacara 17 Agustus

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 00:05 WIB

40251 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE – Aceh yang merupakan daerah modal, miliki kekhususan dan kearifan lokal dalam kehidupan dengan melaksanakan syariat Islam sebagai tuntunan hidup mereka keseharian seperti dalam penggunaan jelbab bagi perempuan, kata Mukarram Warga Aceh, Kamis (15/8/2028).

Untuk kepentingan menjaga hati ummat Islam manyoritas di Aceh bahkan di Indonesia, Mukarram berharap kepada Bpk Presiden RI H Joko Widodo untuk mengambil kebijakan yang sejuk, tanpa melukai siapapun juwa, menyangkut pengguanaan jelbab bagi peserta Paskibraka putri dari Aceh di IKN.

Majlis Permusyawaratan Ulama Aceh Teungku Faisal Ali menanggapi pelepasan jelbab peserta paskibraka dari Aceh sesuatu yang disesalkan, dan bertentangan dengan nilai-nilai pancasila itu sendiri, katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyimak pernyataan MPU Aceh, maka dapat diartikan besar harapan pada upacara peringatan 17 Agustus 2024 nanti, terkhusus kepada peserta paskibraka dari Aceh sudah dapat menggunakan jelbab nya, “tolong dibantu Bpk Presiden, sehingga kesedihan rakyat Aceh terobati,” harap Mukarram nama akrab Tarmizi Age salah seorang warga Aceh yang prihatin dengan masaalah ini.

“Demi menghargai hati rakyat Aceh, demi pelaksanaan Syariat Islam di bumi Aceh Serambi Mekkah, maka ayo semua bareng-bareng menghormati dan menghargai nya,” tambah mukarram.

Putra Aceh itu berkeyakinan Bpk Presiden akan mengambil kebijakan yang tepat dalam menghargai kerukunan hidup serta tuntunan masyarakat di setiap daerah, seperti Aceh.

“Rasanya tidak tepat dihari perayaan 17 Agustus namun ada yang terluka, seharusnya semua bahagia,” tutup Mukarram penuh berharap.

Berita Terkait

Ada Dugaan Setoran Rp32 Juta per Alat Berat di Tambang Emas Ilegal Geumpang
Karang Taruna Lada Sicupak Mutiara Timur Pidie Santuni Anak Yatim dan Disabilitas
Polres Pidie Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026, Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran
PENGUSAHA SPBU BOS GAM JADI TUMPUAN HARAPAN KORBAN BANJIR ACEH
TNI–Polri & Amat Tong Bergerak Cepat! Sembako Diangkut Lewat Gempang, Warga Pame Bahagia
KPA GEMPANG MANE SILATURAHMI KEBANGSAAN BERSAMA MUSPIKA GEMPANG MANE DAN SELURUH TOKOH MASYARAKATAT
Sinergi Muspika Kembang Tanjong dan KPA: Merajut Kedamaian, Mengawal Pembangunan Aceh
Sarjani Abdullah Bangun Peradaban Baru Birokrasi: Pidie Jadi Contoh Reformasi Pemerintahan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:50 WIB

GPA DKI Jakarta: Stop Framing Negatif terhadap Zulhas, Justru Berani Bongkar Potensi Pemborosan Anggaran Negara

Senin, 15 Juni 2026 - 04:58 WIB

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Senin, 15 Juni 2026 - 04:50 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:46 WIB

Narasi Demo Mahasiswa, Pemerintah Presiden Prabowo Justru Hentikan Pemborosan Uang Negara dan Perkuat Efisiensi APBN

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:24 WIB

Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:59 WIB

PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:34 WIB

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:51 WIB

Stop Framing dan Mengaitkan Yasonna Laoly dengan Kasus Hukum yang Menjerat Silmy Karim

Berita Terbaru