FoSMAS Minta Dirjen Imigrasi Kemenkumham Urus Imigrant Rohingya

TB

- Redaksi

Jumat, 18 Oktober 2024 - 23:19 WIB

40308 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPAK TUAN – Syarbaini Koordinator Forum Silaturrahmi Masyarakat Aceh Selatan ( FoSMAS) Meminta Dirjen Imigrasi Kemenkumham tangani imigrant Rohingya yang saat ini masih berada di wilayah perairan Aceh Selatan. (18/10)

Menurut Syarbaini, pemkab Aceh Selatan tidak perlu mengurus imigrant rohingya ini, sebaiknya pemkab mengurus korban banjir yang masih membutuhkan bantuan yang saat ini masih ada dibeberapa titik pengungsian.

“Harusnya pihak Pemkab Aceh Selatan mengutamakan dulu pengungsi korban banjir dari pada imigrant Rohingya. Sebab untuk imigrant Asing ini (Rohingya) tupoksi sudah jelas siapa yang mengurus berdasarkan Perpres” kata Syarbaini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syarbaini menjelaskan bahwa isu tersebut migrant Rohingya ini telah menjadi issue global, namun ia menegaskan bahwa seharusnya yang mengurus soal imigrant asing ini (Rohingya) adalah Dirjen Imigrasi karena, dalam Perpres Nomor 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri.

“Dalam Pasal 9 huruf (d) disebutkan bahwa: menyerahkan orang asing yang diduga Pengungsi kepada Rumah Detensi Imigrasi di Pelabuhan atau didaratan terdekat” Jelas Koordinator FoSMAS ini.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dalam Pasal 10, Perpres Nomor 125 Tahun 2016

“Dalam Hal dipelabuhan atau daratan terdekat belum terdapat Rudenim sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 hurup (d), penyerahan pengungsi dilakukan kepada Kantor Imigrasi diwilayah setempat” lanjutnya.

Pihak Dirjen Imigrasi Kemnkumham diharapkan untuk mengambil tanggung jawab dan tidak buang badan terkait imigrant Rohingya ini.

“Jadi pihak Kantor Kemenkumham Aceh dalam hal ini jangan buang badan. Sebab dalam Perpres sudah jelas tanggung siapa dalam hal pengungsi internasional ini” tegas Syarbaini.

Berita Terkait

Puluhan Ekskavator Beroperasi di Kawasan Tambang Ilegal, Pemerintah Aceh Selatan Didesak Buka Mata
Puluhan Ekskavator Menggaruk Emas di Lubuk Anas, Dugaan Setoran dan Beking Tambang Ilegal Kembali Mencuat
Banjir Trumon Diduga Akbibat Ilegal Logging, BarMAS Minta DLHK Aceh Evaluasi Kinerja KPH IX Dan Polisi Kehutanan
Pelaksanaan ANBK Hari ke-2 di SD Negeri 2 Desa Kapa Seusak Trumon Timur Tertib dan Lancar
Miliaran Proyek Instalasi Pengolahan Air di Ladang Rimba Diduga Mark Up, Kualitas Buruk Pekerjaan Jadi Sorotan
SMAN 1 Trumon Timur: Pelopor Transparansi Anggaran di Era Revitalisasi Pendidikan Nasional
Harga Beras Meroket, 800 Ton Beras Miskin Bulog Subulussalam Mangkrak di Gudang Belum Tersalurkan
Dinas Pangan Subulussalam Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Redam Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:16 WIB

DUGAAN PRAKTIK JUDI BOLA ADIL NODAI TURNAMEN KADES CUP SUMBERSEWU, WARGA MINTA DITERTIBKAN

Selasa, 3 November 2026 - 12:23 WIB

Bentuk Karakter dan Kedisiplinan Generasi Muda, Pos Sei Tekam Satgas Yonarmed 13/Nanggala Berikan Bantuan Tenaga Pendidik di SD dan SMP Perimpah

Selasa, 3 November 2026 - 09:56 WIB

Wartawan Minta Klarifikasi Bupati Pasaman Barat, Soroti Pernyataan Kadis DPMN soal “Abuse” dan Kemerdekaan Pers

Senin, 2 November 2026 - 10:21 WIB

Semakin humanis satpas sumedang,petugas berikan pelayanan yang nyaman dan mudah bagi masyarakat

Minggu, 1 November 2026 - 11:48 WIB

Demi Meraih Keuntungan Besar Proyek Rehabilitasi Ruang Laboratorium di SMP 3 Sampang Abaikan Aturan.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:36 WIB

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

DIDUGA DIRAMPAS DEBT COLLECTOR BRI FINANCE, KENDARAAN MILIK DEBITUR DI SANGATTA DITARIK MESKI KLAIM SUDAH BAYAR ANGSURAN BTC

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Pembangunan Jembatan Beton di Juhar Ginting, Karo, Capai 60 Persen

Berita Terbaru