PETI yang “Dibiarkan” Akhirnya Menjadi “PETI Mati” Singkawang Timur

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 8 Juni 2025 - 14:02 WIB

40154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu Nyawa Melayang di Tambang Ilegal Singkawang Timur, LSM MAUNG: “Sudah Berapa Banyak Lagi Baru Tindakan Tegas Diambil?”

Pontianak, teropongbarat.co. Ironi kembali terjadi di tengah sorotan tajam publik terhadap maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kalimantan Barat. Seolah menjadi cerita berulang yang tak pernah bosan dibacakan, seorang penambang kembali meregang nyawa di Singkawang Timur, tepatnya di kawasan Air Mati, Desa Senggang Mayasopa, Kamis (5/6/2025).

Lokasi longsor yang menewaskan penambang asal Kelurahan Mayasopa itu diketahui dikuasai oleh seorang warga bernama Rustam. Aktivitas tambang dilakukan tanpa selembar pun dokumen izin, namun tetap bisa beroperasi bebas seolah memiliki ‘restu’ tak tertulis dari langit—atau mungkin dari balik meja para pemangku kuasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LSM MAUNG: APH dan Pejabat Seolah Tutup Mata, Tuli Telinga
Menanggapi peristiwa tragis ini, Lembaga Swadaya Masyarakat Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan (LSM MAUNG) melontarkan kritik keras. Ketua Umum DPP LSM MAUNG, Hadysa Prana, menyampaikan bahwa insiden ini merupakan bukti nyata dari kegagalan penegakan hukum di Kalbar.

> “Sudah berkali-kali kami suarakan, sudah berapa banyak korban jatuh? Tapi sepertinya hukum tak lebih dari catatan pasal di atas kertas. PETI yang dibiarkan ini, akhirnya benar-benar jadi PETI mati,” tegas Hadysa.

Ia menyebut bahwa aktivitas tambang ilegal telah menjadi ladang basah yang tak hanya mengundang para penambang liar, tetapi juga ‘menyirami’ oknum-oknum aparat dan swasta yang menikmati hasilnya dari balik bayang-bayang.

Pasal Ada, Tapi Tak Bertaring

Hadysa mengingatkan bahwa praktik PETI secara jelas melanggar Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba, dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda hingga Rp 100 miliar. Belum lagi potensi pelanggaran terhadap UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lingkungan dan Pasal 359 KUHP karena kelalaian yang menyebabkan kematian.

> “Hukum bukan hanya untuk pencuri ayam. Saat tambang ilegal merenggut nyawa, maka harus ada yang duduk di kursi pesakitan. Dari pelaku, pemilik lahan, cukong, hingga mereka yang tutup mata dan telinga.”

LSM MAUNG Desak Tindakan Nyata, Bukan Sekadar Seremonial
Dalam pernyataan resminya, LSM MAUNG mendesak dilakukan:

Penyelidikan menyeluruh terhadap pemilik tambang dan seluruh jaringan pendukungnya.

Penutupan total lokasi PETI di kawasan tersebut.

Penindakan hukum terhadap aparat atau pejabat yang terindikasi terlibat pembiaran atau pembekingan.

> “Berhenti menunggu korban berikutnya hanya demi mempertahankan relasi gelap antara kuasa dan uang,” tutup Hadysa.

Kematian di Air Mati bukan sekadar tragedi, tapi alarm keras bagi sebuah sistem yang membiarkan hukum dipermainkan oleh tambang-tambang tanpa izin. Ketika nyawa sudah jadi taruhan, siapa lagi yang harus dikorbankan sebelum negara benar-benar hadir?

Sumber: Divisi Humas DPP LSM MAUNG
Ket Foto: Istimewa
Penulis Anton Tinendung

Berita Terkait

Tim Resmob Bantaeng Amankan Terduga Pelaku Pencurian Kabel Lampu Jalan
Press Release KRYD Oktober 2026: Kapolres Simalungun Ungkap Tiga Kasus 3C, Pelaku Pencurian Diringkus hingga Labuhan Batu dan Batu Bara
BUNG TAUFIK RESMI RAIH GELAR DOKTOR ILMU HUKUM, SOSOK DOKTOR MUDA DENGAN GAGASAN HUKUM PROGRESIF
Undercover Buy di Warung Kopi, Satresnarkoba Polres Sergai Bekuk Pria 31 Tahun, Sabu 1,92 Gram Disita
Minimalisir Kejahatan Jalanan, Patroli Tim URC Resmob Bantaeng Sisir Jalan Sunyi dan Pemukiman Warga
Transaksi Sabu di Komplek Adolina Digagalkan, Dua Pria Diringkus Polisi
Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang dalam Operasi Narkoba di Desa Pon
Aksi Heroik H. Abdul Rahman di Bantaeng, Duel Sengit Lawan Dua Maling Demi Selamatkan Motor

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:54 WIB

Pengobatan Alat Vital Jakarta Aa Anang, Handal dan Profesional

Rabu, 4 November 2026 - 21:45 WIB

Perkuat Keamanan Obvitnas, Tim Baharkam Polri Lakukan Audit SMP di PT Indonesia Chemical Alumina*

Rabu, 4 November 2026 - 19:20 WIB

Krisis Akurasi Data Desil dan Jebakan Salah Sasaran Kebijakan Subsidi Negara Oleh: Dinda Rosanti Salsa Bela

Rabu, 4 November 2026 - 18:50 WIB

Bertemu Para Pelaku Usaha Ritel, Wali Kota Tanjungbalai Dorong Optimalisasi CSR untuk Pembangunan Daerah

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Terima Kepulangan Personel Satpol PP dan Dishub Usai Ikuti Pelatihan Komcad di Rindam I/BB Pematang Siantar

Rabu, 4 November 2026 - 18:35 WIB

Kapolres Batu Bara Hadiri Kunjungan Kerja Kajati Sumut, Sosialisasi Anti Korupsi Dan Penguatan Kepatuhan Hukum Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan

Rabu, 4 November 2026 - 18:20 WIB

*PERKUAT SINERGITAS ANTAR-APARAT PENEGAK HUKUM, KALAPAS LABUHAN RUKU HADIRI KUNKER DAN SILATURAHMI KAJATI SUMUT BERSAMA FORKOPIMDA BATU BARA

Rabu, 4 November 2026 - 16:19 WIB

Sekda Amril Dampingi Kunjungan Kapolda Sumut,Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Langkat

Berita Terbaru