Bupati Gayo Lues dan Kepala Dinas Pendidikan Berikan Apresiasi atas Pelantikan KGBN Aceh, Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkualitas

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025 - 02:12 WIB

40618 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyambut dengan penuh kebanggaan dan antusiasme pelantikan Pengurus Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Provinsi Aceh masa bakti 2025–2030 yang berlangsung di Banda Aceh. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi dunia pendidikan Aceh untuk bergerak lebih progresif dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman, sekaligus meneguhkan peran guru sebagai pilar utama transformasi pendidikan.

Ucapan selamat dan apresiasi datang langsung dari Bupati Gayo Lues, Suhadi, S.Pd., M.Si pada 1 Juli 2025 yang menilai pelantikan ini bukan sekadar rutinitas kelembagaan, melainkan langkah strategis dalam mendorong kemajuan kualitas pendidikan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Bupati menegaskan bahwa KGBN merupakan momentum penting bagi dunia pendidikan, terutama dalam memperkuat kualitas guru sebagai ujung tombak perubahan di sekolah-sekolah. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa para pengurus yang baru dilantik akan menjadi lokomotor perubahan yang membawa dampak positif dan signifikan, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Aceh secara keseluruhan, dan Kabupaten Gayo Lues pada khususnya.

Lebih lanjut, Suhadi menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Gayo Lues sepenuhnya mendukung eksistensi dan program-program KGBN yang berorientasi pada peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran. Ia berharap KGBN Provinsi Aceh dapat terus menjadi ruang inspiratif, wadah kolaboratif, serta sarana pengembangan diri yang produktif bagi para guru di seluruh Aceh. Menurutnya, hanya melalui sinergi dan kerja bersama antara organisasi profesi guru, pemerintah, dan komunitas pendidikan, cita-cita mencetak generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan dapat benar-benar terwujud.

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues, Dra. Juraida, M.M., juga menyampaikan pandangannya terhadap pentingnya pelantikan pengurus KGBN ini. Ia mengatakan bahwa kepengurusan baru ini bukan hanya simbolisasi struktural, tetapi membawa amanah besar untuk memajukan dunia pendidikan di Aceh secara menyeluruh. Dalam pandangannya, KGBN adalah organisasi yang sangat strategis karena mampu menjadi tempat bagi para guru untuk terus berinovasi, membangun kolaborasi, dan meningkatkan kompetensi profesional secara berkelanjutan.

Juraida juga menggarisbawahi bahwa semangat belajar dan berbagi yang menjadi semangat utama KGBN adalah modal penting dalam membangun transformasi pendidikan yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masa kini dan masa depan. Ia menantikan kolaborasi konkret dan sinergi yang positif antara KGBN Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam mewujudkan visi bersama untuk meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan. Dengan semangat kebersamaan tersebut, ia optimistis bahwa Gayo Lues akan menjadi bagian penting dalam gerakan kolektif menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik.

Pelantikan pengurus KGBN Provinsi Aceh tahun ini juga menjadi momen istimewa bagi Kabupaten Gayo Lues. Tiga tokoh pendidik dari wilayah berjuluk “Negeri Seribu Bukit” tersebut turut dipercaya menjadi bagian dari struktur kepengurusan provinsi. Mereka adalah Rahmah Wati, S.Pd., M.Pd., Gr, Kepala SD Negeri 4 Blangkejeren, yang ditunjuk sebagai Bendahara Umum KGBN Provinsi Aceh; Aramico, S.Pd., sebagai pengurus di Bidang Pengembangan Anggota dan Penggerak; serta Ria Fitriani, S.Pd., M.Pd., yang masuk dalam jajaran pengurus di Bidang Pengelola dan Penyebaran Informasi. Keterlibatan tiga figur ini menunjukkan bahwa kualitas pendidik dari daerah pun diakui dan dipercaya mengambil peran di level provinsi.

Partisipasi aktif mereka dalam jajaran KGBN Provinsi Aceh juga menjadi penanda bahwa komitmen terhadap penguatan pendidikan tidak hanya datang dari pusat, melainkan juga mengakar kuat di daerah-daerah pelosok seperti Gayo Lues. Ini sekaligus menjadi motivasi bagi guru-guru lainnya di wilayah tersebut untuk terus meningkatkan kapasitas, membangun jejaring, dan mengambil peran lebih luas dalam gerakan pendidikan nasional.

Dalam rencana ke depan, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues juga menyampaikan bahwa kepengurusan KGBN tingkat kabupaten akan segera dibentuk dan dilantik dalam waktu dekat. Pelantikan ini diharapkan dapat menjadi titik tolak pembentukan komunitas belajar yang lebih kuat, solid, dan relevan dengan konteks lokal. Melalui pembentukan kepengurusan daerah, KGBN diharapkan mampu menjangkau lebih banyak guru, menjawab tantangan spesifik di wilayah masing-masing, dan menciptakan budaya pembelajaran yang partisipatif serta berkelanjutan.

Bupati Suhadi dan Kadisdik Juraida sama-sama berharap bahwa hadirnya kepengurusan KGBN di semua level akan membangun sinergi antarguru, sekolah, dan pemerintah. Sinergi ini diyakini menjadi fondasi kokoh dalam menghadirkan generasi Aceh yang unggul, tidak hanya dari segi akademik, tetapi juga dalam karakter dan kepekaan sosial. Pendidikan di era ini tidak lagi bisa dijalankan secara konvensional. Oleh karena itu, transformasi berbasis komunitas belajar seperti yang diusung oleh KGBN menjadi kebutuhan mutlak.

Pelantikan KGBN Provinsi Aceh bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja besar bersama. Sebuah panggilan untuk guru-guru di seluruh Aceh agar terus bergerak, belajar, dan berbagi demi masa depan pendidikan yang lebih baik. Dan dari Gayo Lues, semangat itu telah ditunjukkan, bahwa dari negeri di tengah Bukit Barisan pun, cahaya perubahan pendidikan dapat menyala terang. (Abdiansyah)

Berita Terkait

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak
BPBD Gayo Lues Terus Kawal Pembayaran Sewa Alat Berat ke BNPB
Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues Usai Mendampingi Kunjungan Kerja Wapres RI

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:35 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Kodim 0116/Nagan Raya Laksanakan Komsos, Bahas Kebersihan Lingkungan di Desa Mon Dua

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru