Berani Pasang Badan demi Rakyat: Kasus Fahrudin Dinilai Sebagai Bentuk Perlawanan terhadap Prosedur Cacat

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 00:46 WIB

40134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*SUNGAI PENUH*– Gelombang dukungan dan apresiasi terus mengalir bagi Fahrudin, S.Pd., anggota DPRD Kota Sungai Penuh, di tengah polemik hukum yang menjeratnya. Meskipun pihak Kepolisian Reserse Kriminal Polres Kerinci telah menetapkan status tersangka terkait dugaan perusakan *bollard* (pembatas jalan), publik dan rekan sejawat justru menilai tindakan Fahrudin sebagai bentuk keberanian seorang wakil rakyat dalam mengkritisi kebijakan yang diduga menyalahi prosedur.

Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, secara tegas memberikan pembelaan bahwa apa yang menimpa Fahrudin adalah upaya “kriminalisasi” atas sebuah tindakan pengawasan.

Menurutnya, penetapan tersangka ini terkesan dipaksakan karena objek yang dipermasalahkan bukanlah aset negara yang sah secara administratif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Satu Rupiah Pun Tidak Ada Kerugian Negara”

Hardizal menekankan beberapa fakta krusial yang membuat Fahrudin layak mendapat apresiasi alih-alih hukuman:
1. *Status Aset Ilegal:* *Bollard* yang dipermasalahkan tidak tercatat dalam daftar inventaris resmi aset daerah dan pembangunannya oleh Dinas PUPR tidak melalui persetujuan DPRD.

2. *Kepentingan Publik:* Tindakan Fahrudin didasari oleh aspirasi masyarakat yang merasa terganggu oleh pembangunan fasilitas yang tidak terencana dengan baik.

3. *Bentuk Pengawasan Nyata:* Sebagai anggota legislatif, Fahrudin menjalankan fungsi pengawasan lapangan secara langsung untuk memastikan tata ruang kota tidak merugikan aksesibilitas warga.

*”Fahrudin adalah contoh anggota dewan yang mau ‘berdarah-darah’ dan mengambil risiko demi meluruskan aturan yang bengkok. Tidak ada kerugian negara, tidak ada korban, dan ini murni persoalan administratif yang dipidanakan,”* ujar Hardizal dalam keterangannya.

*Dukungan untuk Penegakan Hukum yang Objektif*

Meskipun menghormati proses hukum di kepolisian yang telah memeriksa 14 saksi dan ahli pidana, pihak DPRD meminta Kejaksaan dan Hakim untuk melihat kasus ini secara jernih. Publik diingatkan bahwa hukum tidak boleh digunakan sebagai alat untuk membungkam sikap kritis anggota dewan dalam membela hak-hak konstituennya.

Keberanian Fahrudin dalam menghadapi proses hukum ini dengan kepala tegak justru menuai acungan jempol dari berbagai pihak. Ia dianggap sebagai simbol perlawanan terhadap proyek-proyek yang dilaksanakan tanpa koordinasi dan perencanaan yang matang.

*”Kita butuh lebih banyak anggota dewan yang berani bersikap seperti Fahrudin. Beliau tidak diam saat melihat ada yang salah, meskipun risiko jabatan dan status hukum menjadi taruhannya,”* tutup pernyataan tersebut.

Berita Terkait

Evaluasi Program Prioritas Kapolri, Wakapolda NTB Tekankan Peningkatan Kinerja dan Harkamtibmas
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB