BANTAENG, Teropong Barat.com, – Wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Siswa Latja DIKTUKBA Bintara Polri Angkatan 54 Tahun Anggaran 2026 Polres Bantaeng. Melalui kegiatan kohesi, para siswa turun langsung menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran rumah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 15.00 WITA, bertempat di Kampung Dampang, Kelurahan Gantarang Keke, Kecamatan Gantarang Keke, Kabupaten Bantaeng.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, para siswa menyerahkan bantuan berupa sembako yang terdiri dari beras, telur, dan mie instan kepada dua warga terdampak kebakaran, yakni Saniang dan Eni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 11 siswa Latja terlibat langsung dalam kegiatan ini, didampingi oleh mentor Aiptu Syamsuddin Latif dan Briptu Amirullah Palallo, serta perwakilan pejabat korps.
Kegiatan kohesi ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran lapangan bagi para siswa Bintara Polri, tetapi juga sebagai bentuk nyata implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang harus dimiliki oleh setiap anggota Polri.

Dengan penuh kehangatan, para siswa berinteraksi langsung dengan warga, memberikan dukungan moril sekaligus meringankan beban korban pasca musibah kebakaran.
Kabag SDM Polres Bantaeng, Kompol Abdul Rahim, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter siswa agar senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran para siswa Latja ini pun mendapat apresiasi dari warga setempat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban korban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali pasca musibah.
Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban, mencerminkan semangat Polri yang humanis dan semakin dekat dengan masyarakat. (Rehan)

















































