Pakpak Bharat, TeropongBarat.com – Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pakpak Bharat menggelar pelatihan pembuatan zat pewarna alami berbahan dasar gambir. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti 12 peserta yang terdiri dari petani gambir dan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) se-Kabupaten Pakpak Bharat.
Pelatihan ini dipandu langsung oleh instruktur dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yaitu Lidia Kristina Panjaitan, ST., MT, Delima Napitupulu, SP., M.Si, dan Imro’ah Ikarini., S.TP., MP. Para ahli BRIN ini membekali peserta dengan teknik pengolahan gambir menjadi pewarna alami siap pakai.
Gambir, Komoditas Unggulan Bernilai Tambah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gambir memang dikenal sebagai tanaman unggulan Pakpak Bharat. Tanaman ini punya dua kandungan penting: tanin dan katekin. Tanin banyak dimanfaatkan sebagai pewarna alami untuk industri tekstil, sementara katekin dipakai di industri kesehatan. Dengan pelatihan ini, gambir tidak hanya dijual mentah, tapi bisa diolah jadi produk turunan bernilai ekonomi lebih tinggi.

Pesan Bupati: Serius Belajar, Serius Berkarya
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor yang membuka pelatihan berpesan agar peserta mengikuti kegiatan dengan serius.
“Pelatihan ini harus diimplementasikan untuk menghasilkan produk zat pewarna alami dari bahan baku gambir. Tujuannya jelas, meningkatkan nilai jual gambir sebagai salah satu produk pertanian andalan kita,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, kegiatan ini jadi bukti keseriusan pemerintah daerah melalui Dinas Koperindag dalam mengembangkan gambir dan produk turunannya. “Peluang pasar ekstrak gambir sangat besar, baik dalam maupun luar negeri. Jadi gali dan dapatkan ilmunya,” tegasnya.

Libatkan Petani dan Pelaku IKM
Kepala Dinas Koperindag Pakpak Bharat Sumantri Bancin menjelaskan, 12 peserta yang hadir merupakan petani gambir dan pelaku IKM di Pakpak Bharat. Harapannya, setelah pelatihan mereka mampu memproduksi sendiri zat pewarna alami berkualitas, sehingga rantai nilai gambir di daerah semakin panjang.
Dengan adanya inovasi ini, gambir Pakpak Bharat diharapkan tidak lagi hanya dijual sebagai bahan mentah, tapi naik kelas menjadi produk industri kreatif yang mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.//ujg-tbpb,..

















































