Tapal Batas Hutan Pakpak Bharat Resmi Ditetapkan, 1.576 Hektare Siap Dikelola Warga

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:36 WIB

40195 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, Teropong Barat.com//Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat resmi melangkah lebih pasti dalam penataan kawasan hutan. Lewat rapat koordinasi bersama Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah I Medan, tapal batas wilayah Pakpak Bharat mulai ditetapkan secara definitif.

Rapat yang digelar bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI ini membahas pengukuran dan pemasangan tanda batas definitif, menyusul perubahan batas kawasan hutan untuk penyelesaian penguasaan tanah di Pakpak Bharat.

Dorong Penyelesaian Konflik dan Kepastian Hukum

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengendali Ekosistem Hutan BPKH I Medan, Muhammad Riswan, menegaskan pentingnya kesepahaman semua pihak. Hal ini merujuk pada Surat Menteri LHK Nomor S.259/Menlhk/Setjen/PLA.2/10/2024 tertanggal 18 Oktober 2024, yang menyetujui perubahan batas kawasan hutan di Pakpak Bharat seluas ±1.576,35 hektare.

“Output fisik di lapangan adalah pemasangan patok dan tapal batas. Harapannya, ini bisa mencegah konflik di dalam kawasan hutan tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat,” jelas Muhammad Riswan.

Warga Tak Ragu Lagi Kelola Lahan

Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, yang mewakili Bupati Franc Bernhard Tumanggor, menyampaikan apresiasi atas perubahan ini. Menurutnya, kepastian status kawasan membuat masyarakat lebih tenang mengelola usaha dan meningkatkan kesejahteraan.

Khususnya Desa Sibongkaras, Kecamatan Salak, yang status hutan sebagian berubah lewat program TORA. Selain itu, Desa Malum, Desa Kaban Tengah, dan Desa Mbinalun di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe juga mendapat alokasi perubahan terluas, sekitar 900 hektare.

“Perubahan 1.576,35 ha ini mengikuti titik koordinat yang ditetapkan KLHK lewat BPKH Wilayah I Medan. Ini patut kita apresiasi, karena wilayah kita bisa bertambah seiring terbitnya SK ini,” ujar Jalan Berutu.

Dengan ditetapkannya tapal batas definitif, Pemkab Pakpak Bharat berharap penataan kawasan hutan berjalan lancar, konflik lahan berkurang, dan masyarakat bisa lebih produktif mengelola tanahnya secara legal.

Berita Terkait

Serunya “Pilkada Mini” di MTs Swasta Sukaramai: Tiga Pasang Calon, 70 Pemilih, dan Drama Suara yang Bikin Deg-degan
SUKARAMAI URUK: WAJAH GERBANG YANG KEHAUSAN
HUT ke-23 Pakpak Bharat Dirayakan, Pembangunan Melambat Dihantam Efisiensi
Satu Senja, Dua Perayaan, dan Sejuta Harapan dari Napasengkut
Keran Tersumbat Itu Terbuka Lagi: Tahun 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Musik Pakpak
4 Bukti Sejarah yang Menguatkan Hipotesis Asal-Usul Suku Pakpak dari India
Pakpak Bharat 23 Tahun: Saatnya Pemerintah Mendengar Suara Rakyat
Indonesia Sulit Maju Bukan Karena Miskin, Tetapi Karena Salah Mengelola Kekayaan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:24 WIB

Anggota posramil Tripa Makmur Gotong Royong Pasang Tenda untuk Peringatan Maulid Nabi

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Eratkan Keakraban, Babinsa Serda syafrizal Jalin Komsos Bersama warga desa binaa Babah dua di Nagan Raya

Jumat, 4 September 2026 - 07:46 WIB

Babinsa Koramil 03/Seunagan Timur Laksanakan Patroli Karhutla Di Wilayah Binaan.

Jumat, 4 September 2026 - 07:44 WIB

BABINSA KORAMIL 05/DM SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN KARHUTLA KEPADA WARGA

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Laksanakan Komunikasi Sosial Dengan Tokoh Masyarakat Desa Blang Meurandeh

Kamis, 3 September 2026 - 16:36 WIB

Babinsa Bonto Lebang Dampingi Petani, Pastikan Pemeliharaan Tanaman Padi Berjalan Optimal

Kamis, 3 September 2026 - 08:39 WIB

Babinsa Posramil Kuala pesisir Sertu Safrin Ondu Dampingi Petani Perawatan Tanaman Bayam

Kamis, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Babinsa Posramil Tripa dan Bhabinkamtibmas Tripa Makmur Gelar Komsos, Himbau Warga Jangan Bakar Lahan 

Berita Terbaru