Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tekankan Nilai Persatuan dan Perdamaian Dunia

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:25 WIB

40202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, TeropongBarat.com – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Kabupaten Pakpak Bharat yang digelar pada Senin (1/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya menjadi perekat persatuan bangsa Indonesia, tetapi juga relevan sebagai landasan dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Pancasila Jadi Jangkar Moral Bangsa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidato yang dibacakan Bupati Franc Bernhard Tumanggor, Kepala BPIP menjelaskan bahwa Pancasila merupakan “bintang penuntun” yang telah terbukti mampu menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan global.

Menurutnya, di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian, konflik, serta ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai negara yang mampu menyatukan keberagaman lebih dari 17.000 pulau dan ratusan kelompok etnis dalam satu ikatan kebangsaan.

“Pancasila adalah jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” demikian disampaikan dalam pidato Kepala BPIP.

Indonesia Terus Berkontribusi bagi Perdamaian Dunia

Kepala BPIP juga menegaskan bahwa Indonesia terus menunjukkan kepemimpinan nyata dalam menciptakan perdamaian dunia. Hal itu diwujudkan melalui kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik di berbagai kawasan, hingga konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih terjajah.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan implementasi nyata sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

“Perdamaian bukan sekadar tidak adanya perang, tetapi hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” tegasnya.

Kepala Daerah Diminta Mengimplementasikan Nilai Pancasila

Dalam pidatonya, Kepala BPIP juga menitipkan pesan kepada seluruh menteri dan kepala daerah agar menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam setiap kebijakan publik.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan kebijakan yang berkeadilan sosial, melindungi hak-hak masyarakat, terutama kelompok yang paling rentan, serta memastikan tidak ada warga yang merasa ditinggalkan.

Selain itu, seluruh elemen bangsa diminta terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dihadiri Forkopimda, ASN, TNI/Polri dan Pelajar

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Pakpak Bharat berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan meliputi pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera, pembacaan teks Pancasila, serta pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Pakpak Bharat, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran TNI/Polri, aparatur sipil negara (ASN), pelajar, serta sejumlah undangan lainnya.//ujg-tbpb,..

Berita Terkait

Serunya “Pilkada Mini” di MTs Swasta Sukaramai: Tiga Pasang Calon, 70 Pemilih, dan Drama Suara yang Bikin Deg-degan
SUKARAMAI URUK: WAJAH GERBANG YANG KEHAUSAN
HUT ke-23 Pakpak Bharat Dirayakan, Pembangunan Melambat Dihantam Efisiensi
Satu Senja, Dua Perayaan, dan Sejuta Harapan dari Napasengkut
Keran Tersumbat Itu Terbuka Lagi: Tahun 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Musik Pakpak
4 Bukti Sejarah yang Menguatkan Hipotesis Asal-Usul Suku Pakpak dari India
Pakpak Bharat 23 Tahun: Saatnya Pemerintah Mendengar Suara Rakyat
Indonesia Sulit Maju Bukan Karena Miskin, Tetapi Karena Salah Mengelola Kekayaan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:24 WIB

Anggota posramil Tripa Makmur Gotong Royong Pasang Tenda untuk Peringatan Maulid Nabi

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Eratkan Keakraban, Babinsa Serda syafrizal Jalin Komsos Bersama warga desa binaa Babah dua di Nagan Raya

Jumat, 4 September 2026 - 07:46 WIB

Babinsa Koramil 03/Seunagan Timur Laksanakan Patroli Karhutla Di Wilayah Binaan.

Jumat, 4 September 2026 - 07:44 WIB

BABINSA KORAMIL 05/DM SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN KARHUTLA KEPADA WARGA

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Laksanakan Komunikasi Sosial Dengan Tokoh Masyarakat Desa Blang Meurandeh

Kamis, 3 September 2026 - 16:36 WIB

Babinsa Bonto Lebang Dampingi Petani, Pastikan Pemeliharaan Tanaman Padi Berjalan Optimal

Kamis, 3 September 2026 - 08:39 WIB

Babinsa Posramil Kuala pesisir Sertu Safrin Ondu Dampingi Petani Perawatan Tanaman Bayam

Kamis, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Babinsa Posramil Tripa dan Bhabinkamtibmas Tripa Makmur Gelar Komsos, Himbau Warga Jangan Bakar Lahan 

Berita Terbaru