GAYO LUES. (18/08/2026) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues memberikan klarifikasi terkait proses pembayaran sewa alat berat yang digunakan dalam penanganan bencana banjir di daerah tersebut.
Klarifikasi ini disampaikan untuk memberikan gambaran yang utuh kepada masyarakat sekaligus meluruskan informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman terkait keterlambatan pembayaran kepada para pemilik alat berat.
BPBD Gayo Lues menjelaskan, kelengkapan administrasi untuk proses pembayaran telah diajukan kepada pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Saat ini, proses tersebut masih berada dalam tahapan verifikasi dan penyelesaian administrasi di tingkat pusat.
Kepala BPBD Kabupaten Gayo Lues, Muhaini, disebut terus melakukan pengawalan terhadap proses tersebut. Koordinasi dengan pihak BNPB dilakukan untuk memastikan dokumen yang telah diajukan dapat diproses sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Menurut BPBD, proses pembayaran di tingkat pusat membutuhkan tahapan pemeriksaan dan verifikasi terhadap dokumen pendukung. Hal tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap pengajuan dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi.
BPBD juga menyadari bahwa proses yang masih berjalan tersebut berdampak langsung kepada para pemilik alat berat yang telah memberikan dukungan dalam penanganan bencana.
“Kami terus memantau dan mengawal prosesnya. Berkas sudah kami ajukan dan kami juga tidak tinggal diam. Kami memahami keresahan para pemilik alat berat, tetapi kita juga perlu bersabar karena BNPB harus melakukan verifikasi dengan teliti sebelum pembayaran diselesaikan. Kami yakin BNPB akan menyelesaikan proses ini sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” demikian penjelasan BPBD Gayo Lues.
BPBD menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen mengawal penyelesaian kewajiban pembayaran tersebut hingga proses administrasi di tingkat pusat rampung. Koordinasi dengan BNPB akan terus dilakukan guna mengetahui perkembangan dan memastikan tidak ada kendala yang menghambat penyelesaian pembayaran.
Dalam penanganan pascabencana, keberadaan alat berat memiliki peran penting, terutama untuk membuka akses jalan, membersihkan material banjir dan longsor, serta membantu pemulihan fasilitas yang terdampak.
Karena itu, BPBD Gayo Lues menyampaikan apresiasi kepada para pemilik alat berat dan pihak lainnya yang telah membantu pemerintah daerah dalam kondisi darurat. Dukungan tersebut dinilai sangat membantu proses penanganan bencana dan pemulihan masyarakat.
BPBD juga berharap persoalan pembayaran tersebut dapat dilihat secara proporsional. Menurut pihak BPBD, keterlambatan pembayaran tidak semata-mata disebabkan oleh lambannya pengajuan dari daerah, sebab administrasi pembayaran telah disampaikan dan saat ini masih menunggu tahapan verifikasi serta penyelesaian di tingkat BNPB.
Dengan demikian, BPBD Gayo Lues memastikan persoalan tersebut tetap menjadi perhatian dan akan terus dikawal sampai seluruh proses administrasi dan pembayaran kepada pihak terkait dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. (RL)
















































