Ironi HUT Pidie ke-515: Saat Pesta Digelar, Api Melalap Kamp Kerja Warga Alue Pigoe

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 20:44 WIB

40188 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIGLI – Gegap gempita perayaan hari jadi Pidie ke-515 dipenuhi sorak-sorai dan deretan pesta yang memanjakan mata. Namun di sela hingar-bingar itu, ada sepenggal kenyataan pahit yang layak menjadi catatan kritis: ribuan keluarga di Alue Pigoe justru kehilangan mata pencaharian saat kamp kerja mereka hangus dilahap api pada hari yang sama.

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di kawasan bukit Alue Pigoe bertepatan dengan kemeriahan ulang tahun Pidie, Minggu (15/9). Asap tebal dan kobaran api menghapus habis harapan para buruh harian yang selama ini menyambung hidup dari tempat tersebut. Ribuan kepala keluarga—ayah, suami, anak, dan pencari nafkah—pulang dengan tangan hampa, wajah tertunduk, disambut keheningan pilu dari keluarga yang menanti di rumah.

Pertanyaannya, di mana perhatian pemerintah daerah? Bagaimana mungkin, pada hari yang diperingati penuh simbol kebesaran, ada ribuan warga yang justru menangis, kehilangan pijakan hidup, tanpa kejelasan masa depan? Apakah euforia pesta dan panggung pertunjukan bisa membungkam air mata yang jatuh di kamp pekerja?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta ini melukiskan ironi tajam. Pemerintah dan masyarakat Pidie merayakan usia yang semakin dewasa, namun apakah benar kedewasaan itu mewujud dalam kepekaan sosial? Saat satu sisi berkilauan lampu pesta, sisi lain membara oleh musibah yang luput dari kepedulian bersama.

Siapa yang harus bertanggung jawab? Rencana jangka pendek dan bantuan darurat mesti segera dijawab dengan tindakan konkrit, bukan sekadar pidato simpati yang berhenti di ruang-ruang rapat. Pemerintah wajib hadir, bukan hanya sebagai figur upacara, tapi sebagai pengayom dan pelindung rakyatnya. Harus ada evaluasi menyeluruh terkait mitigasi dan perlindungan pekerja di kawasan rawan bencana, serta jaminan keberlanjutan ekonomi bagi keluarga yang terdampak.

Kapan masyarakat Alue Pigoe akan benar-benar mendapat tempat dalam narasi besar pembangunan Pidie? Jika momentum ulang tahun ini tidak dijadikan refleksi untuk memperkuat empati dan mengutamakan keadilan sosial, maka perayaan umur hanyalah rangkaian angka tanpa makna. Kebesaran sebuah daerah tidak hanya dilihat dari besarnya perayaan, tetapi dari ketulusan merangkul semua warganya, terutama mereka yang jatuh saat yang lain berpesta.

Semoga tangisan yang membekas di Alue Pigoe hari ini menjadi peringatan keras: Pidie tidak bisa besar sendirian, Pidie hanya akan mulia jika semua anak negerinya merasa dihargai, dilindungi, dan didengarkan. Selamat ulang tahun Pidie ke-515, semoga umur panjang juga diikuti hati yang lebih peka bagi semua warganya. (*)

Berita Terkait

Perkuat Perang Melawan Narkoba, Wakapolres Pidie Hadiri Rakor P4GN Bersama BNN RI dan Pemkab
Praktisi Desak Bareskrim dan BNN RI Ambil Alih Kasus Dua Ruko di Mutiara Timur yang Diduga Produksi Sabu Cair Skala Industri
Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026
Minggu Kasih, Kapolres Pidie Sambangi Warga Tionghoa, Perkuat Toleransi dan Kerukunan
Jangan Jadikan Rakyat Tumbal, Tertibkan Pemodal, Sita Ekskavator, Dan Tangkap Penadah Emas Geumpang
Keuchik Gampong Tgk. Laweung Buka Suara soal Yayasan Jabal Ulum Pidie: Dugaan Pelecehan Diminta Diusut Tuntas, Anak-anak Harus Dipulihkan
Penertiban PETI Geumpang Kembali Tuai Sorotan, Alat Penambang Rakyat Dibakar Sementara Dugaan Perlindungan terhadap Pemodal Besar Dipertanyakan
Dugaan Pelecehan Seksual di Jabal Ulum Pidie, Aktivis Desak Aparat Usut Tuntas dan Negara Hadir Rehabilitasi Korban

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:11 WIB

PERKUAT PEMBINAAN KEROHANIAN, WARGA BINAAN WANITA LAPAS LABUHAN RUKU IKUTI TAUSYIAH KEAGAMAAN BERSAMA KEMENAG KABUPATEN BATU BARA

Selasa, 3 November 2026 - 15:17 WIB

Polda NTB Gelar Anev Program Quick Wins PBM, Tekankan Penurunan Gangguan Kamtibmas Lewat Aplikasi DOS

Selasa, 3 November 2026 - 14:42 WIB

Sat Lantas Polres Batu Bara Gencarkan Edukasi Dan Penindakan Pelanggar Lalu Lintas Dalam Rangka OPS Patuh Toba 2026

Selasa, 3 November 2026 - 09:16 WIB

Kapolres Batu Bara Pimpin Strong Point Serentak, Personel Diterjunkan ke Titik Rawan Kemacetan dan Pusat Keramaian

Selasa, 3 November 2026 - 09:09 WIB

Cegah Balap Liar, Begal dan Kejahatan Jalanan, Polres Batu Bara Gelar Patroli KRYD di Lima Wilayah

Selasa, 3 November 2026 - 06:37 WIB

Percepat Penataan Kota Kawasan Heritage Jalan Asahan, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Bersama OPD Terkait Meninjau Langsung Lokasi dan Bertemu Para Pengusaha

Senin, 2 November 2026 - 21:52 WIB

Kunjungan Ketua Presidium FPII Bersama Pengawas DPI Ke Lapas Cianjur,Tinjau SAE Warga Binaan Pemasyarakatan

Senin, 2 November 2026 - 19:32 WIB

Polda NTB Gelar Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Depan SMPN 2 Mataram Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru