Aktivis HAM Moch Taufik Siap Advokasi Pedagang Rokok Lokal, Minta Penindakan Dihentikan

WAKAPERWIL JATIM

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:46 WIB

40221 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya,Jatim TEROPONG.COM – Aktivis HAM Moch Taufik mengajak pedagang rokok lokal di berbagai daerah bersatu menyuarakan aspirasi terkait penindakan yang dianggap merugikan masyarakat kecil.

Melalui video yang diunggah di akun pribadinya dan diizinkan untuk dikutip JatimUpdate.id, Kamis (30/7), Taufik mengaku siap memberikan pendampingan hukum kepada pedagang yang mengalami penyitaan barang dagangan tanpa kejelasan proses nya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, banyak pedagang rokok lokal hanya berupaya mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga.

Sehingga, ia menilai pendekatan penegakan hukum lebih mengedepankan solusi daripada tindakan represif.

“Anda dilakukan penindakan kemudian disita tanpa ada kepastian hukum. Ini sesuatu yang sangat-sangat bertentangan dengan hukum. Anda hanya mencari seribu dua ribu untuk memberikan nafkah kepada keluarganya,” kata Taufik.

Taufik mengajak pedagang rokok lokal, pelaku UMKM, hingga pemilik warung Madura untuk membangun komunikasi melalui grup yang akan dibentuknya.

Ia menyatakan siap mengadvokasi pedagang di seluruh Indonesia.

Selain itu, ia meminta pemerintah daerah dan aparat Bea Cukai memberikan pendampingan kepada produsen rokok lokal agar memenuhi kewajiban cukai sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, produsen rokok skala kecil menghadapi kesulitan memenuhi persyaratan administrasi dan perizinan sehingga membutuhkan pembinaan, bukan semata penindakan.

“Kepada gubernur, bupati dan kawan-kawan Bea Cukai, ayo berikan pendampingan para pengusaha, para produsen untuk bisa membayar cukai. Karena memang secara aturan sulit, rokok lokal itu sangat-sangat sulit bisa membayar pita cukai,” katanya.

Taufik menilai penegakan hukum harus kembali pada tujuan utamanya, yakni menghadirkan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Ia mempertanyakan manfaat penertiban apabila masyarakat yang kesulitan memperoleh pekerjaan justru kehilangan sumber penghasilan tanpa kejelasan mekanisme penyelesaian atas barang yang disita.

“Apakah adil kepada masyarakat kecil? Apakah manfaat dalam penegakan itu? Ketika disita, ke mana dia harus mengurusnya? Kita harus kembali kepada tujuan hukum, yaitu keadilan, kepastian, dan kemanfaatan,” tegasnya.

Taufik kembali mengajak para pedagang rokok lokal di seluruh Indonesia untuk bersatu dan tidak takut memperjuangkan hak mereka memperoleh penghidupan yang layak.

“Warung-warung Madura yang jualan rokok lokal, jangan takut. Saya siap mengadvokasi seluruh Indonesia. Kita ingin mencari nafkah karena negara belum mampu menyediakan lapangan pekerjaan,” beber Moch Taufik. (Aziz)

Berita Terkait

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Reses Tahap III DPRD Batu Bara di Dapil II, Rusli Tampung Aspirasi 10 Kepala Desa
Polres Batu Bara Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Berkeselamatan
Semarak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Di Masjid At-Taubah
Ops Patuh Rinjani 2026 Resmi Dimulai, Polda NTB Kerahkan 578 Personel Gabungan
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Polres Batu Bara Gelar Police Go To School Serentak di Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja
Kapolres Batu Bara Bantu Bangun Kembali Rumah Warga Korban Puting Beliung, Salurkan Peralatan Rumah Tangga dan Sembako

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:11 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Reses Tahap III DPRD Batu Bara di Dapil II, Rusli Tampung Aspirasi 10 Kepala Desa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polres Batu Bara Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Berkeselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Semarak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Di Masjid At-Taubah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Ops Patuh Rinjani 2026 Resmi Dimulai, Polda NTB Kerahkan 578 Personel Gabungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Polres Batu Bara Gelar Police Go To School Serentak di Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Kapolres Batu Bara Bantu Bangun Kembali Rumah Warga Korban Puting Beliung, Salurkan Peralatan Rumah Tangga dan Sembako

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:08 WIB

KASUS PT TSI VS BANK MANDIRI: Rion Arios Desak OJK, BI, dan LPS Beri Kejelasan atas 54 Cek Senilai Rp124 Miliar

Berita Terbaru