ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
LANGKAT,Teropong Barat.com– Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan Musholla bersama masyarakat Desa Kwala Air Hitam, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, menggelar aksi damai pada Selasa (19/5/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes atas kondisi jalan rusak di wilayah mereka yang dinilai terbengkalai selama kurang lebih 20 tahun.
Pantauan di lokasi, aksi yang berlangsung tertib tersebut diawali dengan pelantunan zikir dan selawat bersama. Kegiatan yang diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan ini berjalan kondusif.
Sambil membentangkan poster dan spanduk, warga menyuarakan tuntutan perbaikan infrastruktur jalan yang dinilai telah menghambat aktivitas perekonomian dan pendidikan sehari-hari.
Tak hanya berorasi, warga juga menandatangani petisi bersama. Petisi tersebut turut ditandatangani oleh jajaran pemerintah kecamatan dan desa setempat yang hadir menemui massa, sebagai bentuk kesepakatan agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata.
Salah seorang warga Desa Kwala Air Hitam, Didik Gunawan, menegaskan bahwa selama dua dekade terakhir belum ada perhatian serius maupun langkah konkret dari pemerintah kabupaten untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur ini.
“Kami hanya meminta hak kami sebagai masyarakat. Jalan ini sudah rusak selama 20 tahun dan sampai hari ini belum ada perhatian nyata. Kami ingin pemerintah benar-benar turun dan melihat kondisi yang kami alami setiap hari,” ujar Didik dalam orasinya.
Meski aksi berlangsung damai, masyarakat menegaskan akan terus mengawal persoalan ini. Mereka menyatakan siap menggelar aksi lanjutan jika Bupati Langkat tidak turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi jalan serta mendengarkan aspirasi warga.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Langkat dapat segera merealisasikan perbaikan jalan demi mendukung kelancaran aktivitas harian dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah tersebut.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Langkat belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga Desa Kwala Air Hitam tersebut.
(Redaksi)
















































