Barisan Kuning Anti Korupsi Diterima Humas KPK minta PJ Gub Papua Barat Daya dan Plt Kadis PU Diperiksa

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 26 September 2023 - 22:51 WIB

401,330 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Iwan sebagai Kordinator Barisan Kuning Anti Korupsi kembali sambangi KPK, Selasa (26/9/2023)

Mereka, meminta agar Ketua KPK segera Periksa PJ Gub Papua Barat Daya dan Plt Kadis PU diduga ikut serta mengatur jalannya Tender proyek di Pemda Papua Barat Daya melalui link LPSE Kota Sorong.

Barisan Kuning Anti Korupsi yang eksis menyuarakan pemberantasan korupsi di Tanah Papua, menduga adanya Monopoli proyek yang dilakukan oleh satu orang namun, mempunyai beberapa perusahaan ikut paket a, b dan c modus lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal ini tentunya kami meminta KPK segera melakukan investigasi secara mendalam dari informasi yang di berikan dan bisa membongkar mafia proyek APBD Tahun 2023 Pemda Papua Barat Daya seperti halnya bagaimana KPK sudah beberapa kali tangkap kepala daerah dengan modus seperti ini,” katanya

“Kami juga mendapatkan informasi dari sejumlah tokoh tokoh Pemekaran di Papua Barat Daya bahwa mereka juga tidak hargai sebagai pejuang yang memekarkan Provinsi Papua Barat Daya bahkan Tidak ada Kontraktor Orang Asli Papua yang memenangkan Tender dari LPSE Kota Sorong,” paparnya.

“Sementara yang kami monitor sungguh ironis melihat kondisi ini pantas saja plt Kadis PU Papua Barat Daya yang bukan orang asli papua dan sengaja dipersiapkan,” jelasnya.

“Untuk hal ini jadi Provinsi Papua Barat Daya bukan dirasakan oleh Orang Asli Papua melainkan orang di Luar Papua hanya untuk agenda dan menangkan Perusahaan Asing dan lainnya,” tutup iwan

(SH)

Berita Terkait

Kajari Aceh Tenggara Gelar Konferensi Pers Kasus Jembatan Silayar, Dua Tersangka Ditahan dan Kerugian Negara Miliaran Rupiah Diungkap
Diduga di Manipulasi Data, 7.078 KPM BLT Kesra Kecamatan Robatal Tidak Sesuai KPM
Aktivis NTB Soroti Dugaan Korupsi Dana Aspirasi dan Desak Penegakan Hukum yang Tegas
Bendahara Desa Nepa Diduga Tilep Siltap Perangkat Desa
Kajari Aceh Tenggara Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi Jembatan Silayar, Kerugian Negara Rp2,6 Miliar
Bupati Franc Tumanggor Tinjau Lokasi Pembangunan Dapur SPPG Di Kecamatan STTU Jehe
Tidak Transparan, PJ Kades Nepa Diduga Manipulasi Dana Desa Pekerjaan Betonisasi
Proyek DD Bapelle Robatal Di Dugaan Asal-Asalan, Aktivis Muda Sampang : Penyelewengan DD Jangan Dianggap Sepelle

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:24 WIB

Resmi,Kabiro Teropong Barat.com Langkat Binjai Terima Sertifikat Kompetensi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:07 WIB

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:32 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:07 WIB

Hadir di Tengah Masyarakat, Den Turangga Ditpolsatwa Polri Bagikan Jumat Berkah di Depok

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:53 WIB

Rawat Aset Negara, Personel Detasemen Perintis Laksanakan Kurve di Mako Korsabhara Baharkam Polri

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:42 WIB

Antisipasi Kriminalitas Malam Hari, Kaden Perintis Korsabhara Pimpin Patroli Dialogis di Asana

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:21 WIB

Polres Batu Bara Amankan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:30 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas ke Pelajar SMK N 1 Lima Puluh – Ingatkan Bahaya Balap Liar dan Knalpot Tidak Standar

Berita Terbaru