Dampak Blackout Sumatera: Wakil Sekretaris DPD KNPI Langkat Kecam Layanan PLN,Minta Tanggung Jawab atas Kerugian Masyarakat

TEROPONG BARAT LANGKAT

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:25 WIB

40229 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Foto Istimewa Wakil Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Langkat Muhammad Nafi Spd

Dokumentasi Foto Istimewa Wakil Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Langkat Muhammad Nafi Spd

LANGKAT,Teropong Barat.com- Pemadaman listrik massal (*blackout*) yang melanda wilayah Sumatera telah memasuki durasi lebih dari 24 jam. Di Kabupaten Langkat, hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 20.30 WIB, listrik di sejumlah titik masih belum pulih sepenuhnya. Kondisi ini memicu gelombang kekecewaan dari berbagai pihak, salah satunya datang dari Wakil Sekretaris DPD KNP Kabupaten Langkat, Muhammad Nafi, S.Pd.

Nafi mengutuk keras pemadaman berulang yang berdampak sistemik terhadap ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta sektor pelayanan publik.

Ia menilai, pemadaman tanpa pemberitahuan sebelumnya ini mencerminkan buruknya manajemen mitigasi di tubuh PLN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat disayangkan, pihak PLN baru memberikan pernyataan maaf setelah terjadi pemadaman massal di seluruh Sumatera dengan dalih gangguan cuaca. Kami menegaskan, jika ditemukan unsur kelalaian, harus ada evaluasi besar-besaran, mulai dari jajaran pimpinan PLN hingga otoritas terkait di sektor energi,” ujar Nafi, Minggu (24/5/2026).

 

Lebih lanjut, Nafi mendesak Presiden untuk mengambil langkah tegas. Menurutnya, negara tidak boleh abai terhadap kerugian masif yang dialami masyarakat Sumatera. “Kami meminta Presiden mengevaluasi Dirut PLN dan Menteri ESDM. Jika ada kelalaian serius, pihak yang bertanggung jawab harus menerima konsekuensinya,” tambahnya.

**Fenomena Dampak *Blackout* di Kecamatan Stabat*

Selama periode pemadaman massal, Kecamatan Stabat mengalami sejumlah fenomena sosial dan ekonomi:
*Panic Buying:Lonjakan permintaan lampu *emergency*, perlengkapan darurat, hingga lilin di ritel modern (Alfamart/Indomaret).

*Spekulasi Harga:Terpantau kenaikan harga lampu darurat di beberapa titik penjualan.

*Disrupsi Ekonomi: Banyak warung dan tempat makan tutup total karena tidak bisa beroperasi, sementara sebagian lainnya dipadati warga yang mencari daya untuk perangkat elektronik.

*Mobilitas Warga: Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU, dan aktivitas penarikan uang tunai di ATM meningkat drastis

*Perubahan Perilaku: Warga terpaksa keluar rumah menuju pusat kota hanya untuk mencari area yang lebih terang atau sekadar mencari aliran listrik.

 

Senada dengan hal tersebut, perwakilan masyarakat Stabat Sugianto mendesak PLN untuk transparan mengenai penyebab gangguan, bukan sekadar memberikan permintaan maaf formal. Ia menuntut solusi nyata untuk menjamin stabilitas pasokan listrik ke depan agar produktivitas warga tidak terhambat.

 

Hingga laporan ini diturunkan, masyarakat Langkat masih menunggu pemulihan listrik sepenuhnya dan berharap tidak ada lagi kejadian serupa yang merugikan kepentingan publik.

 

 

 

(Redaksi)

Berita Terkait

Ungkap Berbagai Kasus Kriminal dan Narkoba HMI Cabang Langkat Puji Respons Cepat Kapolres
Peringati HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Langkat Gelar Gerakan Langit Biru di Stabat Lama
Berkat Laporan Warga ,Polsek Kuala Bersama Satnarkoba Polres Langkat Bongkar Perladangan Ganja di Garunggang
Tahap 1 Pengerjaan Jalan Secanggang Selesai,Pemkab Langkat Siapkan Kelanjutan Proyek
Plt Bupati Langkat Tiorita Dorong APRI Perkuat Pelayanan Kepenghuluan
Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti Perkuat Sinergi dengan Yonif 100/ PS
Desa Gunung Tinggi Gelar Murenbang Desa RKPDES 2027: Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Sambut Kemerdekaan,Nakes Puskesmas Bahorok Gelar Aksi Donor Darah

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:14 WIB

HUT ke-78 Polwan, Kapolres Sergai Tegaskan Peran Polwan Setara dalam Tugas Kepolisian

Jumat, 4 September 2026 - 14:54 WIB

Sentuhan Kasih di Hari Jadi: Polwan Polres Bantaeng Berbagi Kebahagiaan dengan Siswa SD Terpencil

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Bonto Salluang Jadi Kampung Pancasila 2026, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah

Jumat, 4 September 2026 - 14:05 WIB

Babinsa Bonto Jaya Bersama Warga Gotong Royong Ratakan Timbunan di Sekitar Masjid Nurul Yakin

Jumat, 4 September 2026 - 13:55 WIB

Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai

Jumat, 4 September 2026 - 13:32 WIB

Tingkatkan Mutu Pelayanan, BRI Cabang Bantaeng Beri Kejutan Cenderamata di Momentum Harpelnas

Jumat, 4 September 2026 - 08:24 WIB

Anggota posramil Tripa Makmur Gotong Royong Pasang Tenda untuk Peringatan Maulid Nabi

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Eratkan Keakraban, Babinsa Serda syafrizal Jalin Komsos Bersama warga desa binaa Babah dua di Nagan Raya

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:55 WIB