Diduga Anggaran MBG di Tanimbar Terindikasi Korupsi, APH Dan Yayasan Segera Lakukan Penyelidikan Lebih Mendalam. 

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 09:24 WIB

4013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saumlaki,// Teropongbarat.com Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi memiliki rantai korupsi, termasuk potensi manipulasi anggaran, pengurangan gizi makanan, dan penggelapan dana.

Sehingga menyebabkan penurunan kualitas menu (contoh: harga Rp10.000 dijadikan Rp7.000-an), dan manipulasi laporan pertanggungjawaban serta kerawanan pada rantai pasok maupun operasional di lapangan.

Potensi adanya dugaan penggelapan dana pada tingkat mitra dapur diungkap oleh salah satu narasumber yang meminta namanya tak disebutkan mengatahkan bahwa, ada dugaan indikasi tersebut yang mana dilakukan oleh beberapa oknum yakni FK, YM, FL pada anggaran MBG Tanimbar, perlu diketahui juga persoalan ini masih di luar dari ada dugaan hilangnya ompreng atau tempat makan di dapur MBG Tanimbar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya anggaran dan aturan Badan Gizi Nasional (BGN) telah ditetapkan, dari anggaran per porsi sebesar Rp8.000 sampai Rp10.000, namun masih saja ada potensi permainan harga oleh oknum oknum tak bertanggung jawab, sehingga citra dan nama yayasan yang bertanggung jawab dalam menangani MBG di Tanimbar menjadi ikut tercoreng. ujarnya

Korupsi Merupakan musuh bersama, dan telah diperkuat dengan statmen keras dari  Presiden Prabowo Subianto sebelumnya bahwa dana MBG lebih baik digunakan untuk memberi makan rakyat daripada dikorupsi, menunjukkan komitmen untuk menindak tegas setiap penyalahgunaan anggaran.

Untuk itu diharapkan agar pihak aparat penegak hukum dapat menindak lanjuti persoalan ini berdasarkan ketentuan perundang undangan, serta pihak yayasan yang dirugikan segera mengambil langkah tegas terhadap dugaan penyalah gunaan anggaran MBG di Tanimbar, tutupnya.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Berita Terkait

DUGAAN PENAHANAN BPKB OLEH BCA FINANCE, ORMAS MADAS DESAK PENYELESAIAN SEGERA
Pekerjaan Penarikan Kabel Iconnect PLN di Wonoayu Disorot, Diduga Abaikan Jam Kerja dan Keselamatan
Diduga hasil hubungan gelap Warga perumahan adiayasa solear digegerkan penemuan bayi perempuan mungil.
Oknum DPD RI Bali Campuri Urusan Pribadi Rumah Tangga, Made Hiroki Minta Semua Pihak Tahan Diri
Tebang Pilih di Langit Biru Ketika Warakawuri Digusur, Keadilan Ikut Dikemas dalam Kardus
Polresta Malang Gandeng Ormas, MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPC Malang Raya dan Beberapa Ormas Lain Tekankan Sinergi Jaga Kondusifitas Kota Malang
Di Ujung Senja, Pensiunan AURI Dihadapkan pada “Hadiah” Pengosongan Rumah Dinas
JUMAT CURHAT , ANGGOTA BHABINKAMTIBMAS POLSEK CISOKA SERAP ASPIRASI WARGA SEBAGAI WUJUD KEDEKATAN POLRI DENGAN MASYARAKAT.

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:24 WIB

Diduga Anggaran MBG di Tanimbar Terindikasi Korupsi, APH Dan Yayasan Segera Lakukan Penyelidikan Lebih Mendalam. 

Selasa, 28 April 2026 - 09:18 WIB

Sat Binmas Polres Bantaeng Melaksanakan Latihan Kerja Bagi Siswa Diktuba Polri Angkatan 54

Selasa, 28 April 2026 - 05:00 WIB

DUGAAN PENAHANAN BPKB OLEH BCA FINANCE, ORMAS MADAS DESAK PENYELESAIAN SEGERA

Selasa, 28 April 2026 - 04:56 WIB

Pekerjaan Penarikan Kabel Iconnect PLN di Wonoayu Disorot, Diduga Abaikan Jam Kerja dan Keselamatan

Senin, 27 April 2026 - 16:25 WIB

Oknum DPD RI Bali Campuri Urusan Pribadi Rumah Tangga, Made Hiroki Minta Semua Pihak Tahan Diri

Senin, 27 April 2026 - 16:16 WIB

Tebang Pilih di Langit Biru Ketika Warakawuri Digusur, Keadilan Ikut Dikemas dalam Kardus

Senin, 27 April 2026 - 08:15 WIB

Wakapolres Bantaeng Pimpin Upacara Penerimaan 75 Siswa Diktuba Polri Gelombang I Tahun 2026

Minggu, 26 April 2026 - 18:28 WIB

Polresta Malang Gandeng Ormas, MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPC Malang Raya dan Beberapa Ormas Lain Tekankan Sinergi Jaga Kondusifitas Kota Malang

Berita Terbaru