Gianyar Perkuat Benteng Kerukunan, Rapat PAKEM Tegaskan Nihil Aliran Menyimpang

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 22:47 WIB

4033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gianyar, Bali // Teropongbarat.com Komitmen menjaga harmoni di tengah keberagaman kembali ditegaskan berbagai elemen di Kabupaten Gianyar. Dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Gianyar, Kamis (16/04/2026), seluruh pihak sepakat memperkuat sinergi demi menjaga stabilitas sosial.Salah satu poin penting yang mencuat dalam forum tersebut adalah penegasan bahwa hingga kini tidak ditemukan adanya aliran kepercayaan yang menyimpang maupun paham radikal dan intoleran di wilayah Gianyar. Kondisi ini menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat masih berada dalam situasi yang aman dan terkendali.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai unsur strategis, mulai dari perwakilan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Nahdlatul Ulama (NU), hingga jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan dari TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat.

Dari pihak Nahdlatul Ulama, Pengurus Cabang NU Gianyar turut memberikan pandangan. Ketua PCNU Gianyar yang berhalangan hadir diwakili oleh Wakil Sekretaris, Akhmad Sholeh. Ia menegaskan bahwa kerukunan umat beragama di Gianyar masih terjaga dengan sangat baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada indikasi berkembangnya aliran yang mengatasnamakan Islam dengan paham menyimpang ataupun radikal di Gianyar,” ujarnya dalam forum tersebut.

Menurutnya, menjaga persatuan merupakan tanggung jawab bersama. NU, lanjutnya, siap berada di garis depan dalam merawat kebersamaan dan menolak segala bentuk upaya yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta juga menyoroti pentingnya penguatan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda. Penanaman nilai toleransi dan kebhinekaan dinilai menjadi langkah strategis untuk menangkal pengaruh ideologi ekstrem dari luar.

Selain sebagai forum evaluasi, rapat PAKEM ini juga berfungsi sebagai sarana deteksi dini terhadap potensi konflik sosial berbasis kepercayaan. Melalui koordinasi lintas sektor yang intensif, diharapkan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak awal.

Kegiatan ditutup dengan kesepakatan bersama untuk terus meningkatkan komunikasi dan kewaspadaan di semua lini. Dengan kolaborasi yang solid, Gianyar diyakini mampu mempertahankan predikatnya sebagai daerah yang damai, religius, dan kaya akan budaya.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Padangsambian Kaja Laksanakan Pemantauan Pemilahan Sampah di PDU Kota Denpasar
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan 
Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan
Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 
Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa
Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru