Jaga Perdamaian Aceh, Eks Kombatan GAM Pidie Ajak Masyarakat Hindari Provokasi dan Konflik

REDAKSI ACEH SINGKIL

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:55 WIB

40300 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PIDIE – Komitmen menjaga perdamaian di Aceh kembali ditegaskan oleh Salah satu tokoh eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Kabupaten Pidie Rusli@Nagoya melalui pernyataannya Dalam acara Bimbingan Tehnik dan doa bersama pada peringatan Hari damai Aceh dan jelang peringatan Kemerdekaan RI ke 81, Dirinya menyerukan pentingnya menjaga persatuan, keamanan, dan stabilitas daerah. Sikap tersebut menjadi penegasan bahwa perdamaian yang telah terbangun selama bertahun-tahun merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan, kehidupan sosial masyarakat, dan masa depan Aceh.

Pihaknya mengajak Exs kombatan GAM dan masyarakat Aceh untuk tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi maupun ajakan yang berpotensi memicu perpecahan serta mengganggu stabilitas daerah. Seruan tersebut ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang,melalui sejumlah jaringan komunikasi dan platform media sosial terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah kehidupan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya segala bentuk provokasi, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri, tidak boleh menjadi pemicu lahirnya konflik baru yang dapat mengganggu suasana kondusif yang selama ini telah terpelihara. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap mengedepankan sikap tenang, kritis, dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pernyataan tersebut juga menekankan bahwa perdamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau kelompok tertentu, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat Aceh. Keamanan dan ketertiban dinilai sebagai modal penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, investasi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pandangan eks kombatan GAM Kabupaten Pidie, keberhasilan mempertahankan situasi yang aman dan damai akan memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal, sekaligus membuka peluang bagi percepatan pembangunan daerah. Sebaliknya, munculnya konflik maupun ketegangan sosial hanya akan menghambat berbagai upaya pembangunan yang selama ini terus diupayakan.

Oleh sebab itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas di setiap wilayah. Setiap perbedaan pandangan maupun persoalan yang muncul di tengah masyarakat diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan mekanisme hukum yang berlaku, sesuai dengan semangat perdamaian yang telah menjadi kesepakatan bersama.

Ajakan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga keharmonisan sosial memerlukan partisipasi aktif seluruh pihak. Tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum memiliki peran yang sama penting dalam merawat iklim yang damai, saling menghormati, dan menjunjung tinggi persatuan.

Komitmen yang disampaikan eks kombatan GAM Kabupaten Pidie mencerminkan harapan agar Aceh tetap menjadi daerah yang aman, stabil, dan kondusif. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan tanpa harus mengorbankan persatuan yang telah terbangun.pihaknya menegaskan situasi damai yang selama ini dirasakan masyarakat merupakan hasil dari perjalanan panjang yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

Pesan yang disampaikan menegaskan bahwa perdamaian merupakan aset yang sangat berharga bagi Aceh. Karena itu, seluruh masyarakat diajak untuk terus menjaga persatuan, menolak segala bentuk provokasi, mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan, serta bersama-sama mengawal keberlangsungan perdamaian demi terciptanya Aceh yang aman, maju, dan sejahtera bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. (*) 

Berita Terkait

Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Polres Batu Bara Berikan Penghargaan kepada 35 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Profesionalisme

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:32 WIB

DPAC RANUYOSO GELAR MUSYAWARAH PENGURUS, USUNG TEMA MAJHENG DHEJEH SOLID, BERAKHLAK, DAN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru