Kak IIN Ketua Komisi III DPRA: Dana Otsus Aceh Jangan Dipotong, Justru Harus Ditambah

TB

- Redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 13:38 WIB

40359 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 7 Februari 2025 – Pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah memangkas anggaran transfer ke daerah (TKD) tahun 2025, termasuk Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh. Dari alokasi awal sebesar Rp 4,466 triliun, kini dana tersebut hanya tersisa Rp 4,309 triliun, mengalami pengurangan sebesar Rp 156,755 miliar.

Pemangkasan ini memicu reaksi dari Ketua Komisi III DPRA, Aisyah Ismail atau yang akrab disapa Kak Iin. Ia menegaskan bahwa Dana Otsus Aceh seharusnya tidak dikurangi, bahkan sebaliknya, harus ditambah untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan rakyat Aceh.

“Dana Otsus adalah hasil perjuangan rakyat Aceh. Pemerintah pusat sebaiknya lebih memahami kondisi Aceh sebelum mengambil keputusan ini. Jangan sampai pemangkasan ini justru menghambat pembangunan dan upaya pengentasan kemiskinan,” ujar Kak Iin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Aceh memiliki kearifan lokal dan kebutuhan khusus yang berbeda dengan daerah lain. Oleh karena itu, alokasi Dana Otsus tidak boleh disamakan dengan daerah lain yang memiliki kondisi ekonomi lebih stabil.

Kak Iin juga meminta pemerintah pusat untuk lebih melihat kondisi Aceh secara mendalam. Dana Otsus, kata dia, bukan hanya tentang anggaran, tetapi juga tentang kesejahteraan rakyat yang selama ini masih bergantung pada program pembangunan yang didanai dari dana tersebut.

Ia menekankan bahwa salah satu tujuan utama Dana Otsus adalah untuk menurunkan angka kemiskinan di Aceh yang masih tergolong tinggi dibandingkan provinsi lain. Pemotongan ini, dikhawatirkan justru akan memperlambat berbagai program yang telah dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai wakil rakyat, Kak Iin memastikan bahwa DPRA akan terus mengawal isu ini dan memperjuangkan hak Aceh agar dana Otsus tetap diberikan sesuai kebutuhan. “Kami akan berjuang agar hak Aceh tetap terjaga. Dana Otsus harus dikelola dengan baik, tetapi yang lebih penting, alokasinya tidak boleh dikurangi,” pungkasnya.

Berita Terkait

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
Isu “Pengungsi Rekayasa” di Bireuen, Kapolda Aceh Turun Tangan
Oknum Mencatut Nama Ketua PWI Aceh untuk Modus Permintaan Uang, Masyarakat Diminta Waspada
Polda Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Babuttaqwa
Rehabilitasi Gedung Rawat Jalan Lama RSJ Aceh Telan Anggaran Rp4,8 Miliar, Diharapkan Tingkatkan Layanan Kesehatan
Webinar GAMIES Aceh bahas saatnya UMKM Melek Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 Digelar 1–15 Maret, Libatkan 9 Pemateri Lintas Daerah

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:55 WIB

Ketua PWA Agara Mengutuk Keras Pemasangan Spanduk Provokatif Terkesan Ujaran Kebencian ke Bupati Agara di Banda Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 20:13 WIB

Pemkab Aceh Tenggara Gandeng KPKNL Lhokseumawe untuk Lelang Non Eksekusi Wajib Aset Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 23:34 WIB

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 23:18 WIB

Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu

Jumat, 17 April 2026 - 22:53 WIB

Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri

Jumat, 17 April 2026 - 18:53 WIB

Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB

Eddy Samrah Jadi Aspidum Kejati Aceh di tunjuk Jaksa Agung

Jumat, 10 April 2026 - 23:04 WIB

Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Berita Terbaru