BANTAENG, Teropong Barat.com, – Komunitas Pakampong Tulen (Komplen) Bantaeng mengadakan Diskusi Kampung Budaya Ke VI.
Diskusi yang mengangkat tema “Literasi Budaya” berlangsung di Aula SMAN 4 Bantaeng, Jl Merpati, Kel Pallantikang, Kec Bantaeng, Kab Bantaeng. Jum’at 27 Desember 2024.
Beberapa tokoh budaya hadir diantaranya Andi Imran Massoalle, Hamzah, Andi Rakhmad (kr dode), Subhan dan penggiat literasi Sulhan Yusuf dan Rahman Ramlan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ahmad Ashar selaku ketua panitia pelaksana dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir dalam diskusi literasi budaya.
Menurutnya, suatu kebanggaan bagi komunitas Pakampong tulen bisa memberikan kado bagi Kabupaten Bantaeng yang sudah genap 770 tahun.
Kabupaten Bantaeng yang memilik julukan sebagai Butta Toa ( Tanah Tua), yang memiliki adat istiadat dan kebudayaan yang perlu kita lestarikan.

Usai sambutan dilanjutkan dengan diskusi seputar peran budaya dalam kehidupan manusia, Hubungan manusia dengan kebudayaan, Dinamika dalam kebudayaan, Lontarak sebagai media literasi lokalistik bahkan dunia, Silsilah aksara yang penting di dunia, Perbandingan beberapa aksa di Asia Tenggara, Perbandingan beberapa aksara Bugis menurut cetakan orang Eropa dan Aksara yang beredar di Sul-sel adalah aksara lama, aksara lontara baru, dan aksara jangang-jangang.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Bantaeng fraksi PKB Ibu H. Emmy, Danramil 1410-02/Eremerasa Letda Inf Harpil, Kapolsek Bantaeng Iptu Adi Wijaya, Sekretaris Dinas Kominfo Poniman, Kabid Pariwisata Zaenal Abidin, Ketua GPPM Bantaeng H. Sirajuddin serta para tamu undangan. (Opick)

















































