Motor Hilang di Tambak Pemancingan Penatarsewu, Keluhan Korban Jadi Sorotan: “Mancing Ora Oleh, Muleh Motor Ilang”

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 04:55 WIB

4013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO //  Kasus hilangnya sepeda motor milik pengunjung di area tambak pemancingan Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo menuai perhatian warga. Korban mengaku kecewa lantaran hingga kini belum ada kejelasan terkait pertanggungjawaban dari pihak penjaga parkir maupun panitia kegiatan.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 02.00 WIB di area tambak pemancingan yang saat itu ramai dipadati peserta lomba mancing malam.Korban datang menggunakan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi P 2858 LC. Namun saat hendak pulang, kendaraan tersebut sudah tidak berada di lokasi parkir.

Merasa syok dan kecewa, korban kemudian menyampaikan keluh kesahnya dengan bahasa Jawa yang kini ramai diperbincangkan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mancing ora oleh, sandal pedhot, muleh motor malah ilang,” ujar korban dengan nada kecewa.

Menurut keterangan salah satu penjaga kolam, pada malam kejadian terdapat sekitar enam orang penjaga parkir yang bertugas di area pemancingan. Mereka disebut mendapatkan bagian uang parkir sebesar Rp250 ribu per orang.

Namun saat dimintai penjelasan terkait hilangnya kendaraan pengunjung, para penjaga disebut saling mengelak dan menyatakan motor korban tidak berada di area parkir yang mereka jaga.

Sementara itu, pihak panitia yang dijuluki “Dulitan” juga dinilai kurang membantu korban dalam menuntut pertanggungjawaban kepada petugas parkir. Panitia berdalih sebelumnya sudah memberikan pemberitahuan bahwa kehilangan kendaraan bukan menjadi tanggung jawab mereka.

“Sebelum parkir sudah kami sampaikan kalau ada kehilangan panitia tidak bertanggung jawab,” ujar pihak panitia.

Pernyataan tersebut menuai kritik dari sejumlah warga dan peserta pemancingan. Mereka menilai adanya pungutan uang parkir semestinya dibarengi dengan tanggung jawab terhadap keamanan kendaraan pengunjung.

Hingga berita ini diturunkan, kasus hilangnya sepeda motor tersebut masih belum menemukan titik terang dan korban dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum untuk meminta pertanggungjawaban pihak terkait.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Berita Terkait

Menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 2026, Kecamatan Tanggulangin mengambil langkah spiritual sekaligus memperkuat komitmen
Gerak Cepat Respons Aduan Warga, Polres Gresik Sikat Peredaran Miras di Dukun
Pangdam I/BB Kunker ke Korem 022/PT, Tekankan Prajurit Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Warga Desa Plumpang Tuban Di jatuhi Hukuman1 Tahun 4 Bulan Penjara Oleh PN Tuban Kasus Penggelapan Jaminan Vidusia
Panglima Kodam I/BB menghadiri Upacara Pembukaan Bakti TNI AD Untuk Rakyat Tahun 2026.
IWOI BANTEN KECAM PRAKTIK TITIP-MENITIP SPMB 2026: UJI NYATA KOMITMEN GUBERNUR Andra Soni
Keluarga Besar Team Uget-Uget dan Marmoyo Community Turut Berduka Cita
Gugatan Dugaan Kecurangan Pemilihan PPPSRS City Resort Residence Masuki Sidang Perdana di PN Jakarta Barat

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:57 WIB

Mahasiswa Teknik Sipil Umuslim Ikuti Kuliah Lapangan di BPBD Bireuen

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:01 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Nama Organisasi Wartawan oleh Ketua KKS Babussalam Guncang Dunia Pendidikan Aceh Tenggara

Senin, 4 Mei 2026 - 22:27 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 00:57 WIB

Pelayanan Profesional dan Sigap Pamapta II SPKT Polres Aceh Tenggara Bangun Kepercayaan Publik dalam Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Wartawan

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:08 WIB

Pelaku Penyembelihan Ustad Diduga Lakukan Kekerasan di Aceh Tenggara, Wartawan Jadi Korban

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:37 WIB

Setahun Mengabdi, Kapolres Aceh Tenggara Ukir Prestasi Gemilang: 92 Persen Kasus Tuntas, Narkotika Dihantam Tanpa Ampun

Kamis, 30 April 2026 - 19:51 WIB

Diduga Dibekingi Orang Kuat, Proyek Irigasi Rp26,2 M di Lawe Harum Pengerjaan Terindikasi Asal Jadi

Kamis, 30 April 2026 - 02:49 WIB

Mortar Cup IX Fakultas Teknik Universitas Almuslim Resmi Ditutup

Berita Terbaru