Perayaan Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat ke-22 pada 28 Juli 2025

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Selasa, 29 Juli 2025 - 18:49 WIB

40433 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat ke-22 pada 28 Juli 2025 menyisakan tanda tanya besar dan tanpa kesan yang menyentuh : apa yang sebenarnya dirayakan? Sebab alih-alih akan gegap gempita dan penuh penghargaan atas jasa para tokoh pemekaran daerah, yang tampak justru kesan pengiritan dan minim penghormatan bahkan tegur sapa terasa hilang.

 

Bertempat di ruang DPRD Kabupaten Pakpak Bharat acara resmi digelar. Namun ironisnya sambutan dan penghormatan kepada para tokoh penting yang dahulu turut memperjuangkan pemekaran Pakpak Bharat dari Kabupaten Dairi justru tak mencerminkan rasa syukur dan terima kasih yang dalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Begitu juga saat berada di Napasengkut para tokoh pemekaran hadir disana tanpa penerimaan yang pantas seolah mereka adalah tamu tamu yang tidak harus dilayani dan dibiarkan tanpa makna akan kehadiran mereka di acara HUT Pakpak Bharat ke-22.

 

Kesan lain jika yang dirasakan para tokoh dan undangan yang hadir saat di Napasengkut adalah tidak adanya informasi dan keterangan dari siapapun hingga 2 lebih usai dari kantor DPRD ke Napasengkut para undangan dan khususnya Tokoh bingung mau melakukan apa hingga akhirnya satu per satu para tokoh dan undangan pergi meninggalkan tempat menyimpan kesan penuh tanya dan sedih. Informasi terakhir yang didapat awak media ternyata Bupati Pakpak Bharat lebih fokus menanti dan menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Utara Boby Nasution.

 

Rendang keras—yang lebih mirip dendeng tanpa rasa—dan sepotong kue ulang tahun menjadi simbol “jamuan kehormatan”. Hasilnya? Hampir seluruh piring tersisa tak tersentuh, dan para tamu lebih banyak menahan tawa getir daripada bahagia ingin menikmati sajian di HUT Pakpak Bharat yang ke-22 Tahun sungguh ironi.

 

“Apakah ini bentuk rasa terima kasih kita kepada para tokoh pemekaran ? Kenapa makanan khas seperti pelleng, nidabaren, atau nditak bahkan tidak tampak? Padahal inilah identitas kita,” ujar Anton Tinendung, salah satu tokoh pemekaran dari wilayah Kerajaan, dengan nada kecewa”.

 

Lebih lanjut, sejumlah tokoh masyarakat menyebutkan bahwa suasana perayaan kali ini terasa “nyeleneh”—menyimpang dari semangat kekeluargaan yang biasanya mengisi Hari jadi Pakpak Bharat. Seolah-olah yang dirayakan adalah penghematan, bukan perjuangan.

 

Kritik serupa juga datang dari kalangan legislatif. Wakil Ketua Komisi II DPRD Pakpak Bharat, Muji Burahman, ST (PPP), menyampaikan bahwa tema peringatan tahun ini, “Bangkit Bersama, Pakpak Bharat Sejahtera”, semestinya tidak hanya menjadi jargon kosong. Ia menegaskan bahwa kemitraan antara legislatif dan eksekutif perlu diperkuat agar program yang pro-rakyat bisa benar-benar dirasakan manfaatnya.

 

“Mari kita jangan lupakan jasa para tokoh pemekaran. Usia 22 tahun harus menjadi momentum kedewasaan politik, bukan malah mempertontonkan ketidakseimbangan antara seremoni dan substansi,” tegas Muji.

 

Sayangnya, disharmoni juga terasa dalam relasi antar kelembagaan. Minimnya koordinasi dan keharmonisan antara eksekutif dan legislatif terlihat dari cara acara dikemas tanpa kehangatan, tanpa makna, dan nyaris tanpa rasa bahkan basa basi pun tak bisa diberikan. Terbayang inikah pilihan rakyat yang sesungguhnya ?..

 

Refleksi: Sejahtera Itu Apa?

 

Perayaan ini seolah mengingatkan: kesejahteraan tidak bisa dideklarasikan melalui baliho dan panggung megah semata. Ketika makanan pun terasa tak layak untuk para pejuang dan tokoh, bagaimana bisa publik yang hadir akan percaya janji-janji pembangunan yang lebih besar?

 

Jika panitia tak mampu menghidangkan rendang yang pantas, bagaimana bisa dipercaya akan “menghidangkan” program pembangunan yang bermutu?

 

Sebuah kabupaten yang lahir dari semangat perjuangan, mestinya menghormati sejarahnya. Bukan hanya dengan pidato penuh basa-basi atau simbol formalitas, tapi dengan penghargaan nyata atas mereka yang berjasa. Dan ya, dengan jamuan yang layak, sebagai bentuk rasa hormat paling dasar.

 

Selamat Ulang Tahun ke-22 Pakpak Bharat. Semoga ke depan lebih dari sekadar “sepotong kue” dan “rendang keras”. Kami ingin keadilan dan kesejahteraan yang sesungguhnya. Bukan hanya di atas kertas.//

Berita Terkait

Hadiri Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Pakpak Bharat: Pastikan Program Daerah Selaras
Bupati Pakpak Bharat Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional di Kementerian PUPR
Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Bupati Pakpak Bharat Serahkan Bantuan Sosial untuk Anak dan Tenaga Kerja
Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, Wabup Pakpak Bharat Nyatakan Dukungan Penuh
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:22 WIB

Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Pedoman Bernegara

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:20 WIB

Diduga Tipu Investor dengan Iming-iming Fee 12 Persen, Seorang Wanita Dilaporkan ke Polsek Cilegon

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:27 WIB

Road Barrier di Jl Basuki Rahmat Sering Makan Korban, Forkopimda Pemkot Surabaya Dinilai Tidak Peduli Nasib Rakyat

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:45 WIB

Tekan Ruang Gerak Kriminalitas, Sat Samapta Polres Bantaeng Intensifkan Patroli Perintis Presisi di Malam Hari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:03 WIB

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madas Sedarah mengimbau seluruh masyarakat agar mengenali identitas resmi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:21 WIB

Miris, Anak Kandung Aniaya Ayahnya Sendiri di Desa Bonto Lojong, Tim Resmob Polres Bantaeng Amankan Pelaku

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:07 WIB

Retribusi Dibayar, Pelayanan Dinilai Belum Maksimal

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:42 WIB

Polres Bantaeng Berikan Pelayanan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa PB HPMB Raya

Berita Terbaru

NAGAN RAYA

Dandim 0116/Nagan Raya Hadiri Upacara Hari Lahirnya Pancasila

Senin, 1 Jun 2026 - 15:06 WIB

BANDA ACEH

Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Senin, 1 Jun 2026 - 14:45 WIB