Polsek Bosar Maligas Bergerak Cepat Tangani Kasus Penganiayaan Berujung Kematian di Ujung Padang

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 11 Oktober 2024 - 15:03 WIB

40287 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun – Polsek Bosar Maligas, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, menangani sebuah kasus penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang warga pada Rabu, 9 Oktober 2024. Kapolsek Bosar Maligas, IPTU Sonni G. Silalahi, S.H, menjelaskan kronologi kejadian yang mengakibatkan kematian tragis seorang warga bernama Darus Iman Syah (31), akibat duel maut dengan pelaku bernama Erdiansyah (24), yang juga merupakan tetangganya di Huta II, Bandar Selamat, Nagori Pagar Bosi, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun.

Insiden berdarah tersebut berawal dari cekcok mulut antara korban Darus Iman Syah dan seorang saksi bernama Midin, yang merupakan ayah pelaku Erdiansyah. Peristiwa tersebut terjadi di halaman rumah Midin sekitar pukul 18.30 WIB. Menurut keterangan saksi, Midin menegur korban terkait dugaan pencurian buah sawit di ladang miliknya. “Rus, kau ada mengambil buah sawit di ladang, kalau memang ada, ngomonglah. Kalau sekadar minta uang rokok, kan saya kasih,” ujar Midin saat menegur korban. Namun, teguran tersebut dijawab dengan nada menantang oleh korban, yang kemudian memicu cekcok mulut di antara keduanya.

Setelah pertengkaran tersebut, Midin memilih kembali ke rumahnya. Namun, sekitar pukul 19.00 WIB, korban Darus Iman Syah datang ke rumah Midin dengan membawa sebilah parang, dalam keadaan emosi dan langsung menyerang Midin. Midin pun berlari menyelamatkan diri ke dalam rumah, tetapi pertikaian tidak berhenti di situ.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kejadian ini, korban Darus Iman Syah (31) merupakan warga Huta II, Bandar Selamat, Nagori Pagar Bosi, yang berprofesi sebagai wiraswasta. Pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian korban adalah Erdiansyah (24), yang juga tinggal di wilayah yang sama dan bekerja sebagai wiraswasta. Saksi-saksi yang berada di lokasi pada saat kejadian meliputi Midin (55), yang merupakan ayah dari pelaku, serta beberapa tetangga lainnya.

Setelah Midin melarikan diri, pelaku Erdiansyah yang melihat korban membawa parang dan menyerang ayahnya, langsung turun tangan untuk melerai. Namun, upaya melerai ini berubah menjadi duel maut antara korban dan pelaku. Keduanya terlibat baku hantam hingga korban mengayunkan parang ke arah pelaku. Erdiansyah berhasil menangkis serangan tersebut dan dengan cepat mengarahkan parang tersebut kembali ke arah korban, yang mengenai kepala dan perut korban. Luka-luka serius yang diderita korban membuatnya tak terselamatkan meskipun warga sekitar berusaha memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit.

Kejadian ini berlangsung di halaman rumah Midin di Huta II, Bandar Selamat, Nagori Pagar Bosi, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, pada Rabu malam, 9 Oktober 2024. Kejadian mulai memanas sekitar pukul 18.30 WIB ketika cekcok pertama terjadi antara korban dan saksi Midin, yang kemudian berlanjut menjadi duel maut pada pukul 19.00 WIB.

Pemicu utama peristiwa ini adalah teguran dari saksi Midin kepada korban terkait dugaan pencurian buah sawit. Teguran yang seharusnya bisa diakhiri dengan percakapan damai justru berubah menjadi konflik ketika korban menanggapi dengan sikap menantang. Emosi yang tak terkontrol, serta tindakan korban yang menyerang Midin dengan parang, memicu terjadinya duel antara korban dan pelaku, yang akhirnya merenggut nyawa korban.

Kapolsek Bosar Maligas, IPTU Sonni G. Silalahi, S.H, beserta jajaran personel Polsek Bosar Maligas langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 21.00 WIB setelah menerima laporan. Polisi segera melakukan cek TKP, mengamankan pelaku Erdiansyah, serta mengumpulkan data dari korban dan keluarga korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan terhadap korban, ditemukan beberapa luka serius pada tubuh korban, antara lain luka pada kening kiri, pelipis kiri, kepala bagian kanan, luka lecet pada leher dan tangan kiri, luka tusuk di perut sebelah kanan, serta luka robek pada telapak tangan.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan keluarga korban untuk membawa jenazah ke rumah sakit guna dilakukan autopsi. Namun, keluarga korban, khususnya ibu korban, Dartik, menolak autopsi dengan mengajukan surat permohonan dan pernyataan yang ditandatangani oleh keluarga korban.

Polisi telah mengamankan pelaku Erdiansyah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait insiden ini. Sementara itu, proses hukum masih berjalan untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan, termasuk keterangan dari para saksi yang berada di lokasi kejadian.

Kasus ini menjadi perhatian serius dari pihak kepolisian, mengingat pentingnya menjaga ketertiban dan penegakan hukum di masyarakat. Kapolsek Bosar Maligas, IPTU Sonni G. Silalahi, S.H, menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk menangani setiap kasus kekerasan secara profesional, adil, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Masyarakat diimbau untuk selalu menyelesaikan masalah secara damai dan menghindari tindakan kekerasan yang bisa merugikan semua pihak. Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak bahwa kekerasan bukanlah solusi dalam menyelesaikan masalah, dan hukum harus ditegakkan demi keadilan.

Berita Terkait

5 Bulan Operasi, Polda Riau Sikat 525 Pelaku C3 dan Sita 189 Motor Curian
Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang ungkap 65 kasus narkotika dan amankan 78 tersangka
Polres Batu Bara Gelar Konferensi Pers Hasil Operasi Antik Toba 2026, Ungkap 29 Kasus Narkotika
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng
Bintang Lapangan Hijau Riko Simanjuntak Acungkan Jempol untuk IPDA Bolon Situngkir: “Sukses Selalu, Gomos Martamiang Horas!”
Miris, Anak Kandung Aniaya Ayahnya Sendiri di Desa Bonto Lojong, Tim Resmob Polres Bantaeng Amankan Pelaku
Modus Penipuan Dana Shopee Terjadi Kembali di Kabupaten Sampang 

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:10 WIB

Malam Minggu di Warung Kopi: Ruang Refleksi Jurnalis Menjaga Fakta, Menegakkan Keadilan 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

VIRAL PUNGLI DI PERBATASAN LAMPUNG TENGAH – LAMPUNG UTARA, POLISI BERGERAK CEPAT AMNAKAN DUA PELAKU

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:30 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:52 WIB

WAKA DPC MADAS SEDARAH KABUPATEN JEMBER DAMPINGI WARGA, SEKDES MLOKOREJO DIDUGA LAKUKAN PUNGLI PENGURUSAN AKTA TANAH

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:27 WIB

DIDUGA ADA KEJANGGALAN ANGGARAN PEMBANGUNAN GORONG-GORONG DI DESA BALONGTUNJUNG, APH DAN INSPEKTORAT DIMINTA TURUN TANGAN

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:35 WIB

Diduga Oknum Bapenda kabupaten Malang Mengambil Alih Lahan Parkir Dari Dishub 

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:08 WIB

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya

Berita Terbaru