Kabupaten Tangerang Terkesan dipaksakan pembangunan paving block di lontar Kalibaru kecamatan Pakuhaji Sabtu (28/2/26) salah satu warga mengeluhkan pelaksanaan proyek paving block jalan lingkungan di wilayah mereka. Pengerjaan proyek Tahun Anggaran 2026 yang dikerjakan pertengahan puasa ini dinilai tidak rapi dan dikerjakan disaat kondisi jalan masih tergenang banjir diduga pelaksana proyek serta kecamatan ada main diproyek ini,
Kenapa pihak kecamatan tidak menegur pelaksana,,!
ADA APA INI ?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Banyak kejadian janggal dilapangan disaat awak media radarCNN cek lokasi proyek
1 Tidak adanya papan informasi berapa meter pengerjaan
2.Tidak memakai K3
3 Proyek dikerjakan disaat banjir
Serta banyaknya resiko jika pembangunan ini sampai tidak dihentikan
1 resiko paving mudah goyang dan bergeser
2 Tekstur tanah dibawah lembek
3Paving mudah rusak
4 Buang buang anggaran dan terkesan dipaksakan
Banyaknya keluhan ini mencuat ditengah proses pengerjaan proyek.
lingkungan dianggap semakin kumuh dan becek akibat pengerjaan proyek yang dikerjakan dimasa banjir,
Upaya konfirmasi melalui pekerjaan proyek dan menanyakan siapa pelaksana dilapangan mereka saling lempar ada yang mengatakan itu penanggungjawabnya bang SML upaya untuk menemui dan menghubungi terkendala teknis dilapangan pekerja tidak mempunyai nmr pelaksana .
Kondisi proyek paving block ini menimbulkan kekhawatiran warga terkait kwalitas dan pengawasan proyek dari pihak kecamatan serta diharapkan ada teguran,sangsi terhadap pelaksana proyek,dinas terkait diharapkan segera turun kelapangan mengatasi masalah ini biar pengerjaan proyek bisa lebih rapi dan memperhatikan sistem drainase agar tidak menyebabkan kerugian bagi masyarakat.
Redaksi
Teropongbarat.com
.ysf

















































