Sempat Terjadi Bersitegang, Penertiban Paksa Pedagang Sayur Jl. Cendrawasih dan Sikatan Sampang

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 23 Agustus 2023 - 23:04 WIB

40487 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang _ Teropongbarat.co,- Tindakan penggusuran atau penertiban yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang, terhadap pedagang sayur yang berada di Jalan Cendrawasih dan Sikatan Sampang mendapatkan penolakan dan sempat terjadi bersitegangan antar pedagang dengan petugas.Rabu (23/8/2023).

Alasan para pedagang sayur menolak sebab lokasi yang akan direlokasikan tidak menguntungkan bagi pedagang karena dinilai sepi tidak seramai lokasi sekarang yang dijadikan tempat berjualan.

Kekecewaan dan kekesalan itu dirasakan oleh para pedagang sayur atas kebijakan penggusuran tersebut, salah satunya dirasakan Fatimah, Pedagang Tomat dan Cabai yang mengaku kecewa serta kesal atas kebijakan Pemerintah Daerah (Pemkab) yang tidak pro terhadap nasib mereka dan dinilai tidak bisa memberikan solusi yang seakan-akan gegabah dalam pengambilan kebijakan tersebut atau kebijakan yang dianggap prematur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya biasa jualan disana mas, cuma saat ini harus segera dikosongkan dan diancam dibongkar paksa jika tidak setuju,” ucapnya.

Lanjut Fatimah mengaku bahwa sudah lama berjualan di sekitar Pasar Srimangunan dan dirinya tidak ikhlas dengan kebijakan relokasi tersebut.

Dan diketahui sampai sekarang para pedagang menolak untuk dipindah, dengan itu mereka menyatakan sikap ingin dipindah ke Pasar Margalela dengan catatan seluruh pedagang sayur di Pasar Srimangunan juga dipindah.

“Kami berharap Pemerintah tidak tebang pilih, seluruh pedagang sayur lebih baik dipindah semua saja tidak hanya yang berada di Jalan Sikatan dan Cendrawasih,” ucapnya.

Sementara itu penjelasan dari M. Shaidi Asyikin selaku Kabid Ketertiban Umum Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Sampang, bahwa penggusuran hari ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang dilakukan kemarin.

“Kemarin kami sudah himbau kesetiap pedagang mas, jadi hari ini kami lakukan penertiban dengan cara mengosongkan lahan sesuai apa yang telah diperintahkan pimpinan,” ujarnya.

Penertiban yang dilakukan itu dibenarkan oleh Kepala Diskoperindag Sampang, Hj. Chairijyah bahwa hari ini pihaknya menertibkan para pedagang yang berada di Jalan Sikatan dan Cendrawasih.

“Itu penertiban mas, Pemerintah sudah menyiapkan relokasi mereka di Pasar Sore atau Deggedek,” pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Protes Pemberitaan Surya Paloh ,Masa KOMBAT Sumut Gelar Aksi Pembakaran Majalah Tempo di Medan
Tingkatkan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana, BRI BO Bantaeng Kolaborasi dengan BPBD Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Simulasi
H.Syah Afandin Tepung Tawari 398 Jemaah Calon Haji Langkat,Pesan Jaga Kesehatan dan Keihklasan
Pendampingan Babinsa Jadi Penyemangat Petani Padi di Desa Bonto Majannang
Selama Dua Hari, Personil Polres Bantaeng Ikuti Test Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026
Hidup Sehat Sejak Dini, PT Socfindo Kebun Lae Butar Gelar Edukasi Sanitasi bagi Siswa PAUD
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Dulu Saya Menyebut Mereka Malas. Sekarang, Saya Tahu Mereka Hanya Lelah.”**

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Kamis, 16 April 2026 - 03:09 WIB

Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat

Rabu, 15 April 2026 - 17:47 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Selasa, 14 April 2026 - 14:46 WIB

Hak Angket nyeleneh”Dan Bayang Bayang jual Beli Pokir,Fungsi DPRK Dipertanyakan,Dari Pengawasan Ke Alat Ukur Politik

Senin, 13 April 2026 - 12:25 WIB

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Senin, 13 April 2026 - 12:21 WIB

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Berita Terbaru