Sentra IKM Pengolahan Gambir Pesisir Selatan Lakukan Studi Banding ke Pakpak Bharat

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 15:05 WIB

40429 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, Teropong Barat com — Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pengolahan Gambir Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, melakukan kunjungan lapangan (studi banding) ke Sentra IKM Pengolahan Gambir di Kabupaten Pakpak Bharat. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung proses pengolahan dan produk olahan gambir yang dikembangkan di daerah tersebut.

“Kami melihat sistem pengolahan gambir di sini cukup bagus. Kualitas gambir yang dihasilkan lebih baik dan lebih diterima di pasar. Ini yang akan kami jadikan contoh,” ujar Andri Ferdiansyah, perwakilan Dinas Perdagangan dan Transmigrasi Kabupaten Pesisir Selatan yang memimpin rombongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mengunjungi rumah produksi pengolahan gambir milik Soleh Hasibuan di Desa Aornakan II, Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut. Produk yang dihasilkan berupa ekstrak gambir berbentuk biji (bulat) dengan harga berkisar antara Rp3.500 hingga Rp5.500 per biji, tergantung ukuran. Sistem ini berbeda dengan IKM di Kabupaten Pesisir Selatan yang selama ini menjual produk dalam bentuk kiloan.

Selanjutnya, rombongan juga berkunjung ke rumah produksi Benar Bancin di Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Salak, yang mengembangkan produk turunan gambir berupa minuman herbal teh gambir dan bubuk katekin gambir. Bubuk katekin gambir yang dihasilkan mampu dijual hingga Rp300.000 per kilogram. Para peserta juga berkesempatan mencicipi minuman herbal daun gambir, salah satu produk unggulan IKM Pakpak Bharat.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Kabupaten Pakpak Bharat, Sumantri Bancin, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah berbagi informasi antar pelaku IKM pengolahan gambir dari dua kabupaten lintas provinsi.

“Pertemuan ini kami harapkan dapat menjadi sarana untuk saling bertukar pengalaman dan informasi dalam rangka pengembangan produk olahan gambir, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku IKM pengolah gambir,” ujarnya.

Pertemuan ditutup dengan sesi diskusi seputar proses produksi, standarisasi produk, fluktuasi harga, peluang pemasaran, serta potensi kerja sama yang dapat dikembangkan antara kedua daerah.//ujungmaster24,..

Berita Terkait

Heboh Harimau Sumatera Muncul di Kuta Saga Pakpak Bharat, Satu Ekor Sapi Dimangsa
Bupati Pakpak Bharat Tandatangani Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Cegah Korupsi
Perubahan APBD Pakpak Bharat 2026 Disahkan, Seluruh Fraksi DPRD Sepakat 
Serunya “Pilkada Mini” di MTs Swasta Sukaramai: Tiga Pasang Calon, 70 Pemilih, dan Drama Suara yang Bikin Deg-degan
SUKARAMAI URUK: WAJAH GERBANG YANG KEHAUSAN
HUT ke-23 Pakpak Bharat Dirayakan, Pembangunan Melambat Dihantam Efisiensi
Satu Senja, Dua Perayaan, dan Sejuta Harapan dari Napasengkut
Keran Tersumbat Itu Terbuka Lagi: Tahun 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Musik Pakpak

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:52 WIB

FAME Indonesia dan 24 Universitas Indonesia Bangun Jembatan Akademik dengan Vietnam

Selasa, 22 September 2026 - 11:52 WIB

Polres Sergai Evakuasi Anak Terlantar, Diserahkan ke Dinsos untuk Penanganan

Selasa, 22 September 2026 - 11:24 WIB

Gerak Cepat Polres Sergai, Gubuk Diduga Sarang Sabu Dibakar

Senin, 21 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolres Sergai Hadiri Peninjauan Operasionalisasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1

Minggu, 20 September 2026 - 19:37 WIB

MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Pasuruan Raya Hadir dalam Baksos Pembangunan Masjid Baitul Falah di Puspo

Minggu, 20 September 2026 - 17:05 WIB

Jembatan Modular di Desa Sihare’o III Nias Capai 64,5 Persen

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Puskesmas Elelim Gelar Yankes Gratis Bagi Masyarakat Distrik Elelim

Minggu, 20 September 2026 - 12:36 WIB

Uroe Lahe Pidie ke-515 Digelar Meriah, Alue Pigoe Justru Dilanda Kebakaran

Berita Terbaru