Upaya Atasi Kekeringan Terus Dikuatkan Untuk Pertahankan Swasembada Pangan

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 07:38 WIB

4010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamongan // Teropongbarat.com  Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan akibat perubahan iklim, guna menjaga keberlanjutan swasembada pangan. Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat mendampingi kunjungan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Tin Latifah, Selasa (28/4) di Embung Sumengko, Desa Tambakmenjangan, Kecamatan Sarirejo.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan bahwa tahun ini menjadi momentum penting dalam menghadapi musim kemarau yang diprediksi cukup ekstrem. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dituntut bergerak cepat dan terintegrasi, yangmana tujuannya agar produksi pangan tetap terjaga atau tetap mempertahankan swasembada pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Tahun ini penting kita hadapi kemarau yang ekstrem. Kita semua harus turun agar swasembada pangan tetap terselamatkan,” tutur Pak Yes.

 

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Soto mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui koordinasi bersama gubernur dan Menteri Pertanian telah mengingatkan adanya potensi perubahan cuaca yang ditandai dengan hujan lebat, serta panas ekstrem berkepanjangan. Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan daerah dalam menjaga produktivitas pertanian.

 

Sementara itu, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Tin Latifah, menjelaskan bahwa fenomena iklim yang akan terjadi merupakan kategori El Nino moderat, bukan ekstrem. Kondisi tersebut dinilai masih dapat diantisipasi dengan optimalisasi sumber daya yang ada.

 

“El Nino yang akan kita hadapi bersifat moderat, sehingga masih bisa diupayakan dengan berbagai upaya, termasuk pemanfaatan lahan kering dan dukungan sarana prasarana pertanian,” jelasnya.

 

Dalam peninjauan tersebut, Dirjen juga menyoroti pentingnya optimalisasi fungsi sumber air, termasuk waduk dan embung yang saat ini mengalami kendala akibat pertumbuhan eceng gondok. Ke depan, pemanfaatan teknologi irigasi seperti pompanisasi dan irigasi perpipaan akan terus didorong dan dimaksimalkan. Agar dapat mendukung dan mencukupi kebutuhan air untuk pertanian.

 

Menanggapi aspirasi masyarakat terkait kondisi aliran sungai yang belum optimal, Pemkab Lamongan berkomitmen akan segera melakukan tindak lanjut melalui pengerukan dan pelebaran saluran air. Tntu tujuannta agar dapat difungsikan secara maksimal dalam mendukung pengairan lahan pertanian.

 

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim, sekaligus mempertahankan posisi Lamongan sebagai lumbung pangan unggulan di Jawa Timur.

Redaksi//

Teropongbarat.com

(Diskominfo Kabupaten Lamongan, Yoyon)

Berita Terkait

Mediasi Tertahan di PA Cilacap, Ketidaksiapan dan Absennya Pihak Kunci Jadi Sorotan Tajam
Hadapi Potensi Gangguan Saat May Day, Polresta Banyuwangi Gelar Latihan Dalmas
Berjuang 28 Hari Melawan Luka Bakar Parah, Yudi Setiawan Akhirnya Wafat
Kodim 0209/Labuhanbatu Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Babussalam
Diduga Anggaran MBG di Tanimbar Terindikasi Korupsi, APH Dan Yayasan Segera Lakukan Penyelidikan Lebih Mendalam. 
DUGAAN PENAHANAN BPKB OLEH BCA FINANCE, ORMAS MADAS DESAK PENYELESAIAN SEGERA
Pekerjaan Penarikan Kabel Iconnect PLN di Wonoayu Disorot, Diduga Abaikan Jam Kerja dan Keselamatan
Diduga hasil hubungan gelap Warga perumahan adiayasa solear digegerkan penemuan bayi perempuan mungil.

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 07:32 WIB

Cegah Kekerasan dan Aksi Anarkis, Pelajar dan Pemuda Gelar Diskusi Publik

Selasa, 14 April 2026 - 20:40 WIB

Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara

Selasa, 14 April 2026 - 00:32 WIB

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Jumat, 10 April 2026 - 19:38 WIB

Disdukcapil Riau Dilanda Kontroversi: Ros Diblokir Setelah Tolong Warga, Bunga Ditolak Karena Aturan Baju

Jumat, 10 April 2026 - 17:29 WIB

Jaga Anarkisme, M. Aprilyandi: Pelajar dan Pemuda Harus Bersatu Ciptakan Kamtibmas

Senin, 6 April 2026 - 20:38 WIB

Awas Penunggang Gelap: Dugaan Operasi Senyap Framing Panglima TNI lewat Kasus Aktivis KontraS

Jumat, 3 April 2026 - 17:38 WIB

Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) Siapkan 1000 Pengacara Dukung Polri Hadapi Gugatan CLS Kasus Ijazah Jokowi

Kamis, 2 April 2026 - 22:53 WIB

Komunitas All Stars dan Gangster, Perkuat Silaturahmi untuk Cegah Tawuran di Jakarta Raya

Berita Terbaru