Ampes Minta: Walikota Subulussalam, Hentikan Miliaran Fasilitas Bagi Penegak Hukum

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 12 Juli 2023 - 01:18 WIB

40735 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Kontra produktif Seminar Hukum, yang akan diadakan Kejaksaan Negeri kota Subulussalam yang mengangkat Thema ” Optimalisasi kewenangan kejaksaan dalam penanganan tindak pidana yang merugikan Keuangan Negara” berdayung sambut dengan Banyaknya pembangunan bagi fasilitas Aparat Penegak Hukum Kota Subulussalam dari tahun 2021 dan untuk tahun 2023.

Pembangunan Fasilitas APH dengan anggaran Puluhan Miliaran, apakah mampu mendongkrak perekonomian Masyarakat Kota Subulussalam dan memberi dampak yang nyata untuk mengatasi Defisit Anggaran APBK Kota Subulussalam yang hampir bangkrut?

Beberapa hari lalu, AMPeS sudah mengingatkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam agar segera membatalkan pembangunan fasilitas di APH setempat, yang bersumberkan dari APBK Subulussalam. Karena dinilai pembangunan dan fasilitas bagi aparat penegak hukum tidak dapat serta merta memperbaiki keadaan ekonomi daerah kota Subulussalam yang lagi terpuruk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, AMPeS melihat hingga saat ini, Walikota setempat, belum juga merespon terkait permintaan nya itu. Bahkan, AMPeS juga mengingatkan Walikota Subulussalam tidak berlarut, hingga masyarakat akan marah kepada Walikota sebagai Pemimpin di Daerah itu.

Menurutnya, pihaknya dari AMPeS menyuarakan suara rakyat dan telah mengingatkan Walikota untuk segera membatalkan pembangunan Fasilitas APH, namun sampai sekarang Walikota Subulussalam belum juga mengindahkan saran atau permintaan dari pihaknya itu.

“Jangan biarkan masyarakat berpikir yang tidak-tidak terhadap kebijaksanaan Bapak Walikota yang terlihat seperti tidak mau tahu akan keluhan masyarakat,” sampai, Arianto S.Pd selaku penasehat AMPeS, melalui keterangan tertulisnya, Senin, (10/07/23).

Dia pun menyamakan dengan DPRK Subulussalam, sama saja tidak perduli lagi dengan masyarakat Subulussalam, sehingga mengabaikan keluhan masyarakat.

Ditegaskan, AMPeS, melalui Arianto, Wakil Rakyat agar segera mendesak Walikota untuk membatalkan pembangunan Fasilitas APH. Menurutnya, pihaknya tidak perlu menyampaikan yang seharusnya di lakukan DPRK Subulussalam terkait pembangunan Fasilitas APH yang mengeluarkan biaya anggaran tidak sedikit itu.

“Tentunya itu sangat berpengaruh kepada masyarakat. Masih banyak hal yang harus di benahi untuk kesejahteraan masyarakat dengan biaya sebesar itu,” katanya.

Ketua Ampes juga menjelaskan, “jangan menunggu AMPES untuk berpanas-panasan di trik matahari demi kepentingan masyarakat, karna Subulussalam samapai sekarang masih mempunyai DPRK sebagai Wakil Rakyat yang tanpa harus bersusah payah dan berpanas-panasan di trik matahari untuk membela kepentingan masyarakat.

“Kami dari AMPeS akan siap turun ke jalan, apabila Walikota tetap tidak menindaklanjuti tentang pembatalan pembangunan fasilitas APH,” jelasnya.

“Sambut kedatangan kami di halaman depan kantor Walikota, mungkin Walikota rindu akan teriakan mahasiswa dan pemuda Subulussalam. Aliansi Mahasiswa & Pemuda Subulussalam (AMPeS) akan segera turun ke jalan, apabila Walikota tetap tidak merespon permintaan dari kami untuk membatalkan pembangunan fasilitas di APH, yang kami duga memakan biaya yang tidak sedikit jumlahnya,” tambahnya.

Via media ini, AMPeS pun menyampaikan tuntutannya kepada Walikota Subulussalam, berikut tuntutannya. Yang pertama, membatalkan pembangunan Pagar di Polres Kota Subulussalam yang menelan anggaran sekira 1 Miliyar.

Selanjutnya, Pembangunan Aula, halaman paving block dan Musholla Polres Subulussalam senilai 1,9 Miliar. Ditambah 1,1 Miliar. Berikutnya, Pembangunan Fasilitas Untuk 3 ruang kantor Kejaksaan Negeri Kota Subulussalam yang menghabiskan Miliaran Rupiah. Kemudian, Pembangunan Fasilitas untuk sejumlah Forkopimda lainnya yang malah menghabiskan Puluhan Miliar.

“Ini sangat disayangkan, dari banyak nya anggaran yang akan di keluarkan pada saat kondisi perekonomian masyarakat yang sedang sulit, jadi apapun alasannya untuk sekarang ini tidak sepantasnya Walikota lebih mengutamakan pembangunan fasilitas APH yang menggunakan Dana APBK,” pungkasnya.

Seharusnya, dilanjutkannya, DPRK Subulussalam harusnya tegas dengan keluhan masyarakat jangan ada pembangunan fasilitas APH, yang dinilai AMPeS saat ini Subulussalam sedang krisis moneter.

“Untuk DPRK dan Walikota Subulussalam sudah cukup masyarakat merasakan krisis moneter, jangan sampai masyarakat merasakan krisis kepercayaan terhadap DPRK dan Walikota Subulussalam,”

Dari Substansi yang disampaikan Ampes kegiatan pembangunan fasilitas APH dapat meninggalkan kesan dan pesan hanya buang” uang Negara saja, tanpa adanya efek positif, untuk perbaikan terhadap kondisi ekonomi dan keuangan kota Subulussalam yang saat ini sedang di landa penumpukan hutang/defisit bahkan sudah memasuki WARNING di ambang kehawatiran, yang menjadi sebuah kehawatiran akan ombak penghancur tiang dan pondasi ekonomi masyarakat kedepannya. “APBK Subulussalam belum baik baik saja. APBK Kita sedang tersandra”/I.C//*

Berita Terkait

Muzakkir, S.H., M.Kn. Resmi Jabat Kepala Kantor Pertanahan Kota Subulussalam
Temui Kader PDI Perjuangan Subulussalam, Jamaluddin Idham Tekankan Soliditas dan Penguatan Partai Menuju 2029
Jamaluddin Idham Sambangi DPC PDIP se-Barat Selatan Aceh, Temui Masyarakat dan Kolega
Mutasi ASN dari RS ke Dinas Adat Dipersoalkan, Publik Minta Dasar Keputusan Dibuka
Anggaran Dikoreksi, Rp1 Miliar Justru Dialokasikan untuk Lapangan Tembak Polres Subulussalam
Wali Kota Subulussalam Lantik Camat Baru, HRB Minta Pejabat Tak Hanya Duduk di Balik Meja
Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional
Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:41 WIB

Polres Batu Bara Intensifkan Patroli Presisi dan KRYD, Antisipasi Begal, Tawuran, Balap Liar dan Kejahatan Jalanan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Kapolres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim dan Piatu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Buka Rakor TKPKD Tanjungbalai 2026, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Minta Seluruh OPD Membangun Kordinasi, Kolaborasi dan Sinergitas Konkret Lintas Sektor Turunkan Kemiskinan di Kota Tanjungbalai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Sosialiasi Program Strategis Nasional Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI di Kota Tanjungbalai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:27 WIB

DPD APPSI Langkat Resmi Ajukan SKT ke Bakesbangpol untuk Perkuat Legalitas Organisasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Hari Kedua Wasdal II SMP PetroChina Jabung: Fokus Uji Kompetensi Personel dan Monitoring*

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Kapolda NTB Imbau Orang Tua Awasi Anak Usai Kasus Penganiayaan di Udayana, Masyarakat Diminta Manfaatkan Layanan 110

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Pasca Hujan Lebat, Kalapas Labuhan Ruku Pantau Kondisi Lahan Ketahanan Pangan di Air Joman

Berita Terbaru