AirNav Indonesia Tingkatkan Motivasi Belajar di SDN Leomanu, NTT

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 19 Juli 2023 - 11:10 WIB

40612 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTT _ TEROPINGBARAT.co,- Dalam rangka meningkatkan motivasi belajar siswa, AirNav Indonesia bekerjasama dengan Yayasan CT Arsa Foundation mengadakan berbagai kegiatan di SDN Leomanu, Nunuanah, Kecamatan Amfoang Timur, Kupang, pada senin (18/07).

Dalam kegiatannya, turuthadir Ghandi Pramudita selaku Staf Administrasi Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) AirNav Indonesia.

“AirNav bekerjasama dengan CT ARSA Foundation untuk program Pijar (Pi Mengajar) dan Pesat (Peduli Sehat) di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya SDN Leomanu yang berada di daerah perbatasan” Kata Ghandi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hadir memberikan motivasi belajar dan referensi mengenai profesi yang ada di AirNav Indonesia dalam bingkai program AirNav Pintar. Kebanyakan anak-anak mengetahui bahwa di Bandara hanya ada profesi pilot. Dengan adanya program kolaborasi ini, AirNav dan tim relawan memberikan edukasi terkait beberapa profesi lain yang ada di Bandara selain pilot. Seperti, Air traffic controller, Aeronautical Communication Officer, Aeronautical Information Services, Teknisi Navigasi Penerbangan, Unit Keselamatan, keamanan, dan standarisasi penerbangan. Anak-anak di SDN Leomanu bisa mengetahui dan mendapatkan referensi baru di tengah keterbatasan serta akses yang jauh dari bandara.” tambahnya.

AirNav Pintar merupakan program khusus yang dibuat atas dasar kerjasama dengan program Pijar CT ARSA Foundation, karena ingin anak-anak semangat belajar, hingga pintar.

“Dengan adanya program ini, kita juga ingin membantu motivasi anak-anak untuk datang ke sekolah, ikut belajar, mengenal profesi yang ada di AirNav Indonesia dan sehingga profesi Penerbangan ini dekat anak-anak di sekolah ini” tambahnya.

AirNav merupakan penyelenggara navigasi, BUMN yang ditugaskan untuk pelayanan navigasi penerbangan.

AirNav Pintar merupakan bagian dari Program AirNav Scholarship.

“Kegiatan ini membantu, terutama di daerah pedalaman seperti 3T. Kesulitannya bukan hanya insfrastruktur, tapi juga tenaga pengajar yang minim. Guru Muda Pijar CT ARSA Foundation hadir ditengah-tengah keterbatasan sekolah SDN Leomanu dan ditugaskan selama satu tahun pengabdian. Guru Muda membantu anak-anak belajar, membangun karakter anak hingga akhirnya bisa membaca, menghitung dan kepribadian” Kata Ghandi.

Gandi, juga menyampaikan perjalanan untuk ke Lokasi kegiatan tidak mudah karena akses yang jauh dan minimnya infrastruktur.

“Yang paling terasa itu kekeluargaannya tinggi, ketika hadir orang asing cepat beradaptasi dan siap bantu apa saja dan peduli dengan yang lain” tambah Ghandi.

“Harapannya peserta didik dapat menyelesaikan pendidikannya dan melanjutkan ke Jenjang yang lebih tinggi. Semakin banyak anak-anak menyelesaikan pendidikan lebih tinggi, maka ada kesadaran untuk mengerti kenapa pendidikan di butuhkan, bukan hanya sesuatu yang singkat untuk profil atau mencari materinya itu. Akan tetapi dari pendidikan itu bisa mengembangkan diri sendiri dan memiliki keahlian untuk menggapai cita-cita” Tutup Ghandi.

Welly Maromon selaku relawan AirNav Indonesia yang hadir dalam kegiatan menyampaikan kesan dan harapannya.

“Dengan adanya program AirNav Pintar, kami juga dapat merasakan minimnya pengetahuan akan penyelenggara penerbangan di Indonesia dan berbagi pengalaman kepada anak-anak tentang luasnya penerbangan Indonesia serta pentingnya keselamatan penerbangan.” Kata Welly.

“Kami berharap agar Pemerintah Daerah dan Stakeholder Pelayanan Penerbangan juga dapat berpartisipasi dalam mengenalkan dunia penerbangan serta profesi dan pelayanan yang diberikan guna menyemangati serta memberi semangat belajar anak anak SDN Leomanu untuk meraih cita cita di masa depan” Tutup Welly.

(RED – Aldi Reihan)

______________________

Berita Terkait

Merasa Tertipu Jual Beli Lahan. Saor Manik Segera Tempuh Jalur Hukum Laporkan
Media Mitra Lapas Labuhan Ruku sampaikan hak jawab, Rahmat Hidayat minta Menteri tidak mudah percaya laporan dugaan tanpa bukti
Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi
DPD APPSI Tebo Melakukan Konsolidasi , Membangun Kekuatan Pedagang Pasar untuk Ekonomi Daerah yang Lebih Maju
Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka
Ketika Responsivitas Pemerintah Hanya Bergantung pada Algoritma Viral di Media Sosial Oleh: Dinda Rosanti Salsa Bela, S.IP., M.I.P. (Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Jambi)
Babinsa Pos Ramil tripa makmur Melaksanakan Komunikasi Sosial Bersama Masyarakat Di Desa Binaan
Lepas Sambut Danyonif 100/PS, Bupati Langkat H.Syah Afandin Apresiasi Dedikasi Letkol Infanteri Agus.M.Rangkuti

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB