Ketua LSM Radar Aceh Apresiasi Langkah Cepat Kadis DPMG Aceh Realisasi Dana Desa 4,95 T

TB

- Redaksi

Minggu, 29 Desember 2024 - 16:13 WIB

40171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"eId":"613919519690831","CameraPosition":1}

Banda Aceh – Ketua LSM Radar, Muhammad Hawanis S. Sos, yang juga seorang aktivis Aceh, memberikan apresiasi terhadap langkah konkret yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Provinsi Aceh di bawah kepemimpinan Bapak T Aznal Zahri.

Dalam tindak lanjut arahan PJ Gubernur Aceh, Dr. Safrizal, yang menyatakan bahwa penyaluran Dana Desa untuk tahun 2024 telah selesai dilakukan, dengan total realisasi mencapai Rp4,95 triliun. Langkah cepat ini dianggap sebagai upaya yang signifikan dalam memastikan alokasi dana sampai ke desa-desa dengan efektif, sehingga dapat mendukung pemberdayaan masyarakat Aceh secara lebih merata dan optimal.

Penyaluran dana desa sebesar Rp4,95 triliun tersebut mencakup berbagai program strategis untuk pemberdayaan masyarakat di Aceh. Beberapa di antaranya adalah bantuan langsung tunai (BLT) yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, program ketahanan pangan untuk meningkatkan kemandirian pangan di desa-desa, serta upaya pencegahan stunting yang menjadi perhatian utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di daerah tersebut. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi kesejahteraan masyarakat Aceh secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhammad Hawanis, S.Sos, sebagai pemuda Aceh, memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh, T Aznal Zahri, atas pencapaian signifikan dalam penyaluran Dana Desa tahun 2024. T Aznal Zahri menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan desa-desa di Aceh.

“Penyaluran Dana Desa Aceh 2024 sudah tuntas, sebesar Rp4,95 triliun. Kami ucapkan terima kasih atas kerjasama kepada pemerintah daerah atas capaian 99,94 persen ini,” ujar Aznal. Pencapaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan di seluruh pelosok Aceh.

Pada tahun 2024, Aceh menerima alokasi Dana Desa sebesar Rp4,95 triliun, termasuk dana tambahan atau insentif Dana Desa. Dana tersebut disalurkan ke 6.497 desa yang tersebar di seluruh wilayah Aceh. Hal ini disampaikan oleh T Aznal Zahri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh, sebagai bagian dari upaya untuk memastikan pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Pencapaian ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh secara keseluruhan.

Penyaluran Dana Desa di Aceh tahun 2024 dilakukan dalam dua bentuk. Pertama, penyaluran yang ditentukan penggunaannya (earmark), yang digunakan untuk mendanai program-program prioritas seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), ketahanan pangan, ketahanan hewani, serta upaya pencegahan dan penurunan stunting. Kedua, penyaluran yang tidak ditentukan penggunaannya (non-earmark), yang diperuntukkan bagi program sektor prioritas di desa, seperti pembangunan infrastruktur, serta penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mendorong pemberdayaan ekonomi desa. Kedua jenis penyaluran ini diharapkan dapat memberikan dampak yang optimal bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa di Aceh.

Pada tahun 2025, penggunaan Dana Desa di Aceh akan difokuskan pada beberapa prioritas utama. Pertama, penanganan kemiskinan ekstrem yang menjadi salah satu tantangan besar di banyak desa. Kedua, penguatan ketahanan pangan untuk memastikan ketahanan pangan jangka panjang di tingkat desa, serta peningkatan pelayanan dasar kesehatan agar masyarakat desa dapat mengakses layanan kesehatan yang lebih baik.

Selain itu, Dana Desa juga akan digunakan untuk pengembangan potensi desa, seperti meningkatkan kapasitas ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital, mendukung percepatan desa menjadi desa digital, dan mendorong pembangunan berbasis padat karya dengan memanfaatkan bahan baku lokal. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa di Aceh.

Muhammad Hawanis, S.Sos, mengungkapkan bahwa langkah-langkah yang direncanakan untuk penggunaan Dana Desa pada tahun 2025 merupakan langkah konkrit dan nyata dalam bentuk pembangunan yang akan terintegrasi dengan cepat di setiap desa.

“Konektivitas untuk pembangunan cepat di daerah dan gampong menjadi kunci utama untuk mendorong kemajuan yang merata,” sebut Hawanis.

Dengan fokus pada penanganan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, dan peningkatan pelayanan dasar kesehatan, serta pemanfaatan teknologi untuk percepatan desa digital, Hawanis berharap bahwa langkah ini dapat mempercepat transformasi desa dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di seluruh Aceh.

“Ini adalah bentuk kerja kolektif jajaran di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh agar masyarakat bisa cepat membangun di desa,” tutup Muhammad Hawanis, S.Sos.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPMG, dan masyarakat desa menjadi kunci sukses dalam mempercepat pembangunan yang berkelanjutan dan merata di seluruh Aceh. Dengan adanya kerja sama yang solid, diharapkan setiap desa dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki, meningkatkan kesejahteraan, dan mengurangi kesenjangan pembangunan antar wilayah.

Berita Terkait

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
Isu “Pengungsi Rekayasa” di Bireuen, Kapolda Aceh Turun Tangan
Oknum Mencatut Nama Ketua PWI Aceh untuk Modus Permintaan Uang, Masyarakat Diminta Waspada
Polda Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Babuttaqwa
Rehabilitasi Gedung Rawat Jalan Lama RSJ Aceh Telan Anggaran Rp4,8 Miliar, Diharapkan Tingkatkan Layanan Kesehatan
Webinar GAMIES Aceh bahas saatnya UMKM Melek Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 Digelar 1–15 Maret, Libatkan 9 Pemateri Lintas Daerah

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 00:37 WIB

Ratusan Korban Banjir Mengadu ,Syah Afandin Siap Boyong Perwakilan Masa ke Kementerian Sosial

Senin, 20 April 2026 - 23:49 WIB

Temui Masa Aksi , Bupati Langkat Janji Kawal Jaminan Hidup Korban Banjir ke Pusat

Minggu, 19 April 2026 - 16:28 WIB

Melalui Restorative Justice, Forkopimda Langkat Mediasi Perdamaian Kasus Penganiayaan di Salapian

Selasa, 14 April 2026 - 22:43 WIB

Bupati Langkat H.Syah Afandin Bersama Wakil Bupati Tiorita Hadiri Halalbihalal IKAPTK dan LepasTiga Calon Jemaah Haji

Selasa, 14 April 2026 - 21:59 WIB

Memperkuat Pendidikan Islam, Pesantren Ulumul Qur’an dan UINSU Jalin Sinergi Strategis

Selasa, 14 April 2026 - 01:35 WIB

Syah Afandin Terima Audensi SPTI ,Dorong Sinergi dan Kesejahteraan Pekerja Transportasi

Selasa, 14 April 2026 - 01:30 WIB

Duduk Perkara Kasus Salapian: Polres Langkat Tegaskan Penanganan Sesuai Prosedur dan Transparan

Minggu, 12 April 2026 - 18:15 WIB

PCNU Langkat Perkuat “Energi Hijau “,: Halal Bihalal Jadi Ajang Konsolidasi Kader Penggerak

Berita Terbaru