Ketua Investigasi DPP TOPAN RI Perwakilan Rohil Bersama Puluhan Nelayan Tolak Keberadaan Teng Kerang

NORMAN SEMBIRING

- Redaksi

Kamis, 9 Januari 2025 - 11:31 WIB

40416 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROHIL, Teropongbarat.com|

Ketua Bidang Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Team Operasional Penyelamatan Asset Negara Republik Indonesia (TOPAN-RI) Perwakilan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau ikut secara langsung mendampingi puluhan masyarakat Nelayan Bagansiapiapi menolak keberadaan Kapal Teng Kerang di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah III Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau.

” Mewakili masyarakat nelayan lokal, Kami menolak keras keberadaan kapal teng kerang yang bebas beraktivitas di laut, dampaknya sangat besar bahkan dapat mengancam kehidupan para nelayan tradisional (menangkap kerang dengan cara manual),” Kata Muslim. Rabu (08/01/2025) di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bersama puluhan nelayan lainnya, Muslim Ketua Bidang Investigasi DPP TOPAN RI Perwakilan Rohil turut meminta kepada pihak UPT Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Wilayah III Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau untuk sigap dan respon dalam menanggapi persoalan tersebut.

” Kami minta dengan tegas persoalan ini secepatnya ditanggapi dan tidak bisa dibiarkan berlama lama, kami khawatir jika hal ini diabaikan akan terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan bersama,” Tegas Muslim.

Disisi lain, Rahman seorang nelayan lokal turut menyampaikan aktivitas kapal Teng kerang telah beroperasi lebih kurang selama lima bulan belakang dan akibatnya banyak masyarakat nelayan tradisional merasa dirugikan.

” Sejak adanya kepal teng kerang yang menggunakan alat tangkap yang kapasitasnya lebih besar dari biasa kami pakai beroperasi hasil kerang dilaut langsung berkurang, jelas hal itu sangat merugikan kami sebagai nelayan tradisional,” Tegas Rahman.

Rahman turut meminta kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi hingga pmerintah pusat untuk segera melakukan tindakan nyata agar kapal kapal teng tidak lagi beroperasi di laut Bagansiapiapi dan sekitarnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun, persoalan konflik kapal teng kerang di Bagansiapiapi sempat terjadi bentrok sesama nelayan dan pengusaha hingga terjadi penahanan alat tangkap kerang hingga kesepakatan bersama dibuat untuk tidak terulang kembali. Namun baru baru ini kesepakatan bersama tersebut diduga dilanggar oleh penguasa kapal teng kerang hingga memicu amarah bagi masyarakat nelayan tradisional yang mengarut kerang dengan cara manual (pakai tangan).

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Wilayah III Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau terkesan belum merespon konfirmasi media.(red)

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting
Profesor Doktor Sutan Nasomal Ingatkan Presiden Prabowo Bercermin Perang Dunia Persiapkan Peralatan Worning Keselamatan Negara NKRI urgent!!
Ubed Putra Asal Sampang Mengukir Sejarah dan Membanggakan Dunia Bulu Tangkis Indonesia 
Tingkatkan Pengetahuan dan Keterampilan, SEMPU XXV-Q Ikuti Pelatihan Explosive Hazards Awareness
Pererat Persahabatan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dan Batalyon 3 RAMD Malaysia Sukses Gelar Patkor Seri I 2025
Mahasiswa Program Doktor KPI UINSU Ikuti ICAS 2025 di USM Penang Malaysia
Kedisiplinan Orang Jepang Patut Diteladani
Wakil Indonesia, Clara Xintia, Masuk Final dan Jadi Top 10 di Asian Cup 2024

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:32 WIB

Islam Kaffah Menjamin Gizi Muslimah Terwujud

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:00 WIB

Jaminan Kesehatan dan Gizi Generasi Butuh Sistem Islam

Kamis, 30 April 2026 - 03:11 WIB

Kepercayaan Publik yang Retak: Ketika Pemerintah Desa, Media, dan Masyarakat Gagal Bersinergi

Kamis, 16 April 2026 - 06:14 WIB

Kecanduan Judol, Nyawa Ibu Kandung Melayang

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:57 WIB

Kebutuhan Gizi Masyarakat Dijamin Penuh Negara

Sabtu, 13 September 2025 - 21:22 WIB

Negeri Merdeka, Anak Rakyat Sulit Sekolah

Jumat, 5 September 2025 - 15:47 WIB

Krisis Tenaga Kerja dan Kegagalan Kapitalisme Mewujudkan Kesejahteraan

Senin, 1 September 2025 - 13:01 WIB

Mampukah Kampung Tangguh Mencegah Narkoba di IKN?

Berita Terbaru