Beberapa Kasus Curanmor di Ungkap Polres Sampang, Salah Satu Pelaku di Tahan di Kabupaten Sumenep

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 25 Januari 2025 - 17:54 WIB

40236 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Satuan Polisi Resort (Polres) Sampang ungkap beberapa kasus Pencurian Motor (Curanmor) yang terjadi di wilayah Kabupaten Sampang Madura. Sekitar ada 4 pelaku yang berhasil di amankan oleh pihak kepolisian dengan kronologis dan tempat yang berbeda.

Untuk kendaraan sendiri ada sekitar 4 Unit yang dijadikan barang bukti oleh pihak kepolisian diantaranya. Honda Vario berwarna biru hitam, Mio Soul warna hitam, Bead warna biru putih dan juga Kawasaki KLX milik Dinas BPKAD Sampang.

Kasat Reskrim Polres Sampang Safril Selfianto mengatakan, bahwa dari beberapa pelaku yang saat ini sudah bisa diamankan oleh pihak kepolisian ada satu pelaku pencuri Kawasaki KLX saat ini sudah tertahan di Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku tertahan dengan kasus yang sama (Curanmor). Jadi pihak dari kepolisian disini dalam kasus tersebut tidak melakukan penangkapan ataupun penahanan terhadap palaku,” ucapnya.

Sementara untuk kronologis sendiri, dimana pada hari rabu tanggal 13 November 2024 sekira pukul 05.00 Wib korban berinisial H yang merupakan salah satu petugas di Dinas BPKAD Sampang dihubungi oleh temannya inisial S, memberitahu bahwa sepeda motor Dinas Kawasaki KLX telah hilang dicuri.

“Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 03:30 Wib, yang kemudian S juga mengirimi korban video saat pelaku membawa sepeda motor untuk diketahui bahwa itu motor Dinas milik korban, “ujarnya.

Jadi pada hari Selasa kemarin tanggal 12 November 2024 sepeda tersebut dipinjamkan kepada S, sebab korban ada perjalanan Dinas ke luar kota, sehingga kemudian sepeda tersebut ditaruh di rumah S.

“Setelah kejadian tersebut, karena sepeda motor itu milik Dinas, korban mengurus surat BPKB ke kantor Dinas BPKAD untuk kemudian melaporkan kejadian ke polres Sampang, ” jelasnya

ketika dilakukan pengejaran terhadap pelaku, pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa pelaku sudah di amankan oleh Polres Sumenep dengan kasus perkara yang sama.

“Kami lakukan pengecekan dan kordinasi dengan pihak polres Sumenep dan terbukti benar, pelaku yang kami incar sudah di amankan polres Sumenep, ” tegasnya.

Atas kelakuan tersebut pelaku di jerat dengan Pasal pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 383 ayat (1) ke 3e dan 5e KUHP. “Untuh hukuman yang diterapkan terhadap pelaku paling lamanya 7 tahun penjara,” tutupnya (Red).

Berita Terkait

Lapas Labuhan Ruku Gelar Tausyiah Kerohanian Islam bagi Warga Binaan Wanita
Belajar dari Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Susun Strategi Percepatan Energi Terbarukan RI
Sosialisasikan Pelaksanaan Operasi Patuh Pallawa 2026, Satgas Preventif Sasar Pusat Keramaian
Evaluasi Program Prioritas Kapolri, Wakapolda NTB Tekankan Peningkatan Kinerja dan Harkamtibmas
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:46 WIB

PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:52 WIB

BPN dan Pemko Subulussalam Didesak Buka Warkah SHM CV Lae Saga, Ada Apa di Balik 517 Hektare Lahan Gambut?

Berita Terbaru