Indonesia di Ambang Perang Nuklir? Seruan Waspada dari Prof. Sutan Nasomal

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 7 April 2025 - 18:03 WIB

40347 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, teropongbarat.co. Ketegangan global yang dipicu konflik Palestina-Israel telah mencapai titik kritis, memicu kekhawatiran akan potensi perang nuklir pada tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH, pakar hukum internasional dan Presiden Partai Oposisi Merdeka, dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Prof. Nasomal memperingatkan bahwa persaingan global dalam bentuk “perang politik,” “perang ekonomi,” dan “perang kedaulatan” telah meningkat drastis. Israel, dengan dukungan Amerika dan NATO, dinilai telah melanggar hukum internasional dengan agresi terhadap Palestina, memicu reaksi keras dari negara-negara lain. Amerika Serikat, di tengah masalah ekonomi dalam negeri yang ditandai dengan peningkatan pengangguran dan penerapan kebijakan pajak tinggi (TEX), dilihat semakin agresif dalam mendukung Israel, mengabaikan seruan PBB untuk menghentikan konflik.

Situasi ini diperparah oleh persaingan ekonomi global yang tidak sehat, di mana Amerika Serikat berupaya menekan negara-negara lain, termasuk Indonesia, melalui kebijakan perdagangan yang merugikan. Indonesia sendiri menghadapi tantangan ekonomi yang serius, termasuk tingginya angka pengangguran, kelemahan di sektor pertanian dan industri, serta kurangnya persiapan menghadapi geopolitik global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof. Nasomal menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan Indonesia menghadapi potensi perang nuklir. Beliau menyerukan kepada Presiden RI Jenderal Prabowo Subianto untuk mengambil langkah-langkah tegas dalam memperkuat pertahanan dan keamanan negara, serta merangkul rakyat, khususnya para petani, nelayan, dan UMKM, untuk membangun kekuatan ekonomi yang tangguh. Kolaborasi antara pemerintah dan rakyat dinilai krusial untuk menghadapi tantangan yang kompleks ini. Masa depan Indonesia, tegas Prof. Nasomal, berada di tangan Presiden saat ini.

Sementara tingkat pengangguran di Indonesia mencapai 5,2% (April 2024), lebih tinggi dibandingkan beberapa negara ASEAN lainnya.
Kebijakan pajak tinggi Amerika Serikat berdampak negatif pada industri ekspor Indonesia.// Anton Tinendung. @

Berita Terkait

Polresta Malang Gandeng Ormas, MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPC Malang Raya dan Beberapa Ormas Lain Tekankan Sinergi Jaga Kondusifitas Kota Malang
Di Ujung Senja, Pensiunan AURI Dihadapkan pada “Hadiah” Pengosongan Rumah Dinas
JUMAT CURHAT , ANGGOTA BHABINKAMTIBMAS POLSEK CISOKA SERAP ASPIRASI WARGA SEBAGAI WUJUD KEDEKATAN POLRI DENGAN MASYARAKAT.
Sinergi Ketahanan Pangan,Babinsa Koramil 0812/25 Sarirejo Dampingi Petani Tanam Padi Inpari di Desa Simbatani
Apel Seribu Pasukan Banser Lamongan Membludak, Kasatkornas: “Harus Satu Komando”
KOPDAR PBN PERKUAT SILATURAHMI DAN SOLIDARITAS ANAK RANTAU DI BALI
Polres Pasuruan Ungkap Tambang Andesit Ilegal di Purwosari, 5 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
KJNI Apresiasi Penghargaan Bupati Tangerang, Tekankan Dampak Nyata dan Tata Kelola Berkelanjutan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:28 WIB

Kapolsek Blangkejeren Sampaikan Terima Kasih atas Dedikasi TNI dalam Mendukung Keamanan di Wilayah Hukum Polres Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 19:51 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Kamis, 23 April 2026 - 00:21 WIB

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Senin, 20 April 2026 - 01:27 WIB

Aksi Nyata Pelajar, SMA Negeri 1 Blangkejeren Turun Langsung Bantu Warga di 3 Desa Kecamatan Rikit Gaib

Selasa, 14 April 2026 - 19:12 WIB

Rabusin Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berpijak pada Fakta Hukum dan Kepastian Hak di Pengadilan Negeri Blangkejeren

Jumat, 10 April 2026 - 19:21 WIB

Masyarakat Pining Ucapkan Terima Kasih atas Inisiasi Kapolda Aceh Bangun Jembatan Gantung

Jumat, 10 April 2026 - 00:41 WIB

Kasus Bergulir di Tengah Sorotan, Rabusin Nilai Pengawasan Lembaga Negara Sangat Dibutuhkan

Kamis, 9 April 2026 - 22:36 WIB

Dugaan Rekayasa Fakta Persidangan, Rabusin Sebut Jaksa Abaikan Batas Lahan dalam Surat Gadai

Berita Terbaru