BIREUEN | Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), sukses melaksanakan program kerja (proker) bertema “Edukasi Anti-Bullying” kepada anak-anak Desa Tanjong Seulamat, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen,(03 Oktober 2025).
Menurut Ismatur Rahmi, kegiatan dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya saling menghargai, tidak melakukan kekerasan secara fisik maupun verbal, serta berani berbicara jika menjadi korban perundungan.
Kegiatan dialaksanakan melalui metode cerita, diskusi ringan, dan simulasi sederhana, anak-anak diberi pemahaman bahwa setiap orang memiliki hak untuk dihormati dan diperlakukan dengan baik, ujar Ismatur Rahmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penyampaiannya, Ismatur Rahmi menjelaskan berbagai bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari, mulai dari ejekan, pengucilan, hingga kekerasan yang dapat merusak mental dan kepercayaan diri anak.
Mereka juga diajak untuk menjadi “teman pelindung”, yaitu teman yang saling mendukung, bukan saling menjatuhkan, jelas Rahmi.
“Bullying bukan hal sepele. Jika dibiarkan, bisa merusak masa depan anak-anak. Karena itu penting kita edukasi sejak dini agar mereka tahu mana yang benar dan mana yang salah,”ungkapnya
Menurut Ismatur Rahmi, masyarakat setempat menyambut baik kegiatan ini dan berharap edukasi semacam ini dapat terus berlanjut di desa-desa lainnya.
“ Adanya program ini, diharapkan anak-anak desa Tanjong Seulamat dapat tumbuh sebagai generasi yang percaya diri, saling menghormati, dan berani melindungi sesama” Ungkap Ismatur Rahmi.

















































