Ketua LBH Maskar Indonesia Usulkan Pendaftaran PMI Dipusatkan di Desa untuk Tutup Ruang Calo

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 - 12:21 WIB

40121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LBH Maskar Indonesia, H. Nanang Komarudin, SH, MH, mengusulkan agar sistem pendaftaran dan pendataan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dipusatkan di tingkat desa sebagai bagian dari reformasi menyeluruh tata kelola penempatan PMI.

Menurut Nanang, desa harus difungsikan sebagai verifikator awal keabsahan dokumen kependudukan CPMI, sekaligus menjadi pusat pendataan faktual warga yang berangkat dan pulang dari luar negeri, serta simpul utama pengawasan proses rekrutmen hingga penempatan.“Jika desa dilibatkan sebagai garda terdepan, maka ruang gerak calo dan sponsor liar akan semakin sempit. Proses perekrutan menjadi lebih terkendali dan bisa diawasi langsung dari bawah,” ujar Nanang.

Ia menilai, selama ini lemahnya sistem pendataan dan pengawasan menjadi celah utama maraknya praktik percaloan serta permainan oknum di berbagai level, termasuk di instansi ketenagakerjaan.Nanang yang mengaku pernah terlibat langsung dalam ekosistem penempatan PMI menyatakan bahwa sistem berbasis desa justru akan menutup berbagai celah kebocoran yang selama ini dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk keuntungan pribadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau sistem desa ini berjalan, justru akan menutup banyak ruang keuntungan pribadi, termasuk bagi saya sendiri. Tapi ini demi kepentingan bangsa dan perlindungan PMI,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa konsep serupa pernah diterapkan di masa lalu dan mendapat penolakan keras dari para calo dan sponsor karena dianggap mengancam kepentingan mereka.

Nanang menegaskan, keadilan sosial bagi PMI hanya bisa terwujud jika sistem penempatan dibangun dari fondasi pendataan yang valid, rekrutmen yang transparan, serta pengawasan yang hidup hingga ke tingkat desa. “Tanpa sistem yang kuat dari bawah, perlindungan PMI hanya akan menjadi slogan,” pungkasnya.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Kaprwil Jawa Timur

Berita Terkait

Polisi Sergai Ringkus Dua Pengedar Sabu di Sei Sijenggi, Barang Bukti 1,63 Gram
Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lubuk Bayas, Polisi Sita Timbangan Digital
Polisi Gerebek Lokasi Transaksi, Pria 32 Tahun di Perbaungan Ditangkap Bawa Sabu
Malam puncak peringatan HUT RI ke 81 dusun grenjengan desa Wates winangun kecamatan Sambeng begitu meriah 
Kecmatan grati kabupaten Pasuruan ada yang mau jadi penipu atas nama on
‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi
Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai
Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:49 WIB

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lubuk Bayas, Polisi Sita Timbangan Digital

Sabtu, 5 September 2026 - 11:28 WIB

Polisi Gerebek Lokasi Transaksi, Pria 32 Tahun di Perbaungan Ditangkap Bawa Sabu

Sabtu, 5 September 2026 - 10:07 WIB

Malam puncak peringatan HUT RI ke 81 dusun grenjengan desa Wates winangun kecamatan Sambeng begitu meriah 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:40 WIB

Kecmatan grati kabupaten Pasuruan ada yang mau jadi penipu atas nama on

Jumat, 4 September 2026 - 20:21 WIB

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi

Jumat, 4 September 2026 - 17:14 WIB

HUT ke-78 Polwan, Kapolres Sergai Tegaskan Peran Polwan Setara dalam Tugas Kepolisian

Jumat, 4 September 2026 - 13:55 WIB

Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai

Kamis, 3 September 2026 - 19:16 WIB

Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air

Berita Terbaru