Dua dekade jalan rusak berlubang dibukit cikasungka ,solear belum kuunjung direalisasikan hanya janji dan janji.

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 11:33 WIB

4022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropongbarat.com Sudah dua dekade jalan kehancuran dan lubang Menganga di Bukit cikasungka desa cikasungka kecamatan solear kabupaten tangerang dibiarkan rusak parah. Lubang-lubang tak pernah ditambal, lumpur tak pernah dikeringkan, dan penderitaan Masyarakat tak pernah dicatat dalam agenda resmi.

Tapi setiap tahun, pemerintah bicara tentang visi, misi, dan program strategis. Dalam pusaran itulah lahir satu pertanyaan publik: “Apa sebenarnya isi kepala para perancang kebijakan di Kabupaten Tangerang?”

SYAFRUDIN, /Teropongbarat.com SM Menyampaikan, Kebijakan publik dalam teori dan praktik yang sehat adalah seni mendengar suara paling pelan dan menjawab kebutuhan paling mendesak. Tapi di Kabupaten Tangerang yang terjadi justru sebaliknya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Jalan Bukit cikasungka rusak parah selama 28 tahun, belum ada kebijakan prioritas.

– Program pembangunan rutin berjalan, tapi jalan yang mengantar Masyarakat ke layanan publik justru dibiarkan rusak.

Pemerintah tahu data. Pemerintah punya musrenbang. Pemerintah punya rapat koordinasi dan studi kelayakan. Tapi jalan bukit cikasungka tetap jadi penanda bahwa kebijakan di daerah ini lebih sibuk berpidato daripada berbuat.

Setiap tahun, kata-kata seperti “integrasi”, “konektivitas”, “penguatan layanan dasar”, dan “efisiensi fiskal” dipajang di papan presentasi. Tapi Masyarakat Bukit cikasungka hanya butuh satu kata: BETONISASI.

Dan ketika kata itu tidak pernah muncul dalam APBD, maka itu bukan kekurangan teknis, tapi kejahatan kebijakan.

Kalau Jalan tersebut Tidak Masuk Prioritas, Apa Sebenarnya Prioritas Pemerintah?

Mungkin yang masuk prioritas adalah:

– Memperindah taman kota, agar bisa difoto.

– Merenovasi kantor dinas, agar ruangan rapat makin nyaman.

– Mengadakan pelatihan-pelatihan dengan anggaran besar, tapi output minim.

Karena rupanya di Kabupaten Tangerang, jalan rusak tidak dianggap seksi. Lubang tidak menghasilkan pencitraan. Dan penderitaan rakyat tidak cukup layak untuk masuk rencana kerja tahunan.

Masyarakat tidak butuh seminar. Masyarakat tidak butuh jargon.

Masyarakat hanya butuh jalan yang bisa dilewati motor, ambulans, dan harapan.

Dan jika kebijakan publik tidak sanggup menjawab itu, maka yang rusak bukan cuma jalan, tapi pikiran birokrasi itu sendiri.

SYAFRUDIN, SM menyebutnya sebagai “kebijakan kosmetik” tampak cantik di atas kertas, tapi omon omon di lapangan.

“Kalau pemerintah bilang ini soal anggaran, kami bertanya: Apakah nyawa kami tidak masuk tabel prioritas?” ujarnya.

Jika pemerintah ingin dipercaya, maka mulailah dengan memperbaiki jalan. Karena tak ada kebijakan publik yang bisa dibenarkan jika ia gagal menjawab tuntutan paling Mendasar, tutupnya dengan Nada penuh kecewa .

Redaksi//

Teropongbarat.com

Arif

Berita Terkait

Proyek Swakelola Jalan Penumangan–Pagar Dewa Disorot, Diduga Jadi Ajang “Bancakan” Korupsi
Duka Mendalam, Ketua Passer WB DPW Jatim Dedik Susanto Berpulang, Tinggalkan Jejak Pengabdian dan Perjuangan
Babinsa Desa Centini, Bulutigo, Bulubrangsi & Durikulon Kawal Penyaluran Bantuan Pangan, Pastikan Tepat Sasaran
Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora Dilaporkan Meninggal Dunia Setelah Menjadi Korban Penikaman Oleh Orang Tak Dikenal (OTK) 
Prajurit Pasmar 2 bersatu padu bersama warga Tengger Bromo bersih-bersih lingkungan
polemik keberadaan jdeyo billiard and cafe disorot aktivis KLH dan media terkait perizinan
Aksi kejahatan jalanan yang menyasar warga kembali berhasil diungkap aparat kepolisian.
Peringatan HUT ke-74 Kopassus: Ketua DPC GRIB Jaya Rembang Haturkan Hormat dan Doa untuk Sang Baret Merah

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:25 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos

Sabtu, 18 April 2026 - 12:03 WIB

Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Kompak Perbaiki Jalan Tani

Sabtu, 18 April 2026 - 07:29 WIB

Curi Besi Tembaga Seberat 70 Kg, Personil Polsek Bissappu Berhasil Amankan Pelaku Pencurian

Rabu, 15 April 2026 - 16:55 WIB

BRI Cabang Bantaeng Tegaskan Proses Lelang Agunan Debitur Telah Sesuai Ketentuan

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Kegiatan Posyandu, Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 23:00 WIB

Serahkan Santunan Jaminan Kematian Kepada Ahli Waris, Ketua RW Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng

Selasa, 14 April 2026 - 14:07 WIB

Pastikan Penyebab Kematian Aipda M. Taufik, Tim Otopsi Dokpol dari Biddokkes Polda Sulsel Gelar Ekshumasi

Senin, 13 April 2026 - 19:16 WIB

Dua Remaja Korban Hanyut di Air Terjun Parampangi Ditemukan Meninggal Dunia di Pesisir Pantai

Berita Terbaru