Banyuwangi//Teropongbarat.com Suasana hangat penuh kebersamaan tampak dalam kegiatan rutin “anjang sana ngaji sambil ngopi bareng” yang digelar oleh Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk syiar keagamaan yang dikemas santai namun tetap sarat makna, dengan menghadirkan Raden Tubagus Ahmad Taruna Kusuma atau yang akrab disapa Gus Ahmad sebagai pengisi kajian.
Rutinan ini dilaksanakan secara bergilir dari rumah ke rumah para jama’ah di Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Selain mempererat ukhuwah islamiyah, kegiatan ini juga menjadi sarana mendekatkan masyarakat dengan ilmu agama dalam suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan.
Pada Senin malam, 20 April 2026, kegiatan kembali digelar di kediaman Bapak Rahmat yang berlokasi di selatan SMA Taruna Pandan, sekitar 400 meter ke arah kiri jalan. Acara dimulai pukul 20.00 WIB atau setelah pelaksanaan shalat Isya’, dan dihadiri oleh jama’ah dari berbagai kalangan, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu kaum muslimin wal muslimat.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ahmad menyampaikan kajian kitab-kitab klasik (kitab kuning) seperti Safinatun Najaa, Fathul Qorib, dan Al-Hikam. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, sehingga jama’ah dapat mengikuti dengan baik serta mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari
Yang menarik, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengajian, tetapi juga dikemas dengan nuansa santai melalui tradisi “ngopi bareng”. Hal ini membuat suasana menjadi lebih cair, interaktif, dan penuh keakraban antar jama’ah.
Pengasuh PP Annurul Qodiri, Abdul Halim Al-Khowwas, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan terus istiqomah dan menjadi ladang keberkahan bagi seluruh masyarakat. Selain sebagai media dakwah, anjang sana juga memperkuat tali silaturahmi dan kepedulian sosial di lingkungan desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam setiap pelaksanaan kegiatan ini. Jama’ah berharap rutinan ngaji sambil ngopi bareng ini dapat terus berlangsung dan menjangkau lebih banyak warga, sehingga nilai-nilai keislaman semakin tumbuh dan mengakar di tengah kehidupan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah terus berupaya menghadirkan dakwah yang menyejukkan, sederhana, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Redaksi//
Teropongbarat.com
( Gus SaLim )

















































